Ternoda Di Malam Pertama

Ternoda Di Malam Pertama
Pertemuan


__ADS_3

Setelah itu Reza pun kembali pada alasan dirinya yang mengapa tega meninggalkan Mila sendiri. Karena Reza yang merasa Mila tak sempurna dan tak layak untuk dirinya karena Mila yang sudah tak suci lagi, pernah di jamah dengan pria lain. Reza merasa Mila sudah tak pantas untuk dirinya dan selain itu Reza kesal dengan semua keadaan yang ada,.kecewa sakit hati semuanya.


Jika ingat itu semua tangan Reza bergetar dan lansung memukul tembok, perasaan mana yang tak kesal disaat wanita nya ditiduri oleh pria lain. Terlebih lagi itu adalah malam pertamanya, Reza tak menyalahkan Mila. Tapi Reza memberikan sifat yang seolah mengutuk Mila dengan keadaan yang paling ia benci.


Reza pergi untuk menahan rasa sakitnya, rasa benci dan kesal yang ada. Entah kapan Reza tak tahu yang pasti hatinya saat ini sedang tak baik-baik saja.


Lalu setelah itu Reza pun keluar dari apartemennya dan menuju lantai bawah untuk membeli makan, tiba-tiba tak sengaja bertemu dengan teman kantor sekaligus teman kuliahnya. Dia adalah Andrea.


Saat itu Reza tak sengaja bertemu di basment dengan Andrea.


"Reza" ungkap Andrea yang melihat Reza.


"Andrea" kata Reza yang kaget juga melihat Andrea.


"Loh kamu tinggal disini" tanya Andrea.


"Ya, baru aja. Baru satu hari"


"Waah kamu di nomer berapa?"


"145"


"Oh aku 148, itu artinya kita tetanggan loh za"


"Oh begitu gak sangka ya" jawab Reza singkat.


"Btw kenapa gitu sampai pindah" tanya Andrea.


"Pengen cari suasana baru aja sih" jawab Reza.


"Oh, btw kamu tahu gak sih sore ini kan ada temen kantor kita yang nikah"


"Oh ya Dimas kan"


"Iya Sore ini ada scedule gak?" Tanya Andrea.


"Sepertinya sih gak" kata reza lagi.


"karena kita tetanggaan bagiamana kalau kita berangkat bareng" kata Andrea.


"Boleh" jawab Reza "Di hotel daerah Bogor kan"


"Iya lumayan jauh sih"


"Bogor sih gak jauh kan kita lewat tol"


"Bagaimana kalau kita satu mobil aja, biar bisa bawa gantian soalnya aku gampang ngantuk"


"Ehm ya oke, tapi emang kamu gak sama pasangan"


"Gak" jawab Andrea.


"Baiklah"


Andrea pun tampak tersenyum, Andrea senang memiliki tetangga Reza karena bagaimana pun mereka sempat dekat, tapi tak pernah pacaran karena saat itu Andrea sudah memiliki kekasih dan Reza pun sama.


Andrea pun setelah itu tampak pergi meninggalkan Reza dan akan bertemu lagi sore nanti.


Sementara itu terlihat Mila yang berada dikediaman keluarga Husein.


Pagi itu Mila tampak gelisah, gundah dan merasa rumit dengan hatinya sendiri.

__ADS_1


Ada beban yang ia rasakan yaitu tentang kepergian Reza. Meski mulut bilang pada Reza ikhlas tapi hatinya belum bisa menerima Reza pergi dari sisinya.


Baru saja sehari ditinggal pergi dan pindah Mila tampak tak enak makan dan tidur. Pikirannya kemana-mana memikirkan Reza yang saat ini tak ada.


Beberapa kali Mila melihat handphone nya apakah ada panggilan masuk atau pesan masuk dari Reza tapi semua tampak nihil.


Mila pun menggerutu kesal, mengapa Reza tidak memberi dirinya kabar padahal hari ini adalah hari Minggu artinya libur kerja. Tapi kenapa Reza tak menghubungi Mila walau sebentar saja.


Mila pun sebenernya ingin sekali menelpon Reza atau memberi kabar tentang dirinya pada Reza tapi Mila sadar tak mungkin ia lakukan itu, karena Mila sudah bilang ikhlas kalau Reza pergi dan Mila akan malu kalau tiba-tiba menghubungi Reza dan bilang jangan pergi pasang.


"Aaaahhh Mila kenapa kamu begini sih jadi orang, kenapa? Kan tinggal lupakan aja kenapa begitu sulit dan sangat rindu terhadap orang yang tak pernah rindu dan cinta pada mu" Mila pun tampak memegang handphone dan terlihat resah.


Lalu Mila pun dengan berani mengatakan


'Hallo A lagi apa?' tulis Mila dalam pesannya. Dan benar saja tidak ada jawaban.


Hah tuh kan benar tak ada jawaban, batin Mila kecewa.


Kalau ada yang mengatakan cinta itu buta, cinta itu tanpa syarat mungkin saat ini lah tengah Mila rasakan. Apalagi yang Mila tahu bagaimana pun saat ini Reza masih menjadi suaminya.


