Ternoda Di Malam Pertama

Ternoda Di Malam Pertama
Ku harap dengan cinta


__ADS_3

Dua tubuh manusia sedang asyik dan menikmati pagi hari menjelang siang dengan hubungan layaknya pria dan wanita dewasa.


Reza seperti orang yang kehausan, semua hasrat terpendam dalam diri seorang pria ia luapkan sepenuhnya pada Mila.


Mila yang meminta untuk segera menyudahi tak lantas membuat Reza melepaskan Mila begitu saja. Reza terus memompa tubuh Milq tanpa peduli dengan gaya apa Reza melakukannya yang penting Reza dapat merasakan apa yang ia ingin rasakan.


Lekuk tubuh Mila yang bak gitar spanyol itu begitu terpampang jelas di mata Reza. Reza terus membenamkan batang nya dan bibirnya pada bibir Mila saat itu.


Reza terus memompa tubuh Mila dengan kecepatan penuh.


Bahkan sudah tiga kali Reza memompa Mila tanpa ampun hingga puncak, Reza dengan sengaja melakukan itu bahkan dia meminum obat agar dia dapat menikmati tubuh Mila dengan perkasa tanpa jeda.


Mila seperti masuk ke dalam lubang buaya, menerkam Mila tanpa ampun.


Bahkan Reza meminta banyak gaya pada Mila, untuk merasakan sensasi yang sangat luar biasa tak peduli keadaan Mila yang hamil muda.


Hingga Reza merasa pegal dan letih Mila pun baru dilepaskan.


Mila pun sejenak terdiam menatap Reza, ada perasaan cinta dan tentu saja aneh!!!


Reza yang memejamkan mata setelah puas.


Mila pun lanjut mandi, Mila harus terpaksa mandi karena ia merasa lengket dan tak mungkin pergi dalam keadaan belum mandi wajib.

__ADS_1


Mila pun mengehela napas nya sekali lagi.


Tak pernah Mila membayangkan ini akan terjadi.. tapi Mila harus paham bahwa ini adalah kehidupannya. Melayani suami dan berharap Reza akan membawa Mila kembali untuk hidup bersama.


Selesai mandi terlihat Reza yang tersenyum melihat Mila, saat itu Mila di hadapan Reza hanya dengan handuk.


Reza pun mencium leher Mila yang telah harum dan memegang area terdalam Mila pada bagian bawah.


"A sudah cukup, aku sudah di tunggu buat latihan" kata Mila.


"Batalin aja" kata Reza.


"Gak bisa ini komitmen" kata Mila. "Sudah terlanjur jawab iya waktu itu, tapi aku janji kalau ada job lagi aku minta pendapat AA dulu" kata Mila.


"Iya A"


"Mila?" Panggil Reza.


"Apa A?"


"Aa suka sekarang lihat kamu pakai baju seksi, pakailah rok mini ini dan baju ketat"


"Tapi bukannya dulu aa yang gak suka lihat Mila terbuka"

__ADS_1


"Lain dulu lain sekarang"


"Gak a, Mila udah niat mau pakai baju ungu ini,ini lucu banget" ucap Mila menunjuk sweeter panjang di tangannya.


"Ya baiklah"


Lalu akhirnya Reza pun mengantar Mila untuk latihan vocal.


Selama perjalanan Mila sejenak terdiam menatap Reza yang fokus menyetir.


Mila berharap jika apa yang Reza lakukan itu memang karena rasa cinta tidak kurang dan lebih.


Hingga dalam perjalanan Mila pun menatap Reza lama, tapi tidak dengan Reza yang sibuk menyetir dan sesekali sibuk mengangkat telepon yang entah dari siapa.


Hingga tak terasa dirinya sampai dimana Mila akan latihan di tempat yang sudah dijanjikan.


Tanpa pesan Reza pergi dengan cepat saat Mila turun dari mobil.


Padahal Mila baru saja ingin mengatakan sebuah rasa, yaitu cintanya tapi Reza sibuk sekali hingga pergi dengan cepat tanpa kata i love you.


Mila pun kembali menghela napas beratnya, karena Reza sudah pergi dari pandangannya saat ini.


Lalu Mila pun melanjutkan aktivitasnya. Dan mempersiapkan diri untuk untuk latihan.

__ADS_1


__ADS_2