Terpenjara Cinta Tuan Keenan

Terpenjara Cinta Tuan Keenan
BAB 110


__ADS_3

Miko membawa Shinta pulang ke apartemen mereka. Sesampainya mereka di apartemen, Miko langsung bertanya pada Shinta prihal pertemuannya dengan Luna. Karena ia pikir Shinta pasti banyak membicarakan sesuatu tentang rumah tangga mereka pada Luna.


“Apa seperti ini caramu menyelesaikan masalah ?” Tanya Miko tanpa basa-basi.


Shinta menundukkan wajahnya ia takut pada suaminya karena perbuatannya yang dengan berani menemui Luna tanpa sepengetahuan suaminya.


Miko mengusap kasar wajahnya kala melihat raut ketakutan istrinya, setiap kali ia bertanya dan berkata dingin pasti Shinta akan berekspresi yang sama. Ia jadi teringat akan pesan Luna barusan, apakah ia benar-benar telah banyak menyakiti hati istrinya ?


Miko kemudian mengajak Shinta duduk di sofa, dan Shinta pun menurut padanya. Lama mereka berdiam dalam pikiran mereka masing-masing. Miko berpikir mungkin lebih baik memulai sebuah hubungan dengan Shinta, yang jelas-jelas istri sah-nya.


Karena jujur saja Miko merasa sakit hati dan kecewa kala mendengar dari mulut Luna langsung jika Luna tengah mengandung anak dari Alrend. Apa kau tahu aku tengah mengandung buah cintaku bersama Alrend ?

__ADS_1


Hati Miko seperti tersayat sembilu, sebegitu cepat kah bagi Luna melupakan dirinya. Ia benar-benar bodoh mengharapkan sesuatu yang mustahil tak dapat ia raih kembali.


“Aku bertanya padamu untuk terakhir kalinya. Apakah kau masih mau melanjutkan pernikahan ini ?” Tanya Miko lagi ia menatap Shinta yang masih menundukkan wajahnya.


Miko memegang bahu Shinta dan Shinta mengangkat wajahnya menatapnya dengan sorot mata penuh arti.


“Baiklah jika kau tidak mau bicara, kali ini biar aku yang memutuskan. Aku akan..” ucapan Miko terhenti kala Shinta langsung memotong perkataannya.


Miko seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar. Padahal Miko telah memberikannya luka yang teramat besar pada Shinta, ia pikir Shinta akan menyerah dengan pernikahan mereka. Tapi ternyata Shinta masih ingin melanjutkan nya.


Pantaskah ia beruntung memiliki seorang istri yang setegar karang seperti Shinta ? Ia benar-benar tak memahami itu sejak lama. Bodoh ? tentu saja ! selama ini ia begitu bodoh tak melihat bagaimana baik dan tulusnya Shinta sejak menjadi istrinya.

__ADS_1


...……....


Hari silih berganti tak terasa sejak pembicaraan diantara Miko dan Shinta pada waktu itu sudah satu bulan berlalu.


Selama satu bulan ini banyak perubahan terjadi diantara mereka. Miko bahkan menyuruh Shinta untuk tidur satu kamar dengannya. Mereka sudah lebih terbuka satu sama lain, Miko yang awalnya pria dingin yang selalu berbicara ketus dan arogan pada Shinta. Mendadak menjadi suami yang manis dan perhatian dan itu membuat Shinta terus seakan menjadi istri yang paling beruntung.


Seperti pagi ini saat Shinta tengah mandi, Miko melihat ponsel istrinya yang tergeletak di meja belajarnya. Ia berpikir jika ponsel Shinta belum di carger. Ia berinisiatif mengecas ponsel Shinta.


Miko mengembangkan senyuman di bibirnya saat melihat layar wallpaper istrinya yang terdapat gambar mereka berdua saat tengah berada di taman beberapa hari lalu.


Miko kemudian iseng ia membuka aplikasi WhatsApp istrinya untuk pertama kalinya. Betapa terkejutnya ia saat….

__ADS_1


__ADS_2