
πππ
para pelayan itu mulai memaksa Luna, mereka berusaha menyeret Luna masuk kedalam kamar mandi, karna tak kuasa menahan tubuh Luna yang terus memberontak, akhirnya salah satu pelayan wanita yang memang pandai bela diri memukul tengkuk Luna hingga wanita itu pingsan.
mereka mulai mengerjakan tugas mereka, Luna dirias secantik mungkin agar tuannya puas dengan hasil kerja mereka.
sementara itu.
matheo yang sudah menggebu gebu ingin segera sampai di apartemen arka, harus memendam kekesalannya disaat ibu nya menelfon.
"ada apa mom"
"matheo, ibu mohon segera cari Luna, ibu merasa Luna berada dalam bahaya"
"ibu tenang saja, aku akan mencari keberadaan luna"
flash back off
__ADS_1
disaat matheo mencari keberadaan Luna menggunakan data kantor belum juga bisa ditemukan, akhirnya matheo menculik seluruh keluarga Arabella untuk dibawa keruang bawah tanah, Arabella bisa melihat dengan jelas bagaimana ayahnya di siksa serta ibunya di perk"sa oleh anak buah matheo. dengan ancaman jika Arabella akan di jual ke negara Afrika yang terdapat suku negro, Arabella akan dijadikan pemuas nafsu disana.
akhirnya mau tidak mau Arabella mengatakan jika dia menaruh Luna di negara Jepang, tempat matheo bersekolah saat SD. dengan cepat mencari informasi ternyata benar istrinya berada disana, matheo langsung menuju negara Jepang menggunakan pesawat pribadinya.
namun mata mata mengirim informasi jika Luna di culik oleh sekelompok anggota mafia red Devils dengan diketuai oleh arka grey adik dari seorang ketua black mamba, matheo yakin jika arka melakukan ini karna ingin membalas kematian kakaknya.
matheo semakin marah saat mengetahui jika arka akan meniduri istrinya didepan matanya, dengan rekaman yang dikirimkan oleh mata matanya.
namun matheo adalah pria yang memiliki segala cara untuk membuat seseorang terjebak dengan rencananya sendiri, ialah matheo seorang pria arogant yang tak ingin kalah.
setelah selesai dirias, Luna dibawa menuju kamar arka dan dibaringkan didalam ranjang, pintu kamar arka sengaja di buka agar matheo bisa masuk leluasa dan dengan begitu anak buah arka akan melumpuhkan matheo dari belakang.
saat arka masuk, pria itu terdiam sejenak menatap wajah cantik Luna, entah mengapa harinya menjadi berdebar debat, yang ia lakukan hanyalah menjalankan rencana, namun apa ini? ia malah terpanah dengan kecantikan Luna.
hingga ia tak sadar jika Luna tengah mengenakan lingerie berwarna merah menunjukkan sebagian tubuhnya. Luna masih belum sadarkan diri, ia masih bedah dengan pingsannya, arka menelan ludahnya dengan kasar, ia berusaha menahan diri dengan duduk di sofa tepat di depan ranjang Luna.
ia berkali kali berusaha menahan diri agar tidak kelepasan, ia akan melakukannya saat matheo susah di jebak.
__ADS_1
beberapa jam berlalu, akhirnya anggota arka melaporkan jika Anggita The lion sudah datang dan langsung menyerang apartemen nya. arka tersenyum licik, ia menunggu kedatangan matheo, dan benar saja, pria itu pasti sudah tau dimana tempat istrinya berada.
arka sengaja menyuruh anggotanya untuk menyerang anggota the Lion dengan sebisa mungkin, karna untuk mengukur waktu agar tidak ada yang bisa menyelamatkan bos mereka.
Luna terbangun dari pingsannya karna mendengar suara keras tembakan yang saling bersahut sahutan. saat Luna membuka matanya, ia melihat dengan jelas jika arka berada di atas tubuhnya.
"lepaskan, apa yang ingin kau lakukan padaku" ucap Luna berusaha melepaskan diri dari pria itu.
"shttt...tenang sayang apa kau tidak ingin memberi kejutan pada suami lucnut mu itu" ujar arka menyeringai menatap kearah matheo yang menatapnya marah.
Luna ikut menatap kearah yang ditatap oleh arka, mata bulatnya melebar dan merasa tak percaya apa yang dilihatnya. "matheo.."lirihnya.
"matheo pergilah, kau dalam bahaya dia akan membunuhmu" teriak Luna berusaha memberitahu tentang rencana arka.
"aku tidak akan meninggalkan mu Luna, ada anakku disana Tidka mungkin aku meninggalkan mu" ucap matheo yang sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari anggota arka yang kini melumpuhkan nya.
matheo di beri suntikan agar mengalami kelumpuhan pada kakinya selama beberapa jam, tangannya di pegangi oleh kedua anggota red Devils dan beberapa orang lainnya menodongkan senjata kearah matheo.
__ADS_1