TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM

TERPAKSA MENIKAHI MAFIA KEJAM
Halaman 83


__ADS_3

πŸ€πŸ€πŸ€


Luna tak menjawab, ia berusaha melepaskan ikatan tali di tangannya. Raka perlahan mendekati Luna dan meraih dagunya, dengan seringai licik di wajahnya ia menatap sensual kearah bibir Luna yang ditutupi oleh kain putih.


"persiapkan dirimu malam ini, aku akan pulang cepat, kita akan merasakan bagaimana nikmatnya surga dunia yang sangat panjang sayang, aku akan menyuruh para pelayan untuk meriasmu malam ini, dan ini hanya untuk ku, akan ku pastikan suami mu itu hancur hahaha" raka tersenyum sinis.


pria itu meninggalkan Luna yang menangis sesegukan, mengapa ia menjadi seperti orang yang bodoh, dari dulu Luna selalu merasakan hal seperti ini, bagaimana keadaan ayah dan ibunya sekarang.


sementara di kota Tokyo.


ibu dan ayah Luna serta kakaknya menghubungi pihak polisi untuk mencari keberadaan Luna yang tiba tiba menghilang dari tadi sore.


"pa gimana ini, Luna tiba tiba menghilang" ucap mama nya cemas.


"aku yakin Luna baik baik saja"

__ADS_1


hikiko merasa ada yang janggal, ia curiga pada pria yang izin meminjam toilet bagian dapur tadi, bukankah saat itu Luna tengah cuci piring. hikiko yakin Luna di culik oleh pria tadi.


"Tante saat tadi Luna tengah cuci piring, ada seorang pria di restoran kami meminjam toilet bagian dapur, kemudian seluruh lampu dalam restoran padam, dan disaat itulah Luna menghilang, aku mendapatkan informasi dari sela teman kerja kami"


"aku yakin pria itu menculik Luna kita pah"


"tenang mah, berdoa lah semoga Luna baik baik saja"


apartemen mewah.


"mungkin dengan begini aku bisa membunuhmu, meski wanita polos itu bekasmu, tak apa aku akan menjadikannya istri ku haha, dia sangat cantik, pantas saja kau tergila gila dengannya"


arka meneguk sampanye miliknya hingga kandas, kemudian menyuruh beberapa anak buahnya untuk mengintai keberadaan anggota The lion. "mereka sudah sampai Jepang tuan, dan menuju ke apartemen mu"


"bagus, persiapkan semuanya, aku ingin kakak ku di surga sana merasa puas dengan kerja kerasku ini"

__ADS_1


"baik tuan"


"dan kau, suruh para pelayan itu merias gadis itu dan bawa dia ke kamar ku yang besar, dan setelah itu saat anggota the Lion menyerang, biarkanlah matheo masuk kedalam kamarku mencari istrinya, akan tetapi perketat penjagaan ku untuk mengepung matheo"


"baik tuan"


di kamar.


Luna sedang berusaha membuka ikatan tali ditangannya, setelah berhasil ia kemudian melepaskan kain yang diikat dimulutnya, namun di kaki Luna terikat dengan rantai di kaki ranjang, dimana Luna tidak akan bisa melarikan diri. "ya tuhan aku mohon kali ini saja, selamatkan aku dan anakku" ucap Luna berusaha mencari cari sesuatu untuk membuat rantai itu terlepas dari kakinya.


namun lagi lagi keberuntungan tak memihak kepadanya, Luna melihat beberapa pelayan datang membawa nampan berisi pakaian tipis dan juga peralatan untuk wanita. "mau apa kalian" tanya Luna merasa sedikit takut.


"maaf nona, tuan arka meminta kami untuk merias anda"


"tidak, katakan pada tuan mu, aku tak sudi di sentuh olehnya"

__ADS_1


"maafkan kami nona, tuan memerintahkan kami untuk bertindak kasar jika anda menolak"


__ADS_2