Hingga Mila melihat sebuah kalender yang berada didepan matanya, saat itu Mila memang sedang duduk dan menatap dengan tatapan yang kosong. Hingga ia pun melihat tanggal dan teringat jika tiga hari lagi Reza akan ulang tahun.


"tanggal berapa ini oh 2 September, itu artinya 5 September adalah hari ulang tahun Reza. Ya ampun tiga hari lagi Reza ulang tahun bagaimana ini, aku belum mempersiapkan apapun untuk ulang tahunnya" ucap Mila membulat mata tak percaya akan hal tesebut.


Lalu Mila pun teringat akan dirinya yang tak punya uang sama sekali, untuk membeli kado untuk suaminya itu.


Meski Mila sadar Reza cuek pada dirinya, tapi paling tidak ada hadiah yang Mila bisa berikan pada Reza.


Lalu Mila pun teringat jika tadi Mila dapat job menyanyi dengan cara itu dia dapat uang.


Lalu dengan cepat Mila pun mengambil handphonenya, namun sebelum ambil job itu Mila paling tidak harus ijin pada Reza.


Mila pun mengambil handphonenya dan menelpon Reza tapi tidak diangkat. Meski Mila dicuekim tapi paling tidak harus memberikan kabar pada suaminya


Setelah itu..


Lalu Mila pun menelpon kang Agus dengan cepat karena Mila butuh dan Mila pun siap mengambil job menyanyi itu.


Hingga saat itu Mila pun memutuskan untuk pergi ke lokasi.


Mila sempat berpamitan dulu pada umi kalau dirinya akan kerja pada sebuah acara pernikahan. Dan hanya bilang sebagai bagian Wedding organizer. Umi pun mengijinkan.


Hingga Mila dijemput oleh kang Agus, menunggu dirinya didepan pintu rumah besar milik Keluarga Husein.


Tin..


Tin..


Suara klakson mobil berbunyi.


Mila pun keluar dan menghampiri kang Agus yang sudah siap dan berada di depan gerbang.


Lalu Mila pun masuk kedalam mobil.


Dan saat itu yang menjadi supir adalahnya adalah kang Agus. Mila duduk dibelakang.


"Weh amzing juga ini rumah, tinggal di sana kamu Mila" tanya kang Agus melihat rumah yang Mila tinggali.


"Iya kenapa kang?" Ucap Mila.


"Keren dan mewah"

__ADS_1


"Heem itu bukan rumah aku kang"


"Rumah majikan ya" celetuk Kang Agus.


"bisa aja nih kang Agus Iya rumah majikan!!!" kata Mila sambil tersenyum.


"Bukan kang Agus mil, tapi panggil aku kang Suga"


"Terserah akang lah"


"Sudah tahu belum lagu yang mau dinyanyikan" kata kang Agus.


"Tahu kang tenang, mabuk janda kan ya" ucap Mila.


"Heeemm bukan yang itu yang lain"


"Apaan ya? Lagu barat ya" kata Mila mengingat.


"Iya"


"Oke kang siap. Tar aku nyanyiin sesuai yang ada di daftar akang bikin"


"Yaudah bagus" kata kang Agus.


Lalu Mila pun melihat daftar yang ada ditangan itu.


"Ya kang, tumben nih lagu gak dangdutan semua kang"


"Iya mintanya begitu" ungkap Agus.


"Oh oke"


"Tapi klo ada yang request lagu dangdut kamu nyanyiin aja ya" kata kang Agus.


"Iya siap kang" kata Mila.


"Btw, ini ada baju, baju dapat dari keluarga pengantin, lumayan dapat endorse" Terang kang Agus menyodorkan baju untuk Mila pakai.


"Bagus dong kang, Mila jadi anggun pakai baju ini. Meski sebenernya ini seperti agak seksi sih" kata Mila yang melihat baju tampak anggun namun agak sedikit terbuka.


"Iya gak apa-apa. Pakai aja"


Setelah itu Mila pun berhenti di rest area dan mengganti baju yang ada.


Mila pun tampil dengan pakaian yang cukup mempesona dengan gaun berwana putih sesuai dengan dress code pernikahan dari kedua mempelai yaitu putih.


"Ya kita jalannya santai aja, acaranya juga sorean. Mau makan dulu gak"


"Emm, lagi gak nafsu kang. Tar aja" terang Mila.


Perjalanan berlangsung lancar, akhirnya Mila pun sampai ditempat acara pernikahan yang dituju. Mila terlihat anggun dan menawan hati, dirinya tampak cantik saat itu.


Sesampainya Mila pun disambut hangat dengan crew band yang sudah siap menghibur saat itu.


Lagu pertama yang Mila nyanyikan pun sebuah lagu yang berjudul Nothing's Gonna Change My Love For You dan lagu kedua Adelle- All I Ask.


Tiba-tiba saat Mila menyanyikan sebuah lagu terlihat seorang tamu yang membuat Mila tak percaya dan itu adalah suami dari Mila yaitu Reza.


Mila pun kaget saat itu terlebih lagi Reza datang bersama seorang wanita.


Mata Reza pun membulat juga saat dirinya melihat seorang penyanyi yang ternyata adalah istrinya.

__ADS_1


-Bersambung-


__ADS_2