TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM

TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM
Halaman 51


__ADS_3

๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž๐Ÿ’ž


tinggalkan jejak setelah membaca. loopee youuuโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธ


๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€


matheo merasa tidak percaya dengan itu semua. bagaimana bisa ia begitu bodoh dalam hal tentang Luna. Alberto kembali ingin menghajar putranya, namun istrinya menahannya, Ariana tak kuat melihat matheo yang begitu hancur baru mengetahui siapa Luna.


matheo berlari keluar dari rumah sakit miliknya. ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh. bahkan kerap kali ia hampir menabrak beberapa mobil, apalagi suasana begitu gelap.


sesampainya di mension nya. ia masuk kedalam kamarnya dan menghancurkan segalanya. "Arghhhhh.....bodoh...bodoh...bodoh..." teriak matheo meninju cermin hingga pecah berkeping keping. tangannya mengeluarkan darah segar yang cukup banyak. kamarnya yang masih menyisakan darah Luna membuat ia menangis menatapnya.


"maafkan aku...aku tidak tau jika itu kau...Luna..i"m sorry, really sorry " Isak nya menyentuh darah Luna yang dilantai. matheo ingin mengakhiri hidupnya saja daripada harus merasakan rasa sakit ini. tiba tiba pintu kamarnya terbuka, menunjukkan asisten Zayn yang menunjukkan ekspresi khawatirnya. "tuan, ada apa dengan mu"


Zayn sangat terkejut, mendapati matheo yang terduduk di lantai bekas darah Luna, dengan tangan yang berdarah dan beberapa tusukan kaca masih menempel di sana. "apa yang kau lakukan matheo, sama saja kau ingin bunuh diri"

__ADS_1


"Zayn...rasa sakit ini tidak seberapa yang dirasakan oleh istriku"


"ini adalah takdir tuan, kau harus menerimanya"


"menerimanya? mengapa kau tidak memberitahuku jika Luna adalah gadis kecil ku, mengapa kau tega melakukannya padaku zayn!!!" matheo mengeluarkan amarahnya. ia merasa sangat bodoh dan begitu terpukul.


"maafkan aku tuan, aku memang sengaja tidak memberitahu dari awal, karna aku ingin tuan belajar mengenal nona Luna dan mencintainya dengan tulus"


"aku bodoh zayn"


"sudahlah tuan, penyesalan memang selalu dibelakang jika di depan itu namanya pendaftaran"


"apa dia baik baik saja" tanya matheo dengan suara pelan. Jhonatan menaikan satu alisnya,ada apa dengan matheo, apa dia merasa menyesal sekarang? sudah terlambat,. Luna bergantung antara hidup dan mati sekarang. Jhonatan tersenyum miring, ia merasa miris dengan kehidupan Luna yang begitu menyedihkan.


"Luna harus segera melakukan operasi donor ginjal, jantung Luna sudah rusak, dan Luna juga harus mendapatkan donor darah, Luan kehabisan cukup banyak darah. namun, rumah sakit ini telah habis stok kantung darah.

__ADS_1


"lakukan apapun untuknya jhon, aku mohon"


"ada apa dengan mu matheo? tadi kau begitu acuh, laku mengapa sekarang kau begitu menyesal? apa karna ded alberto?"


matheo tak menjawab, ia memilih untuk mencium tangan Luna, dan memeluk tubuh gadis lemah itu. Jhonatan merasa bingung dengan sikap matheo yang berubah tiba tiba. Jhonatan memutuskan untuk keluar dari ruangan dan bertanya sesuatu.


"sayang...maafkan aku...kau boleh menghukum ku sekarang..." matheo menggenggam erat pergelangan tangan Luna. gadis berwajah pucat itu seolah olah enggan untuk membuka matanya. Luna sangat betah dengan tidurnya, bahkan matheo memilih untuk tidak tidur.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


keesokan harinya.

__ADS_1


matheo terbangun di samping brankar Luna. gadis itu masih setia memejamkan matanya. tiba tiba asisten Zayn masuk dengan sebuah iPad milik matheo. "tuan, hari ini bukankah perjanjian anda dengan tuan jex"


"batalkan pertemuan hari ini, aku hanya ingin menjaga Luna"


__ADS_2