Ternoda Di Malam Pertama

Ternoda Di Malam Pertama
Mila pulang dengan siapa?


__ADS_3

Mila pun berusaha untuk profesional menyanyikan lagu tersebut karena Mila tidak mungkin untuk menghentikan musik yang sedang dialunkan. Tapi mata Mila seolah tak mau lepas dari tatapan matanya ek arah Reza. Mila merasa panas hatinya dengan melihat Reza yang digandeng oleh seorang wanita. Batin Mila terasa meronta tapi Mila berusaha menutupinya.


Mila tak bisa turun dari panggung itu, karena Mila tak mau mengacaukan acara yang sedang berlangsung terlebih lagi saat itu adalah sebuah musik yang sedang beriringan dengan pengantin wanita dan pria yang baru saja masuk.


Mila hanya menahan rasa sakitnya, disaat Reza yang mengatakan dirinya tak mau pulang tapi dengan mata kepala Mila, Reza sedang bersama wanita lain. Entah walau pun itu hanya teman tetap saja Mila merasakan sakit hati yang begitu dalam.


Hingga pada akhirnya di lagu ke tiga Mila kembali menyanyikan lagu mengisyaratkan tentang perasaannya saat ini.


Yaitu sebuah lagu Mahalini- bohongi hati...


Lalu Mila pun mengucapkan sebuah kata.


"Lagu ini saya persembahkan untuk suami ku tercinta, yang mungkin cinta itu kita tak seindah pelangi setelah hujan. Tapi pernah bersinar didalam hati. Mudah pergi namun tak semudah ku melupakan. Mudah melupakan untuk nya tapi tidak untukku"


Jika kau minta aku menjauh


Hilang dari seluruh memori indahmu


Kan kulakukan semua


Walau tak mungkin sanggup bohongi hatiku..


Lagu itu seolah mengisyaratkan perasaanya Mila yang begitu sakit karena cinta.


Reza bukannya sadar akan diri Mila yang sudah mengungkapkan perasaanya tapi justru Reza malah pergi begitu saja keluar acara, tak mau melihat Mila sama sekali.


Saat itu Reza pun tampak keluar dari ruangan pesta, sontak Mila yang sedang menyanyikan sebuah lagu tampak memejamkan mata dan menghentikan lagu yang ada.


"Berhenti dulu ya" ucap Mila.


Seluruh mata pun menoleh ke arah Mila tapi Mila tak peduli.


"Kenapa?"


"Ijin sebentar" kata Mila.


"Mau ngapain?"


"Ke toilet" kata Mila.


Lalu Mila turun dari panggung. Mila pun sebenarnya bukan ke toilet melainkan dirinya untuk mencari Reza yang pergi entah kemana.

__ADS_1


Dengan langkah kaki yang cepat mencari Reza Mila sontak bingung dan mata terpejam seolah seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Mengapa dalam hal ini Mila masih saja memikirkan pria yang tak pernah memikirkan dirinya. Bahkan sepatu tinggi yang Mila pakai, rela ia lepas karena ingin mencari Reza.


Hingga ke arah menuju parkiran Mila pun bertemu Reza yang sedang berada diparkiran sendiri didepan mobilnya tampak terdiam dan bersandar.


Dengan langkah kaki yang perlahan tapi pasti Mila pun mendekati Reza saat itu, bahkan Reza yang sedang menunduk tanpa sadar melihat Mila kini dihadapannya.


"A Reza" kata Mila.


Reza pun membuang wajahnya seolah tak mau melihat Mila.


"Seperti ini kamu menghargai perempuan" ungkap Mila.


Reza pun seolah tak peduli dan tak mendengar apa yang dikatakan Mila.


"Pandang aku A" kata Mila.


"Untuk apa kamu menemui ku. Untuk apa? Bahkan ucapan ku yang pernah aku bilang jangan pernah jadi penyanyi lagi Mila kamu tak mendengarkan aku" jelas Reza.


"Aku sudah minta ijin padamu" terang Mila.


"Ijin yang mana?" Kata Reza.


