
"Kebiasaan nih koko, selalu aja kek gini, dimana saja dan kaan saja. Huft..." seru Tasya setelah membaca pesan chat dari hp nya
Melihat wajah sahabatnya yang mulai di tekuk Bintang pun menjadi penasaran.
"Ada apa Sya, kok kamu jadi cemberut gini?"
Tasya lalu menunjukkan isi pesan dari koko nya pada Bintang.
"Emang udah kebiasaan nih koko, dia yang ngajak ke sini dia juga yang ga dateng, bikin bete aja tau"
Bintang tersenyum melihat sahabatnya yang terus menggerutui kakak nya sendiri.
"Sabar napa sih, kak Justin pasti ada kepentingan mendesak"
"Terserah lah, pokoknya nanti kalo dia ngajak keluar aku ga akan mau!"
"Ya udah si, ambil positifnya aja. Kalo kak Justin ga ngajak kamu ke sini mungkin kita ga akan ketemu saat ini"
Mendengar itu Tasya menjadi sedikit lebih sabar.
"Iya juga sih. Ah dari pada bete ku ini berlanjut gimana kalo kita jalan-jalan yuk Bin. Kamu mau?"
Dengan semangat Bintang langsung mengangguk
"Mau banget, aku kan baru pertama kali ke sini jadi ga tau tempat mana saja yang bagus untuk di kunjungi"
"Em... Tapi kita jalan jalannya ga bisa lama lama Bin"
"Iya aku tahu, kamu akan ada meeting, bukan?"
__ADS_1
Tasya mengangguk "Ga papa deh meski ga lama, yang penting kita bisa jalan. Mau pake mobil aku?"
"Eh tapi aku juga ada mobil plus supirnya"
"Bener?"
Bintang mengangguk "Iya, mas Dimas sediain aku mobil plus supir yang sudah paham kota ini, katanya biar aku bisa jalan-jalan sembari menunggu selesai meeting" jelas Bintang
"O gitu, ya udah pake mobil kamu aja ya. Kan enak udah ada yang nyupirin, hehe..."
Setelah menghabiskan kopi masing masing, mereka lalu segera pergi.
Tasya sudah 3 kali ke kota ini, dan sedikit banyak dia sudah tau tempat mana saja yang menjadi favorit bagi wisatawan di sini.
Sudah lama sejak terakhir mereka bisa menghabiskan waktu bersama seperti ini.
Dengan begini rasa rindu karena jarang bertemu bisa terobati.
Karena di sini cuaca nya sedikit panas sangat cocok untuk menikmati es krim.
Tasya dan Bintang makan es krim di pinggiran taman yang kebetulan saat ini juga ada acara di sana.
Ada banyak penyanyi terkenal yang sedang menghibur dari atas panggung.
"Wah Bin, ini benar-benar kesempatan yang langka. Beberapa kali aku kesini ga pernah ada acara di sini" ujar Tasya
"Oh ya, berarti aku datang di waktu yang tepat" sahut Bintang
Supir mereka selalu membuntuti mereka kemana pun mereka melangkah, karena itu adalah perintah dari Dimas.
__ADS_1
Supir itu juga mengirim foto Dimas kalau Bintang saat ini sedang bersama dengan seorang perempuan.
Di sela sela meeting nya Dimas membuka pesan dari supir dan melihat foto apa yang di kirim nya.
"Bintang lagi sama cewek ini? Ini kan sahabatnya, kok bisa ada di sini? Apa mereka udah janjian?" batin Dimas
Tapi Dimas sama sekali tidak keberatan karena istrinya saat ini bersama sahabat nya dan juga tetap dalam pengawasannya.
Setelah meeting selesai, Dimas melihat arloji yang melingkar di lengannya dan kini sudah jam 12.10 siang.
Dimas menelfon Bintang dan bertanya ada di mana saat ini. Meski sudah tau tapi Dimas berpura-pura tidak tahu.
"Assalamualaikum bee..." sapa Dimas ketika telfonnya sudah terjawab
"Wa'alaikum salam mas, mas udah selesai meeting nya?" sahut Bintang dari seberang telfon
"Udah bee, kamu sekarang ada dimana?"
"Aku udah ada di jalan mau balik ke hotel, mas Dimas sekarang dimana?"
"Aku juga mau balik ke hotel"
"O gitu, ya udah kita ketemu di sana ya mas"
"Iya bee. Bye..."
"Assalamualaikum mas..."
"Wa'alaikum salam" jawab Dimas lalu mematikan telfonnya.
__ADS_1
Bintang lebih dulu mengantar Tasya ke hotel di mana ia menginap sebelum kembali ke hotel nya sendiri.
☀️☀️☀️☀️☀️