
Rama menarik Misca yang sedang berdiri di samping Papanya, Romi. Entah setan apa yang merasuki Romi. Tiba-tiba saja Rama melihat Misca dan menarik Misca ke altar dansa dan berdansa di sana.
Jujur saja Misca sangat kaget ketika dirinya tiba-tiba diajak berdansa oleh Rama yang merupakan sepupu Kak Keenan. Mereka berdua kemudian berdansa. Saat pergantian pasangan dansa, sepertinya dewi fortuna sedang berpihak pada Rama.
Rama bertukar pasangan dengan Alrend. Rama saat ini tengah memegang tangan Kinanta wanita yang sudah dua bulan ini membuat dirinya kacau tak karuan. Keduanya berdansa dengan sangat lincah hingga pandangan para tamu undangan tertuju pada mereka.
Rama dan Kinanta saling menatap dalam sambil berdansa. Jangan ditanyakan rindu, karena mereka sama-sama saling merindukan satu sama lain.
"Apa kau tak merindukanku ?" Rama kemudian memutar tubuh Kinanta dengan sangat indah kemudian tubuh Kinanta menubruk dirinya dan Rama melingkarkan tangannya ke tubuh Kinanta.
"Kita sudah usai, Kak." ucap Kinanta dengan santainya. Bohong, tentu saja ucapannya berbohong untuk menutupi perasaannya.
"Tapi manik matamu memberikan jawaban jika kau sangat merindukanku." ucap Rama kemudian ia melepaskan tubuh Kinanta setelah.
Cup
__ADS_1
Sekilas Rama mengecup bibir Kinanta hingga membuat Zio, Jihan, Rayyan, dan Mayang langsung tegak berdiri setelah menyaksikan adegan sekilas tersebut.
"Apa yang mereka lakukan ?" ucap Rayyan ia membelalakkan kedua matanya setelah melihat adegan sekilas itu.
"Tentu saja anakmu mencium putriku !" kata Zio dengan tatapan tajam menatap Rayyan dengan suara beratnya.
"Apa yang kau lakukan ?" desis Kinanta kemudian di menyudahi permainan dansa mereka, mereka bahkan mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari para tamu undangan tapi tidak dengan kedua orang tua mereka apalagi Kakaknya Keenan.
"Agar kau tahu aku begitu merindukanmu." bisik Rama kemudian ia berjalan meninggakan Kinanta yang diam terpaku.
"Kita bisa menanyakannya nanti, Kak." ucap Berliana menenangkan suaminya, tentu saja mereka sangat terkejut dengan perilaku Rama barusan pada Kinanta.
Beberapa saat kemudian tiba-tiba datanglah wanita cantik dengan menggunakan gaun bewarna merah menyala ke pesta pernikahan Keenan dan Berliana. Wanita itu adalah Yohana, ia membawa senjata di saku gaunnya, ia telah bersiap untuk hidup dan mati malam ini. Namun satu yang pasti dalam tekadnya, Keenan harus mati ditangannya.
"Selamat atas pernikahanmu, Keenan." ucap Yohana tersenyum manis. Keenan melebarkan kedua matanya apa yang dihadapannya kini benar dia adalah Yohana wanita iblis yang selama ini dicarinya.
Semua tamu undangan berteriak histeris saat Yohana menodongkan pistol ke arah Keenan. Apalagi Berliana, Berliana ditarik menjauh dari sisi Keenan.
__ADS_1
"Apa-apan itu !" ucap Romi menatap tak percaya dengan apa yang ia lihat. "Miko, kenapa kau diam saja, cari bantuan cepat !" ucap Romi memberikan perintah pada putranya, karena putra itu bertugas menjaga Keenan.
"Papa tenang saja, lihat sekeliling Papa, semua anggota tim Delta yang akan menjaga Keenan. Kami sudah menyiapkan semua ini dengan matang, untuk membuat wanita itu muncul dengan sendirinya." terang Miko
"Mas Keenan !" Jihan begitu khawatir saat putranya di todongkan sebuah pistol oleh Yohana.
"Tenang sayang, semua akan baik-baik saja." balas Zio menenangkan istrinya kemudian membawa istrinya bergabung dengan Romi.
Yohana menatap tajam Keenan rasa benci begitu dalam pada lelaki itu hingga sampai ke dalam darahnya.
"Kau !" Keenan mengeraskan rahangnya.
"Selamat tinggal dan semoga kau tenang di alam sana." ucap Yohana pelan, lalu kemudian...
.
Kemudian kalian harus like dan komen 🤣🤣🤣
__ADS_1