"Bahkan pesan dari ku saja kamu tak membacanya bagaimana kamu tahu a, jika dirimu saja enggan dan tak Sudi untuk membaca pesan dari ku


"Lalu untuk apa kamu menyanyi, untuk apa?" Tanya Reza. "Kamu sengaja, kamu ingin menunjukan dirimu betapa hebatnya kamu tanpa aku!!! Iya Mila begitu???"


"Aku datang kesini karena aku ingat ulang tahun mu yang tinggal beberapa hari lagi, aku sadar aku tak punya uang untuk memberi mu hadiah. Aku akan lakukan apapun demi kamu mencintai ku dan kamu bahagia!!! Sekalipun kamu melupakan dan membenci ku. seluruh hidupmu"


"Jadi?"


" Jadi aku ada disini karena aku ingin memberikan mu sesuatu yang spesial, siapa tahu hati kamu akan luluh dengan apa yang aku berikan. Meski apapun yang ternyata aku berikan tak pernah kamu anggap" ucap Mila.


"Bisa kamu kembalian kesucian mu"


Deg!!!


"Bisa kamu Mila"


Mila pun seketika terdiam.


"Tak ada hadiah yang lebih berharga dari dirimu selain kesucian mu Mila!!! Tidak ada!!!" Kata Reza dengan sorot mata yang tajam menatap Mila.

__ADS_1


Mila pun tertunduk dan tanpa terasa air matanya terjatuh.


"Jelas tidak akan pernah bisa Reza, takan pernah bisa sekalipun aku mati di tangan mu"


"Hiks hiks hiks.. takan pernah bisa memutar waktu yang pernah membuat ku hancur takan bisa.."


" Aku tahu Reza aku kehilangan kesucian ku saat malam pertama kita, Aku pikir aku sudah kehilangan kehormatan ku. Tapi aku salah, aku salah... aku bukan hanya kehilangan kehormatan ku, tapi aku kehilangan cinta mu Reza!!!! Cintamu!!"


Reza pun menatap wajah Mila yang terlihat emosi namun berderai air mata.


"Aku menyerah, aku menyerah dengan semua ini.... Aku menyerah dengan semua rasa ini... Aku menyerah dengan semuanya" ungkap Mila yang terlihat sedih.


"Menyerah, kamu menyerah Mila" kata Reza.


"Iya aku menyerah, aku menyerah" kata Mila menatap Reza.


Tak banyak bicara Mila pun tampak berlari meninggalkan Reza saat itu.


Mila seolah tak peduli bahkan dia melupakan siapa dia di dalam acara itu, ya penyayi yang mampu menyayikan semua genre lagu itu tampak berlari seolah lelah dengan kenyataan pahit yang ada.


Reza pun terdiam atas kepergian Mila yang entah dirinya mau kemana?


Reza pun hanya berfikir jika Mila akan kembali ke acara, tapi saat Reza kembali Mila pun tak ada saat itu.


Lalu setelah itu Reza pun menanyakan kemana Mila saat itu.


Kang Agus tampak tak tahu kalau yang sedang bicara dengannya adalah suami dari Mila


"Maaf mas, penyanyi yang namanya Mila kemana?" Tanya Reza.


"Oh tadi dia telepon katanya pulang duluan"


"Pulang sama siapa?"


"Wah gak tahu tadi sih bilang sama saya lewat telepon bilangnya sama seorang pria, tapi gak tahu dia pulang sama siapa" ucap kang Agus.


"Pria? siapa? Mila pulang dengan siapa?" Kata Reza yang bertanya-tanya.


"Serius saya gak tahu. Tadi sempat ketemu di depan gerbang aja" kata kang Agus.


Seketika perasaan Reza pun tampak kesal mendengar apa yang dituturkan oleh Kang Agus.

__ADS_1


Ya sebelum pulang Mila ijin mendadak pulang pada Kang Agus beruntung kang Agus mengijinkan Mila pulang.


Tapi dengan siapa Mila pulang ke Jakarta?


__ADS_2