
Mila pun pulang dengan hati yang teramat lara, seperti buah simalakama.
Terhimpit sebuah perasaan namun terasa terbebani disaat dirinya seperti ada, namun seolah eksploitasi dalam cinta.
Lagi lagi tentang cinta...
Ya Mila masih sangat cinta pada pria itu, pria yang sudah mengisi ruang hati selama dua tahun pacaran.
Namun entah terasa berat di saat sudah menikah.
Mata Mila menatap jalan yang ia pijaki setelah pergulatan malam yang panas. Ternyata udara malam membawa Mila pada ingatan tentang cinta yang menyakitkan.
Mila merasakan perih dan pahit disaat dirinya harus di paksa untuk pulang, padahal hari sudah lewat tengah malam.
Apakah ini yang disebut cinta....
Cinta macam apa?
Entah lah..
Hingga Mila menatap uang 500.000 ditangannya, seharusnya Mila tak terima uang yang Reza diberikan.
Demi harga diri.. harus Mila tak terima ini.
Namun sialnya, Mila memang bodoh lupa membawa uang.. jadi mau tidak mau terima uang yang Reza berikan. padahal hasil maggung yang Mila dapatkan lebih besar daripada yang Mila dapatkan dari Reza.
Mila bukan membandingkan hanya saja Mila sanggup untuk membiayai kehidupannya sendiri tanpa harus mengemis uang dari Reza. Mila seolah terkesan murah habis dipakai sampai puas mendapat bayaran.
Miris....
__ADS_1
Namun sebenarnya, Mila tidak mau berfikir negatif dulu tentang semua yang Mila terima.
Meski saat ini Mila merasa tak lebih dari seorang wanita malam untuk suaminya sendiri. Yang dilempari uang untuk pergi.
Mila pun menghela napas kembali..
Bila ingat semua tapi Mila juga tak mau jika Reza cuek padanya.
Ayolah Mila...
Bukankah ini yang kamu inginkan untuk disentuh oleh Reza. Di tiduri di nikmati dalam buaian cinta. Tapi sekali lagi Mila tak merasa jika Reza mencintai Mila.
Hingga malam itu Mila melihat sang supir taksi malah memberhentikan mobilnya karena ternyata mobil yang ia kendarai mogok ditengah jalan.
Mila yang pulang sudah lewat tengah malam, harus menerima kenyataan yang paling ia benci.
Mila pun semakin kesal dengan kesialan hari ini. Padahal sejujurnya dirinya sudah sangat lelah dan ingin segera merebahkan diri dikasur yang empuk tapi ternyata hidup tak semudah itu.
Tapi telepon Mila sama sekali tak dijawab. Entah kemana dia? hingga malam itu Mila pun tampak duduk dipinggir jalan bersama supir taksi yang sibuk dengan mesin mobilnya.
Tanpa terasa Mila tertidur di pinggir jalan sambil bersandar ditembok. Matanya terpejam karena merasa lelah.
Mila tertidur tanpa terasa dan terbangun saat pukul 3 pagi, saat itu taksi baru bisa jalan lagi.
Sampai pukul 4 pagi Mila sampai di rumah. Mila merasa benar-benar dikerjai oleh Reza hari ini.
Semua kesialan hari ini turut andil dalam hidup Mila yang tak baik-baik saja.
.
__ADS_1
.
.
Setelah dua minggu kemudian..
Mila tak lagi tahu kabar dari Reza yang pergi tanpa pesan itu.
Mila berfikir jika Mila sudah menuruti apa yang menjadi keinginan birahinya mungkin dia akan berubah sikap, tapi kenyataan yang ada sama saja.
Setelah ia mendapatkan apa yang menjadi keinginan seolah ia lupa siapa dirinya. Nomer Reza tak lagi aktif bahkan saat Mila ke kantor Reza. Reza sudah resign dari tempatnya bekerja.
Kemanakah dia?
Hingga malam terakhir itu, Mila sudah tak tahu lagi kabar Reza saat ini.
Mila dibuat gantung dengan semua yang ada, didamkan itu seperti sebuah hal pahit untuk Mila.
Hingga pada saat itu Mila pun memutuskan untuk ke rumah umi Saidah bertanya tentang kabar Reza yang sudah lama tak mendengar kabarnya.
Hal yang paling mengejutkan adalah Reza sudah hampir dua minggu tidak lagi pulang ke rumah. Bahkan umi sendiri tidak tahu Reza pergi kemana.
Mila pun hanya tak habis pikir, bisanya Reza pergi tanpa pesan selain pada Mila keluarganya pun juga.
Mila pun termenung dalam diam, mengapa Reza bisa seperti itu. Dan pergi begitu saja, tanpa pedulikan orang yang mampu mencintai dirinya. Tanpa pedulikan perasaan keluarga atau pun Mila.
Mila pun saat tahu Reza sudah tak lagi ada dan peduli pada Mila. Mila hanya bisa pasrah dan tak bisa berbuat banyak. Selain berdoa kepada sang illahi agar tetap diberi ketabahan dan kesabaran di setiap jalan yang Mila lalui.
Hingga Mila mencoba ke apartemen Reza lagi, untuk tahu keadaan Reza tapi tetap sama ia tak ada. Di ketuk pun tidak ada jawab.
__ADS_1
Ya.. saat ini Reza menghilang entah kemana?