
"Ah kagak, aku hanya iri saja dengan Angel dan Raka, seandainya saja aku yang sekaya mereka" jawab Laras tanpa sadar.
Apa??
"Eh uh tidak, aku tidak mengatakan apa-apa" jawab Laras gagab.
'Kenapa aku bisa keceplosan ya haduh' Laras bicara dalam hati dan malu.
"Aku kira apa, ternyata Laras juga bisa iri hahaha" siwi tertawa terbahak-bahak.
"Tidaaaaaaak" teriak Laras tanpa sadar sedang dimana dia.
Semua orang manatap Laras , ini termasuk rombongan Raka.
Laras pun merasa sangat malu dan dia berlari keluar.
"Laras.... Laras.... Laras.... " teriak Siwi sambil berlari mengejar Laras.
"Apa yang terjadi dengan Laras?, kenapa dia berteriak begitu keras" ujar Susi.
"Mungkin dia sedang ada masalah" jawab Deni.
"Iya mungkin" tambah Raka.
"eh gimana hubungan kalian?" Tanya Deni ke Raka.
"Loh kok hubunganku, kan kita sahabatan, seharusnya aku yang nanya ke kamu dan Susi" jawab Raka ketus.
Angel hanya tersenyum tanpa menanggapi.
"Hahaha semua orang kan sudah tau dengan hubungan kita" jawab Deni sambil memegang tangan Susi.
"Iya Deni kan sangat romantis" akhirnya Angel bersuara yang dari tadi diam, dia juga melirik Raka ambil bicara dalam hati 'kenapa kamu gak seperti Deni'.
"Dia memang pandai membuat wanita tertarik padanya dengan keromantisanya kok" ujar Raka.
Beginilah Raka, karena belum pernah berhubungan dengan gadis sebelumnya, jadi dia kurang peka. Karena kurangnya pengalaman, tapi ini juga yang membuat Angel tertarik. Seseorang yang belum pernah menjalani hubungan dengan lawan jenis, bisa di pastikan masih polos dan orisinil. Bukan barang bekas orang lain.
Angel pun menatap Raka dengan senyum manisnya. Setelah makan selesai, mereka langsung masuk ke kelas untuk saling berduaan dengan pasangan masing-masing.
Deni duduk dengan Susi, Raka duduk dengan Angel. Mereka akhirnya untuk sekalian bertukar tempat duduk. Daripada berlarian kesana kemari saat ingin mengobrol dengan pasangan, mendingan langsung tukar tempat duduk.
Bell tanda masuk pun berbunyi, dan semua teman sekelas mereka berlarian masuk ke kelas.
Laras dan Siwi juga masuk kelas dan menatap pemandangan di depan mereka dengan tatapan iri.
Setelah jeda singkat, gurupun masuk kelas. Guru yang masuk kelas pun kaget, tapi tidak berani berkomentar banyak setelah mengetahui sedikit bahwa sebenarnya keluarga randika telah membeli saham sekolah mereka sebesar 90%, dan bisa di bilang keluarga Randika adalah pemilik sekolah ini. Walaupun guru tidak tahu pasti Randika yang mana, tapi jelas Raka memiliki nama keluarga itu. Apalagi mereka semua tahu kekayaan keluarga Angelica, jadi guru hanya bisa diam dan melanjutkan pelajaran seperti biasanya.
Banyak siswa lain yang iri, kalau orang lain yang seperti itu pasti langsung di tegur.
"Ini sungguh tidak adil" bisik Siwi ke Laras.
"Ternyata kamupun bisa iri juga" jawab Laras sinis.
Tak terasa kelaspun berakhir, dan semua siswa langsung berlarian keluar kelas.
Pemandangan indah seperti biasa terpampang saat dua pasangan muda mudi bergandengan tangan menuju mobil pajero dan ferrari. Raka masuk ke mobil pajero bersama Angel, sedangkan Deni masuk ferrari bersama Susi.
Mereka sudah janjian menonton film di bioskop karena ada film horor terbaru.
Deni sudah memesan 4 tiket secara online. Saat mereka sampai di lokasi, Deni langsung mengambil tiketnya dan masuk.
__ADS_1
Dalam bioskop mereka duduk berdampingan dengan pasangan masing-masing.
"Sayang kamu yakin gak takut?" Ujar Deni.
"Ya sebenarnya takut sih, cuman suka aja sama filmnya. Lagian nanti kalau adegan yang menakutkan tinggal peluk kamu aja" jawab Susi manja.
Sejak punya pacar dia menjadi manja dan lebay juga.
Disisi lain Raka dan Angel terus bergandengan tangan walaupun pandangan Raka ke arah layar, tapi Angel terus menatap Raka.
Filmpun berlangsung sekitar satu setengah jam. Raka dan Angel keluar dulu karena mau membeli makanan. Mereka sangat lapar karena setelah pulang sekolah tadi mereka belum makan.
"Sopir, antar kami cari ayam geprek ya" ujar Raka.
"Iya tuan, ke Rocket Ciken ya tuan?" Tanya sang sopir.
