TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM

TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM
Halaman 27


__ADS_3

☘️☘️☘️


"tenangkan dirimu Devano" ucap Zayn masih menahan Devano agar tidak hilang kendali. "biarkan saja Zayn, dia pikir aku takut dengan nya" tantang matheo tanpa merasa bersalah sama sekali.


"lihat saja matheo, aku bersumpah semoga saat kau jatuh cinta pada Luna, gadis itu tidak akan menerimamu sampai kapan pun" sinis Devano merasa marah pada pria itu. "cihh, apakah pantas seorang istri mendekati pria lain saat di ajak ke pesta?" ucap matheo kembali marah saat mengingat Luna tertawa dengan Arta tadi di acara.


"apa kau lupa bercermin? kau sendiri menjadikan Sarah sebagai kekasihmu sementara kau sudah memiliki seorang istri" sinis Jhonatan akhirnya membuka suara, tak perduli ia akan di pecat dari rumah sakit milik matheo.


Devano mendekati tubuh Luna. matheo ingin menarik tubuh pria itu, namun Jhonatan dan Zayn menahannya. "jangan dekati istriku brengs*k" teriak matheo marah, saat melihat Devano mengusap rambutnya dengan lembut.


Luna mengerjapkan matanya perlahan. merasakan rasa sakit yang teramat sangat di sekujur tubuhnya. "shhh...sakit sekali" lirih Luna merasa tak Kuat menahan rasa sakitnya.

__ADS_1


"kak Devano" panggil nya pelan saat melihat Devano dihadapannya. "apa kau baik baik saja" ucap pria itu lembut, masih mengusap usap pelan rambut Luna dengan lembut. membuat Luna sedikit gugup. "ak-aku baik baik saja kak, tidak perlu khawatir" ucap Luna dengan lemah.


Luna melihat ada 3 pria di dalam kamar suaminya. termasuk suaminya. mengapa ia bisa wanita sendiri di keempat pria tampan itu. "hai nona, apa kau baik baik saja" sapa Jhonatan agar Luna sedikit tenang, karna Jhonatan melihat kegundahan di gurat mata Luna.


Luna mengangguk perlahan, ia melihat matheo yang di pegangi oleh asisten Zayn dan dokter tampan yang memang belum ia kenal. "cihh,Zayn kau ingin ku pecat"


"maaf tuan" Zayn menundukkan kepalanya dan melepaskan pegangannya. matheo menepis kasar tangan Jhonatan yang masih memegangi lengannya. ia mendekati Devano dan mendorong kasar tubuh Devano.


:aku akan keluar ketika membawa Luna pergi bersama ku" tegas Devano menatap tajam ke arahnya. matheo menyeringai seperti iblis, ia tertawa sinis. kemudian ia memukul wajah Devano karna amarah yang membuncah di hatinya


"brengs*k mengapa kau memukul ku hah!!"

__ADS_1


terjadi perkelahian, tak ada yang bisa menghentikan keduanya. asisten Zayn dan dokter Jhonatan Oun ikut tersungkur akibat pukulan dari matheo. Devano bahkan babak belur di tangan pria kejam itu. saat hendak mendekati Devano, tiba tiba kakinya di tahan oleh seseorang membuatnya menoleh ke arah kakinya. "aku mohon tuan...jangan sakiti mereka, sakiti aku saja...mereka tidak salah" Isak Luna memohon membuat ke tiga pria itu tidak tega.


"kau memohon untuk mereka? cihh murahan" bisik matheo menyeringai membuat Luna ketakutan. Luna tak perduli apa yang telah di katakan oleh suaminya, yang jelas ia bisa menyelamatkan ke tiga pria itu.


"jangan kau sakiti dia matheo...apa kurang pu-as kau menyakitinya" ujar Devano terbata bata.


"kau tidak punya hak untuk melarang ku" matheo kemudian mengangkat tubuh Luna, membuat gadis itu terkejut. "tuan...turun kan aku tuan" ujar Luna karna takut ketinggian.


"diam dan jangan banyak bergerak, atau kau akan merasakan akibatnya" geram matheo menurunkan Luna di ranjang kamar Luna


"jika sampai ini terulang lagi siap siap saja aku akan membuatmu tidak bergerak" ancam matheo tak main main. Luna terdiam,tak Berani mengeluarkan suara sedikitpun.

__ADS_1


__ADS_2