
πππ
Luna akhirnya sampai di perusahaan Arta. Luna kemudian masuk kedalam ruangan bos nya. seperti biasa, Luna akan mendapatkan pertanyaan beruntun dari pria itu. "aku baik baik saja kak, kau tak perlu khawatir"
"mengapa kau masuk bekerja, jelas jelas kau sedang sakit, aku tidak akan pernah memecatmu Luna kecuali kau mengundurkan diri, kau tak perlu khawatir" jelas pria itu kesal karna Luna sangat keras kepala.
"Tidak apa kak, aku baik baik saja"
Luna pun akhirnya bekerja seperti biasa. ia mengerjakan tugas tugasnya dengan baik, meski banyak karyawan wanita yang menghina nya karena merasa Luna telah membuat pelet untuk Arta hingga pria itu sangat dekat dengannya.
"Luna makan siang dengan ku hari ini, ayo ikut aku" ucap Arta menarik tangan Luna, diikuti asisten Joy di belakang. Luna tak bisa menolak keinginan Arta, karna pria itu sangat keras kepala.
mereka duduk di kantin dalam perusahaan. para karyawan sangat terkejut CEO mereka makan di kantin, karna bos mereka pasti akan makan di restoran luar. Arta memiliki banyak sekali makanan, di siapkan oleh para bawahannya. bahkan butuh beberapa meja untuk menaruh makanan hingga seperti tempat makan di mension matheo, karna ulah pria itu.
mereka duduk saling berhadapan, dan mereka pun makan bersama. namun Arta bukannya makan malah asik menonton Luna makan. hingga Luna tak sadar jika ponselnya mati karna habis baterai.
__ADS_1
di kantor matheo.
pria itu meminta nomor ponsel Luna, karna pria itu ingin menghubungi gadis itu untuk datang ke kantornya sekarang. berkali kali ia menghubungi Luna namun nomor wanita itu Tidak aktif. "Zayn" panggilnya membuat asisten Zayn terkejut. "ya tuan"
"apa ini sungguh nomor ponselnya"
"menurut data kantor, itu nomor ponsel nona Luna tuan, mungkin nona Luna mematikan data sehingga tidak bisa di hubungi"
"dia dimana sekarang"
"kata pengawal mata mata, nona Luna makan siang dengan bos nya di kantin"
"anda telah jatuh cinta pada nona tuan, tapi anda tidak sadar" batin Zayn melihat tuannya yang tersenyum seperti setan. "Zayn, hubungi kantor Arta sekarang juga, perusahaan matheo c.s mengundang nya untuk datang kekantor melakukan bisnis baru" ucap matheo dengan wajah iblisnya.
"baik tuan"
__ADS_1
Zayn gak bisa menolak, ia hanya melakukan tugasnya dengan cepat agar matheo Tidka marah padanya jika lambat.
di kantor Arta.
mereka sudah selesai makan siang, akhirnya mereka Pun kembali ke ruangan Arta dan bekerja. tiba tiba asisten Joy memberi suatu informasi. "tuan, perusahaan matheo c.s meminta anda untuk datang kekantor nya, dan melakukan sebuah bisnis baru"
Arta mengernyitkan dahinya merasa heran, ia merasa tak percaya seorang pria penguasa lebih dulu mengajak kerja sama daripada di ajak kerja sama oleh perusahaan lain. Arta juga merasa ini keuntungan besar, ia pun menyetujui nya. "baiklah siapkan mobil, aku akan kesana sekarang Dan bawa Luna, aku ingin memperkenalkan nya" ucap Arta tak sadar jika Luna istri matheo.
"Luna ikutlah dengan ku"
"kemana pak?"
"aku bukan bapak mu Luna"
"ohh iya kak hheheh"
__ADS_1
"kita akan ke perusahaan matheo c.s untuk melakukan kerja sama" Luna merasa tak asing, tak mungkin ia ke perusahaan suaminya, karna ada nama matheo di sana. "ah mungkin namanya saja yang sama" gumam Luna kecil.
akhirnya mereka pun menuju perusahaan matheo untuk kerja sama tersebut.