
Mila pun kaget dengan kehadiran bapak yang terlihat marah memandang Mila. Dan dari mana bapak tahu soal Mila yang tengah hamil namun bukan dari Reza. Apakah bapak tahu dari Reza sendiri, ataukah Bagas. Pertanyaan itu hadir di hati Mila namun Mila takut untuk menanyakan dari mana bapak tahu soal Mila yang tengah mengandung anak pria lain.
Bapak pun masuk, Mila pun langsung tertunduk tak berani memandang bapak saat itu.
Dengan pandangan tajam bapak memandang Mila.
"Sekarang katakan siapa anak bayi yang kamu kandung, dan jelaskan semuanya!" Ucap bapak terlihat marah.
Saat itu sebenernya bapak, merasakan sakit pada bagian dadanya jika ia mendapat berita yang mengejutkan, namun ia masih bisa menahan. Dan bapak masih mencecar Mila soal pertanyaan besar.
"Jawab bapak jujur jelaskan siapa bapak dari anak yang kamu kandung Mila!!!" Teriak bapak dengan emosi.
Mila pun tertunduk dan terdiam Mila tak sanggup untuk menceritakan semua yang terjadi.
"Mila, kamu dengar kan bapak bertanya jangan diam saja!" Seru bapak sekali lagi.
Seketika Mila menarik napas beratnya.
"Jangan paksa Mila untuk mengatakan ini semua pak" kata Mila dengan bibir yang tampak bergetar.
"Katakan!!!" Teriak bapak dengan sebuah pukulan di meja.
Braagg..
Membuat Mila kaget saat itu.
"Baiklah, a-anak yang Mila kandung bukanlah anak Reza pak" jawab Mila menjatuhkan air matanya menarik napas beratnya.
"Lalu dia anak siapa?" tanya bapak.
"Bapak tidak perlu tahu" jelas Mila Mila sambil menunduk.
"Kenapa Mila?" Tanya bapak melotot tajam.
Mila pun seketika menangis.
"Hiks hiks hiks, karena dia tak pernah menginginkan anak ini ada, bahkan dia menyuruh Mila Mila untuk menggugurkan kandungan ini pak, huhuhu" ucap Mila sambil menangis terisak.
__ADS_1
Bapak pun menggelengkan kepala seolah tak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan oleh putrinya itu
"Lalu bagaimana kamu bisa mengenal pria itu, BAGAIMANA MILA! BAGAIMANA KAMU BISA MELAKUKANNYA!" tanya bapak marah pada Mila dan berbicara dengan nada tinggi.
Mila pun menggelengkan kepalanya Mila tak bisa menceritakan semua hal pilu itu lagi sakit untuk Mila. Dan Mila tak ingin menjelaskan semua.
"MILA JAWAB YANG JUJUR" Teriak bapak sekali lagi.
Mila pun menghela napas dan mengatakan semua sambil tertunduk walau hatinya terasa berat.
"Dia adalah orang yang sudah membuat rumah tangga Mila hancur, huhuhu dan dia juga adalah orang yang mengambil kesucian Mila di malam pertama. Huhuhuhuhu" ucap Mila yang tak kuasa mengatakan semua sambil menangis.
"Astaghfirullah, jadi dia sudah memperkosa mu" tanya bapak yang terlihat shock berat dengan apa yang Mila katakan.
Mila pun mengangguk dengan berderai mata.
Mila pun mengangguk sambil menangis merasakan kepiluan didalam hatinya.
Hingga bapak yang mendengar kabar paling mengejutkan itu pun lansung memegang dadanya dan tak kuasa dengan rasa sakit yang ada di dadanya itu.
Brugghhh....
Bapak terjatuh saat mendengar apa yang Mila katakan. Semua sulit untuk dijelaskan hingga apa yang Mila takutkan terjadi. Bapak terjatuh dengan hal itu.
Mata Mila membulat saat mendengar berita yang selama ini Mila tutup.
"Ya Allah, bapak, bapak, bangun pak" ucap Mila yang panik.
Lalu Mila pun dengan cepat memanggil ambulan untuk membawa ke rumah sakit.
Air mata Mila terus terjatuh hal ini yang paling Mila takutkan penyakit jantung bapak, dari awal Mila tak pernah ingin mengatakan hal ini. Namun Mila kenapa harus mengatakan ini, Mila pun tak hentinya menangis.
Sampai pada akhirnya ambulan datang bapak pun di larikan ke rumah sakit.
.
.
__ADS_1
.
Di rumah sakit.
Mila terlihat sangat sedih dengan kondisi bapak saat ini. Air mata Mila terus mengalir saat bapak ditangani oleh dokter, mengapa semua ini terjadi.
Padahal satu-satunya orang yang Mila miliki adalah bapak, kenapa harus begini. Kenapa harus begini.
Mila pun berkali-kali menjatuhkan air matanya. Tak bisa banyak berkata dan tidak bisa berbuat banyak selain berdoa untuk kesembuhan bapak.
Hingga saat itu dokter pun memanggil Mila untuk ke dalam ruangan bapak yang saat itu di di tangani dokter.
Bukan kabar yang baik Mila dapatkan saat itu namun berita yang paling mengejutkan itu terjadi.
Yaitu bapak meninggal...
Bapak meninggal disaat berita paling mengejutkan itu ia dengar.
Tubuh bapak diselimuti dari kaki hingga kepala, pemandangan paling menyedihkan dan pilu yang Mila lihat saat itu.
Bapak tak bisa di selamatkan...
Bapak tak bisa di selamatkan, bagaimana bisa.
Hingga dokter menjelaskan sebenarnya bapak sudah komplikasi dengan penyakitnya. Selain jantung dia pun memiliki hipertensi yang membuat pembuluh darahnya pecah, di tambah penyakit jantungnya.
Selama ini sebenarnya penyakitnya memang sudah parah, tapi dirinya mengabaikan itu semua. Bapak selalu bekerja banting tulang dengan pekerjaan beratnya. Disaat ia terjatuh bapak pun seolah sudah menjadi takdirNya dan bapak pun sudah pada sampai ajalnya.
Mila pun menangis histeris tak kuasa melihat bapak yang terbaring tak bernyawa.
Belum sempat Mila membuat bahagia, belum sempat bapak menyaksikan hidup Mila bahagia tapi bapak sudah pergi dengan ajalnya.
Air mata Mila terus berjatuhan tak tertahankan, seluruh tubuh Mila terasa lemas seolah tak ada yang Mila harapkan hingga Mila tampak terjatuh dan pingsan.
Kabar yang paling begitu membuat Mila sedih.
Dan mengapa harus ini yang terjadi.
__ADS_1