
πππ
di sebuah penthouse mewah milik Markus. pria itu sedang mengisap rokoknya. terlihat senyuman muncul di wajahnya, menatap foto seorang wanita cantik di tangannya. "Arabella aku masih bisa mengingatmu, aku akan berusaha merebut mu dari matheo, jika aku tetap tidak bisa mendapatkan mu, setidak nya aku akan mendapatkan istrinya , dia sama cantiknya dengan mu" ujarnya tersenyum devil.
Markus meletakkan foto tersebut di atas meja, ia kemudian melangkahkan kaki jenjangnya keluar dari dalam ruangannya, ia ingin mempersiapkan senjata elegal nya untuk dibawa ke negara Afrika dan ia juga menyiapkan kapal besar untuk membawa seluruh senjata bahaya itu ke sana.
Markus memasuki ruangan nya dengan tegas dan mata memicing tajam, ia menatap seksama kearah kotak berwarna hitam elegan. "paket siapa itu?"
"loh, bukannya itu paket milikmu tuan?" tanya bodyguard nya.
semua anggota black mamba mengernyitkan dahinya, mereka pikir itu paket pesanan tuan mereka, lalu kenapa tuan mereka malah bertanya.
"tadi ada seseorang yang mengantar paket untuk mu tuan"
"tapi aku tidak memesan paket"
"saya juga tidak tau tuan"
"apa itu wanita malam gratis? ataukah barang barang berharga yang telah ditemukan dari zaman purba?"
"boss coba kau buka paket itu, siapa tau ada barang barang berharga" ujar asisten pribadinya.
Markus mengangkat kotak tersebut untuk membuka nya, dan saat terbuka mata Markus terbelalak kaget melihat kepala manusia dengan mata melotot, dengan refleks Markus membuang kotak tersebut hingga kotak tersebut terjatuh dilantai hingga kepala tersebut keluar dari dalam kardus.
anggota black mamba terkejut saat melihat kepala manusia yang masih penuh dengan darah.
"astaga, kepala siapa itu?" tanya salah satu anggota
"brengs*k siapa yang berani mengirim paket ini" ucap Markus menggertakan giginya.
__ADS_1
"tuan bagaimana bisa asisten Joni terbunuh mengenaskan seperti itu" ujar asistennya Markus yang memang sudah kenal dari awal.
"aku tau siapa pelakunya" gumam Markus kecil, tubuhnya terasa panas dingin, tangannya mengepal kuat sedikit bergetar. asisten kepercayaan nya mati begitu saja, kini hanya tersisa satu asisten saja. namun asisten Joni itu yang lebih unggul dari yang lain.
"segera kita berangkat menuju Afrika, kita sudah tidak aman disini,anggota the Lion pasti berada di negara London untuk menghancurkan kita"
"bagaimana bisa tuan? apa rencana kita terbongkar?"
"yah, aku yakin Joni tertangkap oleh anggota the Lion saat ingin mengebom seluruh markas berkas matheo"
"tapi bagaimana mungkin? bukankah matheo berada di negara Indonesia? dan asisten Joni juga berada disana"
"jika mereka berada di Indonesia, mana mungkin paket ini akan sampai sekarang, kau lihat bukan, darahnya masih segar dan Tidak berbau busuk sama sekali"
"kau benar tuan, kalau begitu kita harus secepatnya ke negara afrika"
...----------------...
...----------------...
"bagus segera angkat semuanya"
semua anggota black mamba mengangkat kotak kayu berukuran besar berisi senjata ilegal miliknya, untuk dimasukkan kedalam kapal. entah mengapa perasaan Markus menjadi was was. Markus sedang melihat anggotanya memasukan seluruh senjatanya, namun ia merasakan seperti ada seseorang yang menatapnya.
"mengapa aku merasa gelisah"
DOR!
tiba tiba timah panas menembus lengannya,semua anggota black mamba terkejut. dan bersamaan anggota the Lion keluar menyerang mereka.
__ADS_1
"arghhh..."teriak Markus merasakan sakit di lengannya dengan darah segar yang menembus kemejanya.
"awas boss" teriak asisten Markus menarik tangan Markus dan bersembunyi dibalik besi besar dekat semak semak.
terdengar suara tembakan saling bersahut sahutan, para anggota Balck mamba terkejut dengan penyerangan tiba tiba ini, tentu saja mereka belum siap. "boss kau tunggu disini"
Markus hanya mengangguk mengiyakan, asisten Wili segera mengambil pistol dibalik jaketnya dan membantu para anggota black mamba. banyak anggota Balck mamba yang berjatuhan, hingga anggota The lion semakin gencar menembaki mereka tanpa ampun. hingga anggota black mamba semua mati mengenaskan.
Wili terpaksa harus kembali ke balik besi besar untuk melindungi tuannya, sembari terus menembaki lawan. "boss seluruh anggota Balck mamba habis tak tersisa boss, mereka semua adalah anggota The lion milik tuan matheo"
"bagaimana bisa" ucap Markus terkejut.
Markus segera keluar dari persembunyiannya dan mengeluarkan shotgun dari balik jaket besarnya. ia menembak semua anggota The lion, namun sayang, hanya satu anggota saja yang mati, yang lain sangat pandai dan lihat dalam berperang.
"siall, sepertinya mereka sangat terlatih" ucap Markus sembari terus menembak tanpa arah.
seorang pria melemparkan granit kearah kapal besar milik Markus dan menyuruh anggota The lion untuk segera meninggalkan tempat itu. Markus dan Wili sudha tak mendengar suara tembakan lagi, mereka pun keluar dari persembunyiannya.
"sepertinya mereka semua telah pergi boss"
"sepertinya begitu, baguslah"
DUARRR!!!
tiba tiba terdengar suara ledakan dahsyat dari arah kapal besar milik Markus. kapal tersebut tiba tiba saja meledak tanpa tersisa dan menghancurkan seluruh senjata ilegal milik Markus.
"oh..tidak..." teriak Markus karna telah merasa rugi triliunan.
"brengsek! akan ku balas kau matheo Chaiden Smith!!!" teriak Markus marah dan mengepalkan tangannya. matanya memerah menyala, tanpa mereka berdua sadari anggota the Lion masih berada disana dan melemparkan kembali granit dari belakang mereka. dan tak lama Markus dan asisten Wili mati karna ledakan besar itu. tubuh mereka hancur tak berbentuk.
__ADS_1
anggota The lion yang memang masih sembunyi, segera membereskan seluruh mayat anggota black mamba dan diberikan pada buaya peliharaan matheo.