TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM

TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM
Halaman 73


__ADS_3

πŸ€πŸ€πŸ€


pesawat gold mewah milik matheo lepas landas. matheo dengan asisten mark dan Zayn dan juga seluruh pengawal matheo menuju negara London. yaitu bertujuan untuk menghancurkan Markus saat ini juga.


bukan matheo namanya jika tidak ingin ketenangan nya di ganggu oleh seorang pria lemah seperti Markus. maka saat kini juga ia akan menghancurkan orang yang yang mengganggu hidupnya.


pesawat sedang berada dalam perjalanan menuju london, matheo memerintahkan beberapa pengawalnya yang berada di London untuk memata matai pasukan black mamba. matheo juga menyuruh Zayn untuk menghubungi kepala mension untuk memberitahukan kepada Luna dan Arabella tentang kepergiannya.


di mension matheo.


Luna tampak sedang beristirahat di kamar pribadinya. ia memainkan ponselnya sembari berbaring di ranjang. Luna membalas pesan Claudia sahabat lamanya. saat asik memainkan ponselnya, kamarnya di ketuk seseorang hingga membuat ia mau tidak mau harus membuka pintu.


saat Luna membuka pintu, Luna melihat seingat wanita cantik dan seksi menatapnya dengan angkuh. "ada apa kau kesini" tanya Luna dengan dingin dan datar. "cihh dasar jal*Ng ikutlah dengan ku"


"buat apa aku ikut dengan dirimu"

__ADS_1


"Tidak usah banyak bicara bodoh! ikuti saja aku" ujar Arabella menarik tangan Luna hingga ke belakang mension. sampai disana, Arabella membawa Luna ke ruang bawah tanah. awalnya Luna merasa bingung, mengapa ia di bawa ke ruang bawah tanah suaminya? apa matheo berada di sana.


saat memasuki ruangan ke 4, Luna menutup mulutnya dengan kedua tangannya. ia terkejut melihat 2 wanita berada dalam jeruji besi. "ibu, kak sela apa yang kalian lakukan, mengapa kalian berada disini"


Luna melihat 2 wanita yang kurus kering dan luka di sekujur tubuhnya. apalagi keadaan kakak tirinya, sangat mengenaskan, rambutnya banyak yang rontok, wajah yang selalu terpoles mek up kini terlihat sangat mengerikan dengan merah di bagian kedua pipinya.


"Luna ibu mohon bebaskan kami dari sini" ujar ibu tiri Luna merasa tak sanggup. sementara Kaka tiri Luna merasa sangat iri dengan Luna, gadis itu terlihat sangat anggun dan elegan, pakaiannya mewah dari atas hingga bawah, bahkan Luna seperti dirinya dahulu yang mengenakan kalung dan anting dari permata indah.


"ib-ibu..siapa yang melakukan ini pada ibu dan kakak" lirih Luna menangis di depan jeruji besi. "suami mu menyuruh orang orang untuk menangkap kami, karna kami dulu selalu membuatmu menderita, ibu mohon maafkan ibu" lirih nya menangis menyesali perbuatannya.


"ibu..Luna akan berusaha untuk mengeluarkan ibu dari sini, Luna akan meminta tuan matheo agar membebaskan ibu" ujar Luna dengan tangis tiada henti. Luna merasa bodoh dengan dirinya sendiri, ia rela menyerahkan hidupnya pada pria monster itu agar keluarganya aman dan selamat di dunia, tapi ternyata ibu dan kakaknya di siksa seperti itu.


Luna berlari kearah ruang kerja matheo, namun gadis itu tak menemukan pria itu. kemudian Luna berlari menuju kamar pribadi milik matheo, luna pun tak dapat menemukan keberadaan pria itu.


Luna bertanya pada pak sufri tentang keberadaan matheo, pak sufri menjelaskan jika matheo pergi keluar negri untuk beberapa hari. Luna tak bisa berbuat apa apa, ia merasa bingung sekarang, ia hanya bisa menangis sendiri di taman.

__ADS_1


"aku akan membebaskan ibu dan kakak tirinya, asalkan kau pergi meninggalkan perjanjian kontrak ini" ujar seorang wanita yang sangat Luna kenal. "kau Tidak berhak mengaturku nyonya Arabella" ujar Luna mengelap air matanya dengan kasar dan menatap wanita itu dengan tajam.


"hoh! kau meragukan ku luna? apa kau tau? ayahmu mendekam di dalam penjara karena kasus perjudian"


mendengar ucapan Arabella Luna semakin terpukul, apalagi saat tau jika matheo yang melakukannya. "aku akan membebaskan seluruh keluarga mu, asal kau hengkang kaki dari mension ini"


"aku tidak ingin pernikahan ku dihadiri oleh mu, aku ingin hidup tenang, aman dan damai" ujar Arabella dengan wajah tak sukanya.


Luna menghela nafasnya sejenak, ia tau jika wanita didepannya ini sedang menahan api cemburu selama ini. apalagi Arabella adalah wanita yang matheo cintai, DNA wanita itu pun sama. Luna hanyalah penghalang antara mereka, namun Luna bingung jika ia meninggalkan pernikahan ini sebelum masa kontrak habis, Luna akan membayar semua hutang hutang ayahnya.


"aku tidak bisa, hutang hutang ayahku belum lunas"


"cihh, sudha kuduga kau hanyalah wanita miskin, pergilah! aku yang akan membebaskan mereka semua dan melunasi semua hutang hutang ayahmu"


Luna menatap Arabella sejenak, akhirnya ia menganggukkan kepalanya dan setuju dengan permintaan wanita itu. Arabella merasa senang dengan persetujuan Luna, ia pun memerintahkan orang suruhannya untuk membebaskan semua keluarga Luna dan mengantar mereka ke sesuatu tempat.

__ADS_1


"aku telah menemukan tempat yang jauh untukmu, sama sekali Matheo Tidak akan tahu keberadaan mu"


Luna hanya diam, meski di hatinya sedikit ada perasaan suka pada matheo, namun Luna tetap mengikuti egonya, ia akan pergi demi keluarganya dan menghancurkan pernikahan yang di tulis dalam surat kontrak.


__ADS_2