
Di tengah bahagianya menjadi wisudawati dengan gelar cumlaude ada 1 yang sedari kemarin Ia pendam di dalam hatinya.
Kehadiran abahnya di tengah acara spesial nya ini begitu ia nantikan, Bintang memutar wajahnya mencari abahnya, ia sangat berharap abahnya akak bisa hadir di sana menyaksikan dirinya memakai toga dengan bangga.
2 hari sebelumnya pak Ahmad memang sudah bilang sama Bintang kalau di kampus nya ada kegiatan yang tidak bisa pak Ahmad tinggalkan.
Meski kemungkinannya kecil pak Ahmad berjanji jika ada kesempatan akan datang.
Namun hingga acara selesai pak Ahmad tak kunjung menampakkan dirinya.
"Ada apa sayang? Kenapa kamu terlihat cemas begitu?" tanya Dimas
"Abah mas, apa kamu melihat abah?"
Dimas memegang kedua pundaknya dengan menyimpulkan senyum di bibirnya
"Tak apa jika abah tidak bisa datang ke sini, habis ini kita langsung ke rumah kamu ya"
Matanya langsung berbinar karena ia sudah sangat merindukan rumahnya
"Benar mas?"
"Iya, tapi kamu jangan sedih lagi ya"
Bintang langsung mengangguk dan kembali tersenyum.
Acara kini sudah selesai dan mereka pun pulang, berbeda dengan pak Hendra yang kembali ke kantor karena harus kembali meeting dengan kliennya.
Bu Ririn dan Hani langsung pulang ke rumah sedangkan Dimas mengantar istrinya pulang ke rumahnya.
__ADS_1
Terlihat raut wajahnya yang begitu bahagia karena akan kembali ke rumahnya dan yang paling penting ia akan bertemu dengan abahnya.
Tidak lupa Bintang membelikan makanan dan buah sebagai oleh-oleh untuk abahnya.
Namun begitu sampai di rumah, pintu masih tertutup rapat.
"Sepertinya abah masih belum pulang mas" ujar Bintang
Lucas meletakkan makanannya di atas meja lalu duduk
"Ya sudah kita tunggu saja, pasti sebentar lagi akan pulang"
Bintang pergi mengambil sesuatu dari bawah pot bunga, Dimas pikir istrinya itu hanya akan melihat bunganya saja ternyata di sana ia menemukan kunci rumah.
Dimas tersenyum karena cara mertuanya meletakkan kunci rumah hanya di bawah pot saja.
"Itu kunci rumah?" tanya nya
"Iya mas, aku sama abah sudah biasa meletakkan kunci di sini, jadi siapa yang pulang lebih dulu bisa langsung masuk ke rumah tanpa harus menunggu" jelas Bintang
Baru saja Bintang membuka pintu rumah suara motor yang sangat familiar terdengar di telinganya.
Ia menoleh ke belakang dan benar saja itu adalah suara dari motor abahnya.
"Abah...." panggil Bintang
Pak Ahmad mematikan motornya lalu segera turun menghampiri putrinya.
Bintang langsung memeluk abahnya dengan erat karena rindu, begitu pun pak Ahmad yang membalas pelukan anaknya dengan hangat.
__ADS_1
Pak Ahmad sangat bahagia melihat putri nya yang tampak sangat cantik dengan toga wisuda yang ia kenakan.
Tanpa sadar pak Ahmad menjatuhkan air matanya, air mata bahagia karena putri nya kini sudah resmi menyandang gelar sarjana.
Namun beliau juga sedih karena di hari spesial nya ini beliau tidak bisa hadir.
Tapi Bintang mengusap air matanya karena apa yang abahnya lakukan itu sudah benar, tidak mungkin abahnya meninggal kan kewajibannya dengan meninggalkan banyak mahasiswa/i nya demi dirinya.
Bintang lalu menyajikan makanan yang ia beli tadi lalu makan bersama.
Sambil menikmati makanan nya, mereka saling bercerita.
Begitu pun dengan Dimas yang sangat akrab seperti anak dan ayah sendiri.
Dimas tidak mengajak istrinya untuk pulang, ia membiarkan istrinya untuk menikmati suasana rumahnya yang ia rindukan.
Setelah adzan maghrib pak Ahmad dan Dimas pergi ke masjid sedangkan Bintang tetap di rumah.
Setelah sholat dan berdzikir Bintang pergi ke dapur untuk mengambil air minum, saat melewati kamar abahnya.
Ia berhenti dan membuka pintu, kamar yang selalu rapi.
Saat ini ia melihat handuk yang sudah di pakai abahnya tergeletak di atas kasur, Bintang melangkah masuk untuk menggantung nya.
"Pasti abah terburu-buru ke masjid hingga lupa menggantung handuknya" kata Bintang
Setelah menggantung nya Bintang lalu hendak keluar, namun langkah kakinya.
Ia melihat beberapa macam obat di atas meja dan sudah hampir habis separuh.
__ADS_1
Bintang mengambil obat itu lalu membawanya ke luar, saat ini abah dan suaminya baru saja pulang dan duduk di sofa
☀️☀️☀️☀️☀️