"Iya terserah yang penting ayam geprek ya" jawab Raka.
"Lihat ini pak sopir wajah nona mudamu sudah pucat karena kelaparan hehe" goda Raka.
"Loh aku sudah dari sononya memang berkulit putih, ini bukan pucat" jawab Angel ketus.
"Oh aku kira pucat, tapi tetap saja kamu cantik kalau cemberut" goda Raka lagi.
"Huuuu.... sekarang sudah pinter ngerayu ternyata" jawab Angel sambil mencubit Raka.
"Auw sakit" teriak Raka.
"Kamu bisa galak juga ya ternyata, aku kira lemah lembut" lanjut Raka sambil mengedipkan mata.
"Salah kamu, kenapa juga terus godain aku" Angel menjawab sambil menjulurkan lidahnya.
"Yaah, bisa di bilang aku suka aja godain wanita secantik kamu hehe" jawab Raka.
[Tuan, pulangnya jangan kesorean ya. Nanti kita ada pelatihan bela diri tahap awal untuk melatih melenturkan tubuh anda]
Tiba-tiba ada pesan masuk di hp Raka, dia pun langsung mebalasnya cepat.
[Baik, ini sedang makan dulu sebentar, nanti setelah makan aku langsung pulang]
"Dari siapa?" Tanya Angel.
"Oh dari pengawal mas Bima, mereka di beri tugas melatih bela diri ke aku" jawab Raka, dia tidak ingin merahasiakan apapun dari wanita ini.
"Apa?? Kamu mau berlatih bela diri?? Apakah aku boleh ikut berlatih juga?? Aku juga ingin bisa melindungi diriku sendiri saat bepergian tidak perlu ada yang terus mengikutiku" ujar Angel.
"Coba nanti kamu bilang saja sama pengawal kakaku, karena bukan aku juga yang memutuskan" jawab Raka.
"Baiklah, serahkan saja padaku" jawab Angel percaya diri.
Akhirnya mereka sampai di Rocket Ciken dan langsung memesan makanan.
Mereka makan dengan lahap setelah makanan di sajikan, Raka membeli 2 porsi nasi karena memang sangat lapar. Sedangkan Angel hanya satu nasi karena dia menjaga tubuhnya agar tetap ramping.
Makanpun selesai dan mereka menuju ke tempat Raka, pengawalpun seperti biasa menyapa mereka dengan sedikit membungkuk.
Setelah masuk kedalam, mereka langsung di suguhkan dengan ruangan yang sudah berubah menjadi tempat pelatihan seperti fitnes.
Raka berfikir dalam hati 'ternyata mereka cepat dan tepat juga ya merubah segalanya tanpa harus menunggu perintah'
"Pengawal, bolehkah aku ikut berlatih juga" ujar Angel.
__ADS_1
Kedua pengawal saling memandang sebelum menjawab "sebenanya ini khusus buat tuan muda Raka, tapi kalau anda ingin mengikutinya juga boleh, hanya saja jangan mengeluh saat menjalani pelatihan pertama, karena paling sulit adalah yang pertama sampai satu bulan penuh"
"Yah baiklah aku ikut" jawab Angel, sebenarnya dia tidak berniat berlatih. Hanya saja dia ingin punya alasan untuk selalu bersama Raka.
"Baiklah sebentar" ujar satu pengawal sambil meninggalkan mereka, sedangkan yang satunya melakukan pemanasan.
"Ini sragam kalian, silahkan ganti ini dulu" pengawal tadi ternyata mengambil pakaian bela diri dan sekarang menyodorkan ke Raka dan Angel.
Setelah ganti dengan sragam bela diri, mereka melakukan pelatihan pertama. Pengawal sungguh kejam, untuk pelatihan pertama mereka di paksa melenturkan seluruh tubuh yang kaku karena belum pernah melakukan pelatihan.
Setelah pelatihan pertama selesai, pengawal memberikan sebuah minuman khusus agar saat bangun tidur dari pelatihan. Tubuh mereka kaku dan tidak bisa di gerakan.
Mereka berlatih sampai meneteskan keringat yang sangat banyak. Bahkan mereka tidak di ijinkan minum sama sekali sebelum pelatihan selesai. Ini seperti pelatihan militer sungguh kejam dalam pelatihan beladiri.
Deni pun pulang seperti biasa dia mandi makan dan langsung istirahat setelah apel dengan Susi setiap hari.
Sedangkan Raka dan Angel sungguh-sungguh mengikuti pelatihan yang sangat keras selama sebulan terakhir. Mereka bahkan harus berlari mengitari gunung melewati hutan. Tapi setelah meminum jamu sepesial yang di berikan oleh pengawal sebelumnya, gerakan mereka menjadi sangat ringan bahkan lebih cepat dari atlit olahraga lainya. Bahkan mereka merasakan tubuh mereka sangat bugar, dalam satu bulan berlatih saja, Raka mampu membelah 27 batu bata, sedangkan Angel hanya mampu 15. Bukan hanya tubuh mereka sangat ringan, tetapi juga tulang mereka sekuat baja.
