TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM

TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM
Halaman 42


__ADS_3

πŸ€πŸ€πŸ€


sementara itu.


matheo merasa gelisah, ia selalu memikirkan keadaan Luna, apakah gadis itu benar benar tidak bisa berenang. matheo kemudian menuju tempat kolam renang tadi. ia melihat sandal Luna yang mengambang di dalam air kolam. matheo kembali merasa terkejut, ia kemudian masuk kedalam air kolam dan menyelam kebawah.


matheo mencari cari keberadaan Luna. hingga tatapannya tertuju pada gadis yang memejamkan matanya dengan berada di lantai dalam kolam renang. matheo segera mengambil tubuh Luna dan membawanya ke permukaan air. matheo menaruh tubuh kecil Luna di pinggir kolam renang dan menekan nekan dada Luna.


matheo membuat nafas buatan untuk Luna, ia sudah tan perduli, yang dipikirannya hanyalah takut Luna akan meninggalkan nya. hingga tak lama, luna memuntahkan air yang cukup banyak dan setelah itu Luna kembali terpejam.


matheo membawa masuk tubuh Luna yang basah. ia membawa Luna kediaman kamar wanita itu dan menyuruh pelayan untuk mengganti pakaiannya. matheo menyuruh asistennya untuk menghubungi dokter Jhonatan.


Zayn menghela nafasnya. pria itu hanya bisa pasrah, pria itu lelah dengan sikap matheo yang seenaknya pada Luna. mengapa matheo perhatian dengan Sarah, dan memilih memarahi Luna. bukankah matheo tahu jika Luna bekerja, namun matheo masih saja menghukum Luna dengan alasan menyakiti Sarah.

__ADS_1


dokter Jhonatan datang dengan wajah dingin dan datar. tak ada senyuman bahkan candaan yang biasa ia tunjukkan pada sahabatnya itu. matheo memilih untuk tidak menghiraukan, yang terpenting sekarang adalah keselamatan istrinya.


"zayn" panggilnya membuat pria tampan itu mendekatinya. "bagaimana keadaan nona Luna"


"hiportemia nona Luna kambuh Zayn, Suhu tubuhnya turun di bawah suhu normal. ia kehilangan cairan dan elektrolit. dan saat kini Denyut jantungnya lemah dan tidak teratur" terang Jhonatan membuat ada sedikit penyesalan di hati matheo.


"apa yang harus dilakukan"


"aku bisa membantunya untuk kali ini Zayn, jangan biarkan tubuh Luna merasa kedinginan, jika ia bangun minuman vitamin ini padanya, dan jika sampai kejadian ini terulang lagi, kemungkinan besar Luna akan mengalami koma hingga kematian"


"Zayn, urus semuanya aku akan mengganti pakaian ku" ujar matheo dengan dingin dan kemudian pergi meninggalkan kamar Luna. Zayn menghela nafasnya dengan berat saat kepergian tuan nya.


"maafkan aku Luna, aku menarikmu masuk kedalam kehidupan mengerikan ini, maafkan aku" lirih Zayn merasa bersalah, karna membawa Luna masuk kedalam kehidupan matheo yang begitu menyakitkan. Taki percayalah, Zayn hanya ingin membantu Luna agar Luna Riska merasakan beban yang besar oleh keluarganya.

__ADS_1


bahkan Luna hampir mengakhiri hidupnya. Zayn memberitahu kepada nyonya Ariana tentang perilaku matheo selama ini pada Luna. namun Ariana tak memberikan ekspresi lebih. ia bahkan tak menjawab apa apa, ia tahu apa yang akan ia rencanakan.


Devano sendiri juga merasa heran dengan aunty Ariana, mengapa Ariana tak menghukum matheo, padahal bukankah ia yang mengajarkan matheo untuk tidak menyakiti seorang wanita.


lalu mengapa sekarang aunty nya itu tak menjawab apa apa, DNA hanya menunjukkan ekspresi dingin dan datar seperti Alberto suaminya. Ariana juga tak berniat untuk langsung menghubungi putranya itu.


sementara di kamar matheo. pria itu menatap dingin kearah cermin. hingga tiba tiba ponselnya berdering. "ada apa"


'tuan ada seseorang yang mencoba untuk menghancurkan markas the Lion tuan, kami hanya berhasil menangkap salah satu anak buahnya, kini ia sudah saya amankan tuan'


"aku akan kesana besok pagi, biarlah orang itu menghirup udara sepuasnya"


'baik tuan'

__ADS_1


setelah mematikan ponselnya, matheo kembali menaruh ponselnya di atas nakas dan ia memutuskan untuk segera tidur


__ADS_2