Terpaksa Di Madu

Terpaksa Di Madu
81 Nasihat abah


__ADS_3

Tak lama abah keluar dari dapur dengan membawa 2 minuman dingin dari kulkas.


"Minumlah dulu, nak. Bintang masih mandi, sebentar lagi dia selesai" ucap abah sembari meletakkan minumannya di meja


"Ee... Abah" panggil Dimas


"Ada apa nak"


"Apa Bintang ada cerita sesuatu sama abah?" tanya Dimas pelan


Abah meletakkan minuman dari tangannya lalu menatap wajah Dimas "Cerita, cerita apa nak?"


"Ee... Bukan apa apa sih bah. Kali aja Bintang ada cerita apa gitu sama abah"


"Ada, tadi ada cerita sama abah. Abah kasihan sama dia, ga tega abah melihatnya"


"Bintang cerita apa sama abah?" tanya Dimas penasaran


Abah pun menceritakan bagaimana putrinya tadi yang datang ke rumah ini dengan mata sembab dan hidung yang memerah.


Begitu abah membuka pintu Bintang langsung memeluk beliau dengan erat.


Air matanya mengalir begitu deras hingga baju abah menjadi basah di buatnya.


Berkali-kali abah bertanya ada apa namun tak bisa ia jawab selain dengan suara tangisannya yang menderu.


Mendengar itu Dimas perasaan Dimas semakin tidak karuan, ia takut kelanjutan cerita dari abah kalau istrinya sudah menceritakan perbuatannya.


Namun ternyata abah belum tahu yang sebenarnya, Bintang hanya bercerita kalau dirinya semalam bermimpi bertemu dengan uminya, oleh sebab itu ia menangis karena di dera rasa rindu.


Tak lama Bintang pun keluar dari kamarnya dan hendak pergi ke dapur, namu urung karena abah memanggilnya.


Bintang terkejut karena yang duduk di sebelah abahnya adalah Dimas.

__ADS_1


Seketika rasa sakit di hatinya kembali mencabik-cabik setelah ia bisa kembali tenang.


Badannya bergetar dan air matanya hendak kembali keluar dari kelopak matanya.


Namun Bintang berusaha sekuat tenaga untuk menahannya dan bersikap seperti biasa pada Dimas di depan abahnya.


"Mas, kapan kamu datang" sapa Bintang sembari menyalami tangan Dimas


"Barusan, kamu..."


"Aku mau nginep di sini, mas" ucap Bintang memotong perkataan Dimas


"Menginap, kenapa?" tanya Dimas


"Kamu kan sibuk mas, setiap hari kamu pulang malam bahkan tak jarang kamu tidak pulang"


Dimas semakin dag dig dug dengan perkataan istrinya itu, terlebih ini di depan mertuanya.


"Aku janji bee, aku ga akan pulang larut malam lagi. Menginap di sini lain kali aja ya bee"


Karena tak dapat membujuk istri nya pulang Dimas akhirnya pulang sendiri ke rumahnya.


Saat makan malam, abah melihat wajah putri nya itu yang sedikit berbeda dari biasanya.


"Ada apa nak, apa kamu ada masalah dengan suami mu?" tanya abah dengan lembut memegang tangan Bintang


"Tidak ada, bah. Aku sama mas Dimas ga ada apa apa kok" jawab Bintang sembari mengulas senyum di bibirnya


"Beneran?"


"Iya, abah..."


Meski merasa ragu namun abah mencoba percaya pada putri nya.

__ADS_1


Sudah dua minggu Bintang menginap di rumah abahnya, dan sudah beberapa kali Dimas menjemput nya namun ia tolak.


Sore itu Bintang dan abahnya duduk di teras menikmati secangkir teh hangat.


Perasaan yang semakin lama semakin curiga, untuk memastikan itu semua abah pun bertanya pada Bintang.


"Bintang..." panggil abah


"Iya, ada apa bah" sahut Bintang


"Apa abah boleh tanya sesuatu?"


"Boleh, abah mau tanya apa?"


"Apa benar kamu dan Dimas sedang ada masalah?"


Dengan cepat bintang menggelengkan kepalanya


"Tidak, kami baik baik aja" jawabnya tanpa menatap wajah abah


"Lalu kenapa setiap Dimas datang ingin menjemput mu, kenapa kamu selalu menolaknya"


"Bintang hanya ingin bersama abah, Bintang rindu suasana rumah ini, Bintang rindu menjadi putri kecil abah lagi"


"Tidak mungkin hanya itu alasan mu, nak. Entah apa masalah yang ada di antara kalian, abah cuma mau bilang, tidak baik membiarkan masalah berlarut-larut. Pulang lah nak, bicara dan selesaikan dengan baik baik"


Bintang hanya menunduk dan tidak menjawab.


"Setiap rumah tangga pasti ada ujiannya, Allah tidak akan menimpakan suatu masalah kepada hambanya kecuali karena Allah tau kalau hambanya itu mampu. Tidak baik mendiami suami mu seperti ini" lanjut abah


Bintang menatap dengan lekat kedua bola mata abahnya di bawah kerutan kelopak yang semakin jelas terlihat.


"Jika abah tau kalau saat ini putri abah sudah di selingkuhi, abah pasti tidak akan meminta ku untuk kembali pada nya, iya kan bah?" gumam Bintang

__ADS_1


☀️☀️☀️☀️☀️


__ADS_2