Ternyata Aku Keturunan Sultan

Ternyata Aku Keturunan Sultan
Bab 76


__ADS_3

Hari Pernikahan


Berhubung pernikahan Albert dan Tania akan dilangsungkan di atas kapal pesiar, maka semua keluarga Albert sudah berkumpul, dan terlihat saat ini mereka semua sedang melakukan makan malam bersama di atas kapal pesiar.


Dingin, itulah yang dirasakan semua orang saat ini.


Namun, hal itu tidak menghambat acara makan malam romantis bagi pasangan Albert dan Tania.


Mereka semua tampak bahagia menikmati dinginnya angin malam yang berhembus dengan sepoi-sepoi.


Sedangkan Tuan Simon, dia tampak tersenyum lembut saat melihat semua keluarganya berkumpul di acara pernikahan Albert. Dan tidak lupa pula ia mengundang menantunya Amarta dari Amerika untuk menyaksikan langsung pernikahan Albert.


Tidak seperti dulu, saat pertama kali Amarta bertemu dengan Albert Ia akan selalu menatap anak tirinya itu dengan sangat sinis, bahkan Ia pernah berencana untuk menyingkirkan Albert dari keluarga Bridam.


Namun, kali ini sangatlah berbeda. Dari tatapan matanya dia tampak sudah berubah, dan mulai menerima kehadiran Albert, kemudian Ia pun menghampiri Albert dan Tania, dan mengucapkan selamat untuk calon pengantin itu.


💦💦💦


Keesokan Harinya


Kini tibalah hari pernikahan, tampak Albert sedang berdiri didepan sebuah cermin besar, dan saat ini dia sedang memandang wajah tampannya. Dengan memakai tuxedo warna hitam, dia tampak gagah nan penuh karismatik.


" Apa menurutmu penampilan ku sudah sempurna?" tanya Albert pada pelayan Eric.

__ADS_1


" Sangat, sangat, sempurna Tuan muda," ujar Eric.


Kemudian Albert mengalihkan pandangannya ke arah Will.


" Kalau kau Will, bagaimana menurutmu?" tanya Albert sambil menaikkan ujung alisnya ke atas.


Will pun mengatakan hal yang serupa dengan pelayan Eric, kalau penampilan Tuan mudanya itu benar-benar sangat sempurna.


Hingga beberapa menit kemudian, mereka semua pun keluar dari dalam kamar kapal pesiar itu menuju acara pernikahan.


Sedangkan didalam kamar yang bersebelahan dengan Albert, tampak Tania juga sedang berada di depan sebuah cermin besar, dan dia juga sedang menatap pantulan dirinya sendiri didepan cermin itu dengan balutan gaun pengantin.


Dengan polesan make up natural, wajah cantiknya kini semakin tambah sempurna.


Tidak lama kemudian, datanglah Nyonya Amarta menjemput dan membimbing Tania menuju Albert dan dirinya melangsungkan pernikahan.


Acara pun dimulai


Tania duduk tepat di samping Albert, kemudian dia melirik sekilas kearah calon suaminya itu, yang sepertinya sudah benar-benar siap mengikat janji suci dengannya.


Dengan sekali hentakan Albert pun sudah selesai mengucapkan kalimat yang membuat Tania Sah menjadi istrinya.


Riuh tepuk tangan dari semua para tamu undangan yang hadir semakin menggema setelah mereka berdua dinyatakan sah sebagai suami istri.

__ADS_1


Sedangkan Tuan Simon, lelaki tua itu tampak meneteskan air mata kebahagiaan setelah Albert dan Tania dinyatakan sah sebagai suami istri. Lalu diapun mendekat kearah Albert sambil menepuk pundak cucunya itu dengan perlahan.


" Selamat menempuh hidup baru cucuku, aku harap kalian berdua menjadi pasangan suami istri yang langgeng sampai maut memisahkan, dan satu hal lagi, kalian berdua cepatlah memberikan malaikat kecil padaku," ucapnya disertai tawa bahagia.


Kemudian diapun memeluk Albert dan Tania dengan sangat erat.


Acara terus saja bergulir sampai malam hari. Membuat Tania merasakan pegal di seluruh tubuhnya, karena sampai sekarang para tamu undangan belum juga selesai mengucapkan selamat atas pernikahannya dengan Albert.


" Apa kau merasa lelah istriku?" tanya Albert.


Tania mengangguk.


" Baiklah, kalau begitu kita istirahat didalam kamar, bagaimana?" tanya Albert.


" Tapi..."


" Sudahlah kau tidak perlu merasa khawatir, bukankah ada kakek, Will dan juga Botak, yang akan menangani para tamu undangan," ucap Albert dengan sangat enteng.


Tania, tidak mengucapkan sepatah katapun, karena memang seluruh tubuhnya terasa sangat lelah dan letih.


Kemudian Albert menghampiri kakeknya, dan mengatakan kalau saat ini dia dan Tania akan pergi ke dalam kamar untuk beristirahat.


Setelah mendapat izin dari kakeknya, kemudian Albert membawa Tania masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2