Ternoda Di Malam Pertama

Ternoda Di Malam Pertama
Pulang


__ADS_3

Dulu dalam kisah cinta yang di sertai rasa kasih dan sayang Mila merasa bahagia karena Reza selalu ada, diri Reza yang selalu meyakinkan Mila bahwa dia adalah pria satu-satunya yang mampu mengisir ruang dan relung hati terdalam yang Mila miliki. Tapi nyatanya itu hanyalah sebuah janji yang tak pernah terlaksana. Memang Reza sudah menjawab semua janji yang ada dengan cara menghalalkan Mila dengan cara menikahi. Tapi Reza memberikan sebuah rasa yang membuat Mila yakin cinta itu hanya semu dan tak nyata. Tak ada itu cinta, nyatanya sesuatu itu diukur oleh Reza tentang kesempurnaan dari seorang wanita hanya dari kesuciannya saja dan menilai wanita yang tak suci itu adalah yang tak baik.


Waktu yang berjalan, tak membuat Mila menemukan kebahagiaan hakiki semakin kesini hanya semakin banyak kesulitan hidup yang Mila hadapi berulang kali.


Lalu umi pun menyabarkan Mila agar tetap sebar yang mengahadapi cobaan hidup yang nyaris tiada henti.


Hingga saat itu terlihat umi yang marah pada Reza dan menelpon Reza keesokan harinya.


Didalam telepon umi memberi tahu agar Reza bertanggung jawab pada istrinya , tak meninggalkan Mila sendiri.


"Reza kamu bertanggung jawab lah sebagai lelaki jangan karena masalah satu, kamu melupakan tanggung jawab mu sebagai seorang suami" kata Umi ditelpon.


"Umi, kenapa umi marah pada Reza seharusnya umi membela Reza"


"Tapi kamu sudah keterlaluan, membiarkan istrimu sendiri"


"Umi bukannya dulu umi yang melarang keras Reza untuk menikah dengan wanita itu, lalu sekarang umi yang meminta Reza ada untuknya"


"Iya itu dulu, sekarang berkacalah dirimu siapa dan untuk siapa? Pulang atau umi akan benar-benar marah pada mu"


"Umi, Reza akan pulang tapi itu karena umi, bukan karena wanita itu"


Akhirnya Reza pun terpaksa pulang, dengan satu alasan yaitu karena umi yang ia sayang. Kalau saja bukan karena umi saidah, sungguh Reza masih sangat murka dan tak ingin pulang menemui Mila.


Hingga saat kepulangan Reza saat itu, membuat Andrea yang melihat Reza ke arah basment. Dan menanyakan kemana Reza akan pergi.


"Mau kemana?" Tanyanya tersenyum.


"Pulang" jawab Reza singkat.


"Pulang kemana?"


"Rumah umi"

__ADS_1


"Rumah ibu mu"


'iya , umi mau aku bertanggung jawab sebagai suami tapi sungguh aku sudah tak cinta lagi pada istriku"


"Istri !!! kamu sudah menikah Reza"


"Iya"


"Kalau sudah tak cinta tak seharusnya kamu kesana, sebaiknya tak pergi untuk menemuinya"


"Tidak bisa, umi menyuruh ku pulang permisi"


Kepergian Reza yang dilihat oleh Andrea pun seperti sesuatu yang membuat dirinya kesal terlebih lagi Andrea sebenernya menyimpan perasaan pada Reza saat itu.


Reza pun pulang nya jam 2 malam walau ia berangkat dari jam 10.00 malam Reza sengaja datang agak malam karena enggan sekali sebenarnya.


dua hari setelah ulang tahun Reza, Reza pun tiba-tiba pulang dengan keterpaksaan yang ia harus pulang karena permintaan uminya. Mila yang sedang tertidur itu pun tanpa sadar mencium aroma parfum dari sang suami dan membuka mata secara perlahan ada Reza yang kini tengah tidur di sampingnya.


Mila tak menyangka ada angin apa sang suami pulang tiba-tiba hingga pada akhirnya Mila pun tampak memeluk Reza namun dengan cepat Reza mendorong tangan Mila dan Reza langsung berpaling.


"Sudah ku katakan aku haram untuk kamu sentuh" kata Reza kesal.


"Maaf a" kata Mila.


"Aku datang bukan karena untuk mu, tapi untuk umi. Sekarang kamu bisa pilih aku yang keluar dari kamar, aku atau kamu?"


"Maksudnya" tanya Mila bingung.


"Keluar dari kamar aku!!!!" Bentak Reza.


"Tapi A?"


"Sekarang Mila keluar!!!!"

__ADS_1


"A??? Aku ini istri AA"


Ucapan Mila pun tak digubris sama sekali, Mila yang hanya ingin menyentuh tubuh Reza seolah sebuah dosa itu pun lantas keluar kamar dan memaksa dirinya untuk tidur di sofa depan.


"Baiklah a, jika memang Mila lebih pantas untuk tidur disofa ini tak jadi masalah. Asalkan aa pulang, tidak seperti kemarin aa yang tak pulang. Mila siap jika tidur didepan asal aa bisa kembali ke rumah ini" kata Mila saat itu.


"Berisik!!!"


"Aa?" Kata Mila sekali lagi.


"Apa lagi!!!" Tanya Reza sambil melotot.


"Mila akan mencintai aa?"


Bukan sebuah jawaban cinta yang Reza berikan tapi Reza malah mengambil bantal dan melempar ke wajah Mila saat itu.


"Tidur di luar!!!" Ungkap Reza ketus.


Mila pun hanya menunduk dan tersenyum simpul namun pahit.


"Baiklah selamat tidur a"


"Berisik!!!!" Kata Reza kesal.


"A mimpi yang indah"


"Cerewet!!! Kata Reza yang pada akhirnya membanting pintu dan tidur di kamar sendiri.


Braaaggghh suara pintu tertutup..


Mila pun mengerjapkan mata kaget dengan suara gebrakan pintu itu.


Seketika perasaan Mila hancur tapi Mila berusaha tetap bersembunyi dibalik diam dan berusaha baik-baik saja.

__ADS_1


Mila pun akhirnya tidur disofa sendiri.


__ADS_2