
Lalu setalah itu Mila pun hanya tampak tersenyum saat dirinya tahu ada keponakan dari sang suaminya itu. Meski dirinya batal menggoda sang suami yang harusnya melakukan bercinta. Mila pun juga suka sebenernya pada anak kecil, namun sangat di sayangkan kejadiannya saat Mila dan Reza sedang ingin memulai memadu kasih.
Saat itu Mila pun mendekap ponakan kecil dari Reza dalam tidurnya, entah bagaimana ceritanya ponakan Reza yang meminta Mila agar memeluknya.
"aku Senang tidur di Kamal om Eza dan Tante, aku mau nginep yang lamaaaaaaaa banget" kata Angga tersenyum saat dirinya yang dalam dekap sang istri dari om nya itu.
"emang mama dimana?" tanya Reza.
"Mama kelja"
"Repot ah nginep disini, dah ya jangan ganggu om. om mau tidur" Reza pun langsung memejamkan matanya merasa kesal dengan kehadiran ponakannnya.
tak lama..
Mila pun tampak memandang suaminya tengah tertidur saat itu.
Ada perasaan sayang dan cinta yang Mila rasakan saat memandang suaminya.
Mila pun menatap lekat sang suami. Dan Mila pun memeluk sang suami saat itu yang tengah tertidur.
Entah Reza merasakan atau tidak pelukan hangat yang Mila berikan tapi Mila merasa hangat dan tenang saat memeluk sang suami.
Malam itu memang tampak dingin, Angga pun sudah tertidur.
__ADS_1
seketika Reza pun membuka mata dan melihat Mila yang sedang tertidur sambil memeluknya, namun kali ini Reza tak mengusir Mila dari tempat tidur dan membiarkan Mila memeluk dirinya dalam pelukan.
Hingga saat matahari menyinari bumi di pagi hari itu, Mila terbangun dari tidur Reza sudah tak ada. Mila sepertinya kesiangan dan solat subuh pukul 5.30 saat itu.
setelah itu Mila sudah siap untuk membantu Bi Sarmi menyiapkan sarapan pagi saat itu.
Saat tengah menghidangkan makanan Mila pun menatap dengan tatapan menggoda untuk sang suami berharap suaminya akan peka. Sambil melirik mengedipkan mata sebelah dan berharap ia akan tergoda.
Tapi suaminya tetap saja cuek saat itu, hingga saat berangkat kerja Reza pun tampak sama masih saja cuek pada Mila.
Mila pun hanya terdiam dan tak terlalu berharap banyak, karena selama ini pun suaminya memang lah selalu cuek. ya Mila selama ini seperti pungguk yang merindukan bulan.
Saat berangkat kerja Mila mengantar sang suami di depan pintu, Mila pun merapihkan dasi dari sang suami serta memberikan kecupan lembut pada pipi sang suami, tapi Reza tampak melengos dan malah mengenai leher dari sang suami.
Lalu Reza pun pergi tak memberikan ucapan apapun meski pada saat itu dirinya sadar merasa ada yang bangun dari tubuhnya.
Mila tak merasa kecewa atas sikap cuek dari sang suami sadar diri suaminya memanglah memiliki sifat yang seperti itu.
Namun saat Mila masuk ke kamar Mila melihat sebuah bunga mawar berada diatas kasur miliknya, dengan senyum merekah Mila pun membaca sebuah pesan yang ada di bunga itu.
'Kemarin, aku melihat bunga yang jual di pinggir jalan, aku tidak tahu apa kamu suka bunga atau tidak. Tapi entah mengapa aku ingin membelinya saat itu, dan ini aku berikan untuk mu. Dan sesuatu hal yang aku beritahu pada mu, bahwa seminggu ke depan aku ada tugas keluar kota. Dan satu hal lagi... Aku berharap sebenarnya tadi malam kita dapat melakukan hal sebagaimana suami istri biasa lakukan. Aku merasa tidak salahnya kita mencoba sesuatu itu yakni hubungan ranjang. Dan aku harap kita dapat mencobanya saat aku pulang tugas nanti, tunggu aku'
Sontak saja mata Mila berbinar mendapati sebuah surat yang ternyata isi dari surat itu sebuah rasa luluhnya sang suami yang selama ini membeku sikap kepada Mila.
__ADS_1
Mila pun tersenyum merekah seolah mendapat hadiah yang tak ternilai harganya.
Mila tak menyangka dirinya akan mendapatkan suatu hal yang paling berharga yaitu tulus cinta dan kasih sayang dari sang suami. Berharap jika ini adalah awal yang baik untuk rumah tangga Mila.
Mila pun berteriak gembira mendapatkan sebuah surat itu, seperti sebuah kabar kelulusan dari sekolah bahwa Mila sudah lulus.
Mila pun turun dan berlari menemui umi saidah dengan cepat.
"Umi.. umi.. umi.." ucap Mila Riang gembira.
Umi pun sontak terkejut atas hadirnya yang Mila seperti dapat doorpize.
"Umi tahu gak?" Kata Mila seraya senang dengan semuanya.
"Kenapa?"
"Umi, Mila sudah diterima oleh a Reza umi. A Reza mengatakan dirinya mau. Umi bukannya itu awal yang bagus"
"Mau apa?"tanya umi bingung.
"A Reza mau menerima Mila sebagai istrinya yang utuh umi, selama ini Reza tak pernah sekalipun membuka hatinya untuk Mila, Alhamdulillah sekarang dia mau menerima Mila umi"
"Syukurlah Mila,. syukurlah" kaata umi senang mendekap sang menantu itu.
__ADS_1
Mila pun tampak tersenyum bahagia.