
Mila yang kehilangan kabar dari Reza seperti orang yang kehilangan sesuatu yang berharga dalam diri.
Mila tak pernah tahu apa yang dilakukan itu berbuat zina atau bukan, karena
Kenyataannya hingga kini belum ada ucapan lagi dari Reza tentang dirinya yang mengatakan akan rujuk kembali.
Dan saat itu Mila lebih memilih fokus mengambil banyak job di bidang tarik suara, daripada harus memikirkan perasaan yang menggantung, karena jujur saja Mila butuh banyak uang untuk biaya kehidupan ketimbang menangis darah memikirkan Reza saat ini yang sudah tak punya hati. Terlebih Mila akan melahirkan nanti pasti butuh uang.
Berharap Reza bak seperti pungguk merindukan bulan yang takan ada ujungnya.
Mila banyak mengambil job tanpa jeda dan tanpa memilih jarak yang jauh atau dekat. Selama kandungan Mila yang belum besar ini Mila harus berjuang untuk kehidupan dirinya dan anak yang akan lahir nanti. Mila harus mandiri tak boleh menjadi pribadi yang lemah.
.
.
.
Dan dimana pagi yang tampak cerah Mila sudah bersiap untuk mengisi acara disebuah acara wedding di daerah Tanggerang.
Mila yang sudah siap dengan tatanan rambut yang rapi dan pakaian yang elegan sudah siap dengan harinya.
Hingga Mila yang sudah siap berangkat itu..
"Paket.. permisi ini apa betul dengan Mila"
"Iya"
"Silahkan tanda tangan ya di sini" kata kurir pengantar paket.
tiba-tiba saja ada sebuah kiriman paket yang Mila sendiri tak tampak tahu.
Lalu Mila pun membukanya, Mila pun kaget ternyata isi dari paket itu adalah surat dari pengadilan agama yaitu surat perceraian.
Surat cerai...
Mila pun meraskan getir dan tak menyangka, apa yang ada pikirannya benar bahwa Reza tak pernah serius soal dirinya yang mengatakan bahwa akan rujuk kembali.
Mila pun sejenak termenung seolah petir menyambar. Surat cerai ini tetap ada.
Ini yang kamu sebut rujuk a, ini!!! Sungguh sangat jahat kamu a, kamu mengatakan akan kembali rujuk, buktinya apa? Mana bukti yang sebenernya? Kamu tetap saja mengirimkan surat cerai ini kepadaku, kamu jahat a..jahat.. batin Mila saat dirinya memegang erat surat cerai yang ada di tangannya.
Mila yang merasa sedih dan kecewa hanya bisa terima
Dan saat itu Mila harus berangkat ke Tanggerang karena ada jadwal mengisi acara disana.
Di dalam perjalanan Mila terlihat terdiam merasakan sakit karena telah di tipu oleh cinta dari Reza.
__ADS_1
Mila yang sudah memberikan tubuhnya untuk reza seperti sebuah kepercumaan nyatanya surat cerai tetaplah ada.
Reza yang berjanji untuk terima Mila nyatanya semua hal palsu dan tak nyata.
Mila pun memejamkan mata dan memegangi dengan perasaan frustasi
Hingga ..
Teman dari Mila, yang bernama Stela menatap heran pada diri Mila yang terdiam sepanjang jalan tanpa bicara sedikit pun.
Dengan raut wajah yang ia tekuk dan seolah shock tapi tak jelas.
"Lu kenapa diam aja" tanya Stela..
"Entah lah Stel" jelas Mila.
"Kenapa Mila" tanya Stela.
Mila pun menggelengkan kepalanya.
"Kenapa?" Tanya Stela sekali lagi.
Mila pun tampak menjatuhkan air matanya tanpa bicara hingga akhirnya Stela memeluk Mila.
Stela pun hanya diam menatap Mila saat itu, Stela tak banyak bicara lagi stelah melihat wajah Mila yang akhirnya terlihat sedih.
