Terpenjara Cinta Tuan Keenan

Terpenjara Cinta Tuan Keenan
BAB 115


__ADS_3

“Aku ingin pulang saja ke rumah Ayahku !” tangis Shinta pecah dan itu membuat Miko semakin frustasi dan bingung.


Shinta mengemas pakaiannya ke dalam koper rasanya ia ingin pergi saja dari sisi Suaminya, ia sudah muak selama ini terus bertahan dan menekan ego serta perasaannya untuk Miko selama ini.


“Shinta, dengarkan aku dulu !” Miko mencoba menahan Shinta agar berhenti mengemas pakaiannya.


“Apalagi ! Sudahlah lebih baik aku pergi saja, lagi pula Mas tidak mencintaiku, jadi untuk apa aku terus berada disini, dan terus bertahan dengan pernikahan konyol seperti ini !” bentak Shinta, kali ini pipinya telah basah dengan air mata dan memerah bagaikan tomat.


“Shinta !” ucap Miko dengan suara yang meninggi, dan itu membuat Shinta terkejut.


“Apalagi ?!” Shinta pun berucap tak kalah meningginya dari Miko.”Benar bukan ? Mas tidak mencintaiku, jadi untuk apa aku terus bertahan dengan pernikahan ini !”


“Kau salah, Shinta.” Potong Miko cepat.

__ADS_1


“Sudahlah aku lelah dengan semua ini ! Mas tidak mencintaiku untuk apalagi aku bertahan !”


“Siapa bilang aku tidak mencintaimu ? Aku mencintaimu Shinta !” jawab Miko dengan lantang dan itu membuat Shinta diam terpaku mendengarnya.


Entah setan dan angin dari mana datangnya tanpa sadar Miko mengucapkan kata-kata keramat itu dari mulutnya. Ia pun seakan tak percaya dengan apa yang ia ucapkan barusan pada istrinya, Shinta.


“Ap..apa ?” ucap Shinta dengan terbata-bata, benarkah apa yang ia dengar dari mulut suaminya jika suaminya benar-benar mencintai dirinya.


Miko berusaha menetralkan dirinya dan kembali melajutkan ucapannya “Selama ini aku sudah jatuh cinta padamu, tapi aku terlalu bodoh karena selalu mengharapkan wanita lain. Maafkan aku.” Lirih Miko kali ini ia sampai menitihkan air matanya.


Miko menangkup pipi Shinta gemas kemudian ia membawa Shinta dalam pelukannya. “Maafkan aku, yang baru mengatakannya sekarang. Aku bukan lelaki yang romantis dan bermulut manis, aku tidak pernah menyatakan cinta seperti ini. Tapi kau harus percaya padaku jika aku benar-benar mencintaimu.” Ucap Miko mengelus rambut Shinta dengan lembut.


“Apa kau percaya padaku ?” Tanya Miko menatap manik mata Shinta.

__ADS_1


“Tapi bagaimana dengan wanita itu ?” ucap Shinta yang kembali teringat akan wanita yang mengirimkan pesan di ponsel Miko barusan.


“Siapa ?” Tanya Miko mengernyitkan dahinya.


Shinta kemudian menyerahkan ponsel Miko, dan Miko menerimanya dan membuka ponselnya. Betapa terkejutnya ia kala melihat siapa yang mengirimkannya pesan. Dia adalah wanita malam yang pernah ia sewa sewaktu di singapura. Bukan Miko memakai jasanya melainkan untuk rekan bisnis yang bekerja sama dengan perusahaan Keenan.


“Siapa dia Mas ?” Tanya Shinta dengan suara lirih.


Miko mematikan ponselnya dan kemudian membawa Shinta duduk di bibir ranjang dan mengajak Shinta berbicara dengan pelan.


“Aku butuh sebuah kepercayaan, Shinta. Karena apa yang aku ucapkan bukanlah sebuah kebohongan.” Ucap Miko pelan kemudian ia mengatur nafasnya sebelum memulai bicara kembali.


“Aku akui aku mengenalnya, dia adalah seorang Model dan juga wanita malam. Aku pernah menyewa jasanya tapi bukan untukku, melainkan rekan bisnis Tuan Keenan yang sedang berada di Singapura.”

__ADS_1


“Wanita itu terobsesi denganku, karena ia pikir dulu aku menyewa dirinya untuk ku. Apa kau percaya padaku sekarang ? Kau hanya salah paham !” terang Miko


__ADS_2