TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM

TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM
Halaman 58


__ADS_3

πŸ€πŸ€πŸ€


"Sabar tuan, aku yakin nona Luna akan segera pulih"


Matheo terdiam, kemudian ia melepaskan pelukannya. Ia menatap dengan intens wajah Luna. "Apa kau sudah menangkap mereka"


"Sudah tuan"


"Bawa aku kesana, aku akan memberi pelajaran pada wanita rubah itu"


"Bagaimana dengan nona Luna tuan"


"Suruh anak buah ku untuk menjaga Luna"


Zayn menurut, pengawalan terhadap Luna sangat ketat, bahkan ada 2 orang yang berjaga di dalam dan 5 orang berjaga di luar. Kala takut istri tuannya dalam bahaya.


Zayn dan matheo menuju mension utama, tatapan matheo yang sangat mengerikan membaut asisten Zayn menjadi takut duluan, belum apa apa tuanya itu sudah seperti vampir ke hausan.


Lamborghini mewah itu memasuki pekarangan mension yang sangat luas. Mereka kemudian turun dan langsung menuju ruang penyiksaan bawah tanah. Saat masuk, matheo dapat mendengar dengan sangat jelas teriakan 2 orang wanita yang meminta ampun.


Matheo sungguh kenal siapa mereka. Sepatu pantofel itu menggema di seluruh ruangan, membuat suara itu terhenti dan hanya terdengar tangisan kecil.


Matheo bertepuk tangan dan berjalan santai kearah kursinya. Ia duduk dengan elegan dan gaya arogant nya itu. Kakak tiri Luna yang memang sangat tergila gila dengan matheo terdiam sesaat melihat pria pujaannya berada tepat di hadapannya.


Crush....

__ADS_1


"Akhh...!!!" Pekik ibu tiri Luna saat mendapatkan cambukan dari asisten max.


"Apa yang kalian lakukan, mengapa kalian melakukan ini pada kami" lirih nya menangis sesenggukan. Matheo tertawa sinis, baginya ini belum seberapa dengan rasa sakit Luna yang mereka berikan.


"Sakit? Apa dulu kalian menghentikan kejahatan kalian saat menyiksa Luna, bahkan istri ku meminta ampun Tidak kalian hiraukan, bahkan istriku bekerja dengan sangat keras untuk mencukupi biaya kehidupan kalian" gertak matheo membuat keduanya gemetar ketakutan.


"Maafkan kami tuan, kami mengaku salah" ujar kakak tiri Luna memohon dan merasa sangat menyesal telah menyiksa Luna, dan kini ia mendapatkan balasannya. Sama halnya dengan ibu tiri Luna, namun sebenarnya ibu tiri Luna disini tidak bersalah sepenuhnya.


Flash back off


Adelina ibu kandung Luna, wanita cantik di kagumi semua laki laki di sekolah. Adelina memiliki kekasih yang sudah bertunangan dengannya. Dion, ayah kandung Luna. Setelah menikah Dion selalu mementingkan pekerjaan dibanding istrinya. Terkadang pria itu bahkan rela menginap di kantor dari pada meninggalkan pekerjaan nya.


Adelina yang merasa kesepian akhirnya memilih untuk sering keluar rumah, hingga ia bertemu dengan Wisnu. Awalnya mereka hanya teman dekat, namun Wisnu yang sudah memiliki istri tidak perduli, ia sudah terlanjur jatuh cinta dengan Adelina ibu kandung Luna.


Saat itu, Adelina tengah hamil besar, tiba tiba Wisnu mengajaknya bertemu, awalnya Adelina menolak, karna Adelina takut terjadi sesuatu dengan dirinya dan anaknya. Namun karna desakan, akhirnya Adelina mau tidak mau memenuhi permintaan temannya Wisnu.


Dion yang memang seorang pencemburu berat sangat murka melihat istrinya dengan pria lain. Apalagi pria itu tampak melamar Adelina dengan sebuah cincin pernikahan. Adelina terkejut, tentu saja ia menolak, Adelina menganggap Wisnu hanya sebagian teman saja tidak lebih. Karna Adelina sangat mencintai suaminya, apalagi sebentar lagi mereka memiliki buah hati.


Wisnu tidak perduli, ia tetap kekeuh dengan pendiriannya, Dion yang amarahnya Sudah berada di ujung tanduk, akhirnya mendekati mereka dan memukul wajah Wisnu. Adelina terkejut, apalagi kini suami nya menodongkan pistol ke arahnya.


"Dion, apa yang kamu lakukan" ujar Adelina ketakutan setengah mati.


Adelina berlari sekuat tenaga, ketiga pria itu mengejar nya hingga Adelina terjatuh dan tidak bisa melarikan diri lagi.


"Beraninya kau mengkhianati diriku"

__ADS_1


"Aku tidak mengkhianati dirimu"


"BOHONG! lalu siapa pria tadi hah! Dasar wanita murahan"


"Aku kecewa padamu, karna selama ini kamu selalu mementingkan pekerjaanmu dari pada anak kita"


"Sejak kapan kau berhubungan dengan pria itu"


"Aku-aku baru saja berhubungan dengannya kemarin" Adelina berbohong jika ia berteman dengan Wisnu baru kemarin. Namun Dion menganggapnya Adelina mengatakan jika Adelina dengan Wisnu telah berpacaran baru kemarin.


"Dasar wanita murahan, jadi selama ini anak yang kau kandung itu bukan anakku"


"Apa yang kau katakan, ini anak kamu"


"Bohong"


Karna amarah yang sudah meluap, Dion menembak kepala istrinya tanpa bekas kasihan, hingga Adelina menghembus nafas terakhirnya. Dion terkejut, ia menyesal dengan apa yang telah ia lakukan, kemudian Dion berlari meninggalkan tempat itu. Hingga tak lama Wisnu datang membawa ambulans dan menggendong tubuh Adelina untuk di bawah kerumah sakit.


Luna terlahir secara prematur, Wisnu berjanji akan menjaga nya dengan baik. Sebagai permintaan maaf dirinya pada Adelina yang telah membuat wanita itu seperti ini.


Hingga 1 tahun setelah kematian Adelina, Wisnu pulang membawa seorang anak kecil cantik berumur 1 tahun. Istrinya tentu saja marah besar, apalagi saat tau Wisnu mengakui itu anak kandungnya.


Maka dari itu, Luna dari kecil hingga dewasa kerap kali mendapatkan penyiksaan dari ibu dan kakak tirinya disaat ayahnya tidak ada. Namun setelah ayah Luna berhenti bekerja dan sering berjudi, pria itu Tidak peduli lagi dengan Luna, meski Luna di siksa habis habisan di depannya.


Gadis tak bersalah itu selalu dimanfaatkan kebaikannya oleh orang orang di sekitarnya. Bahkan suaminya Luna sendiri.

__ADS_1


Flash back on.


Mendengar pengakuan dari ibu tiri Luna, matheo merasa sangat terpukul. Ia melamun, pikirannya terpenuhi dengan Luna. Dengan gerakan cepat ia berlari keluar untuk menuju rumah sakit.


__ADS_2