Semarah, sedih dan kecawa apapun Mila saat ini Mila harus tahu fungsi dirinya sebagai penyanyi.
Yaitu menghibur.
Hingga Mila yang memulai acara itu pun tampak membuka dengan sebuah lagu.
Hingga saat Mila yang sedang menikmati lagu yang sedang ia nyanyikan. Tanpa sadar jika yang menikah itu adalah seseorang yang Mila kenal dan itu adalah Andrea. Wanita yang pernah Mila kenal saat Reza membawa Andrea ke sebuah acara.
Tapi yang semakin Mila tak habis pikir lagi adalah saat itu, yaitu menjadi pengantin pria adalah Reza.
"A Reza" batin Mila.
Remuk hancur hati Mila..
Mila yang saat itu sedang menyanyi lagu dengan judul 'midua cinta' saat itu sedang menyanyi tapi matanya hanya bisa terpejam menahan rasa sakit yang ada.
Kalua bisa saja dirinya marah, Mila akan lakukan tapi dirinya tak bisa membanting mik itu.
Mila kembali membuka matanya lebar-lebar melihat Reza dengan pakaian adat Sunda tampak memegang tangan Andrea bersama di pelaminan.
Perih..
__ADS_1
Reza yang berjanji akan mengatakan rujuk kembali seolah semua kata itu hanyalah sebuah omong kosong yang tak pernah nyata dan kepalsuan yang membuat Mila hancur berkeping-keping.
Tapi Mila berusaha untuk tetap tersenyum walau hatinya dalam keadaan tak baik-baik saja.
Mila pun bernyanyi seolah tanpa beban.
Bahkan Mila berusaha untuk tetap mengatakan selamat untuk kedua mempelai yang tengah berbahagia.
"Waw.. selamat untuk kedua mempelai agar menjadi keluarga samawa" ucap Mila yang menyelesaikan lagu pertamanya, Mila pun tersenyum.
Mata Reza membulat kaget saat Mila datang di acaranya, tapi Reza berusaha biasa.
Mila berusaha untuk tetap profesional.
"Saya boleh ya nyanyi disini ya" kata Mila yang malah duduk ditengah diantara mereka.
Reza pun membuang wajahnya saat ia tahu jika sang mantan istri yang mengisi acara di pernikahannya.
Hingga lagu kedua yang Mila nyanyikan itu, Mila tampak berusaha bahagia walau dirinya ingin sekali menghancurkan acara pernikahan mereka membanting semua.
Bahkan Mila saat itu memegang tangan Reza erat dan mencium tangan Reza.
"Selamat sekali lagi untuk bahagia mu" kata Mila yang berusaha untuk terima semua.
Hingga Mila pun kembali ke atas panggung.
Pada saat itu bagaimana Reza yang tak punya pikiran sedikit pun keluarga tak ada yang diundang satu pun.
Kejam...
Dia menikah diam-diam tanpa ada yang tahu..
Mila pun menatap Reza dengan tatapan sedih, tak pernah terbesit sedikit pun dirinya akan mengisi acara ini.
Mila pun kembali bernyanyi dengan sebuah judul lagu 'jangan dendam'
Mila pun bernyanyi seperti mengawang melihat suaminya yang bersama wanita lain.
Hingga mata Mila tak kuasa menjatuhkan air matanya, ditengah-tengah panggung Mila menangis tersedu, Mila tak sanggup melihat semuanya.
Walau hatinya tampak terima, mulut bisa bicara iya. Tapi hati tetap saja sakit, semua mata pun tertuju pada biduan muda yang tengah menangis di atas panggung.
Hiks hiks hiks.
Mila berusaha tetap tegar walau pada akhirnya ia tetap menyanyi dalam air mata yang mengalir deras.
Derita hidup yang beruntun membuat Mila harus tetap berdiri. Walau jalan liku ini tetap harus di jalani.
__ADS_1
Hingga dalam lagu yang ia nyanyikan Mila tampak terjatuh lalu pingsan.