Mungkin karena minuman sepesial yang di berikan pengawal setiap kali mereka menjalani pelatihan. Dan walupun mereka sekarang kuat dalam lahir, tetapi tubuh mereka tidak bertambah kekar. Melainkan hanya otot saja yang bertambah kencang.
Di sebuah rumah makan sederhana seorang pelayan sedang mencoba menyajikan makanan ke pada dua tamu langganan mereka. Bisa di sebut langganan karena hampir setiap sore mereka makan disini.
Tiba-tiba pelayan terpeleset dan jatuh setelah menabrak kaki kursi dan memuntahkan makanan dan minuman ke tamu lainya.
"Ahhhhh" teriak wanita tamu tadi.
"Em ma maaf nona, saya akan membersihkanya" ujar pelayan tadi ketakutan.
"Tidak bisa di bersihkan ini pakaian mahal, apakah kamu buta sampai menumpahkanya di sini" bentak lelaki perkasa yang duduk berhadapan dengan wanita tadi.
"Dasar kurang ajar, aku mau ganti rugi secepatnya" tambah wanita tadi.
"Ta tapi nona, saya baru bekerja di sini dan melum mendapatkan gaji" jawab pelayan menundukan kepala karena ketakutan.
"Aku tidak peduli, kalau kamu tidak ada uang. Minta managermu datang kesini sekarang juga!!" Ujar lelaki tadi dengan marah.
"Sudahkah dia hanya pelayan rumah makan sederhana, tidak mungkin dia mampu membayar, jadi mau minta ganti berapa aku yang membayar" tiba-tiba datang suara seorang wanita.
Kedua pasangan yang sedang marah pun kaget dan menoleh untuk di kejutkan sengan seorang wanita muda yang sangat cantik tapi berpakaian sederhana.
Sejak menjalani pelatihan, Angel dan Raka dilarang atau tidak boleh hidup mewah. Ya suara wanita tadi adalah Angel karena sudah tidak tahan melihat perlakuan pasangan tadi.
"Kam kamu sebaiknya diam, aku meminta wanita ini yang mengganti, bukan kamu" jawab wanita tadi sambil menunjuk ke pelayan dengan jari.
"Iya , anda sebaiknya tidak ikut campur , daripada nanti menyesal" ujar lelaki tadi dengan nada sedikit lembut setelah melihat Angel yang begitu cantik.
"Tidak usah bertele-tele, langsung saja berapa" Angel mendekat dan memberikan cek kosong "tulis berapapun yang kamu mau" lanjut Angel.
"Apa??" Wanita tadi sangat malu untuk menulis jumlahnya , karena kemungkinan wanita di depanya lebih kaya dari dia. Tapi dia tidak mau mengakui kekalahanya karena sekarang banyak mata memandang mereka.
Sebenarnya wanita ini sengaja berbuat seperti tadi karena ingin membuat kerusuhan dan sedikit pamer. Seharusnya pelayan tidak terjatuh jika dia tidak memundurkan kursinya.
"Ku akui kamu punya uang nona, tapi jangan sombong di depanku. Aku adalah Widodo penguasa gunung sumbing, walaupun anda kaya tapi jangan harap aku akan takut dengan anda" ujar lelaki tadi. Sekarang tatapanya tajam sebelum dia bertepuk tangan, dalam waktu singkat sekitar 25 orang masuk dan mengepung Angelica. Banyak orang yang sudah ketakutan melihat adegan ini dan mereka pergi dari rumah makan.
Pemilik rumah makanpun tidak berani bicara karena dia juga mengetahui sekuat apa Widodo ini.
"Hahaha aku ingin kalian memberi dia pelajaran, dan jangan lupa juga memberi keluarganya pelajaran juga" setelah mendengar perintah Widodo , anak buahnya maju 3 langkah.
"Aku di sini untuk membayar ganti rugi, kenapa harus ada perkelahian" Angel merasa orang di depanya adalah orang yang sangat bodoh.
"Diam, tangkap dia dan juga pelayan ini, aku ingin memberi mereka tamparan keras karena sudah berani menyinggung dan menghinaku, cepat!!!" Perintah wanita tadi dengan keras , pengawal Widodo pun maju dan siap memegang tangan Angel, tapi bahkan sebelum mereka bisa menyentuh Angel, mereka meresakan tanganya terpelintir , ternyata Angel telah lebih dulu memegang tangan pengawal tadi dan langsung mumuntir tanganya, setelah itu dia menendang tepat di perut sang pengawal. Akhirnya pengawal tadi terlempar dan berhenti bergerak setelah menjatuhkan 4 meja dan sekarang meringkuk tak bisa bergerak sambil memegangi perutnya, rasanya seolah-olah dunianya telah hancur.
__ADS_1
Apa?? Semua bicara serempak. Bahkan Widodo dan pasanganya sekarang sedikit takut, ternyata wanita di depanya sangat kuat.
"Jangan takut, ayo maju semua serang serempak!!" Perintah wanita tadi, pengawalpun maju serempak.