Terpenjara Cinta Tuan Keenan

Terpenjara Cinta Tuan Keenan
BAB 111


__ADS_3

Shinta keluar dari kamar mandi dengan masih menggunakan bathrobe dan handuk yang tergulung dikepalanya. Ia melihat suaminya yang fokus memegang ponselnya.


Miko yang menyadari kehadiran Shinta disampingnya, ia kemudian menoleh kearah Shinta dengan menatap tajam istrinya.


Shinta yang ditatap demikian pun menjadi bingung dengan suaminya. “Ada apa ?” Tanya Shinta pelan.


“Apa aku sedingin itu sampai kau menamai ku kulkas ?” Miko masih menatap Shinta seakan ingin membunuh lawannya.


Shinta membulatkan kedua matanya saat Miko mengatakan itu padanya. Ia lupa mengganti nama suaminya di ponselnya. Ia juga tak tahu jika Miko sampai mengutak-atik ponselnya, karena ia pikir Miko masih seperti dulu orang yang sangat menghargai privasi masing-masing.


Miko berlalu dari hadapan Shinta dengan wajah ditekuk, ia kemudian masuk ke dalam kamar mandi bahkan membanting pintu dan itu membuat Shinta berlonjak kaget.

__ADS_1


“Astaga apa yang aku lakukan.” Shinta menepuk keningnya, seharusnya ia sudah mengganti nama suaminya di ponselnya karena sudah satu bulan ini hubungan mereka membaik layaknya suami istri.


Shinta berjalan mondar mandir bingung harus berkata apa pada suaminya, yang jelas ia tengah menunggu suaminya keluar dari kamar mandi dan ingin meminta maaf padanya.


Sedangkan Miko setelah masuk ke dalam kamar mandinya, ia tertawa setelah berhasil mengerjai istrinya. Sebenarnya ia tak marah pada Shinta jika Shinta menuliskan namanya semacam itu di ponselnya. Karena ia juga sadar diri bagaimana dingin dan arogannya ia dulu pada Shinta, mungkin sikapnya semacam itu dahulu membuat Shinta jengkel padanya sampai-sampai Shinta menamai dirinya Suami Kulkas di ponselnya.


Lima belas menit kemudian Miko keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang segar memperlihatkan sebagian tubuhnya yang hanya tertutup handuk di pinggangnya.


Shinta melihat pemandangan indah tubuh suaminya setiap hari saat sudah mandi tersebut ia selalu terpesona akan tubuh suaminya. Idaman para kaum hawa, dan bisa saja membuat wanita menjadi gila, apalagi wajah tampan suaminya yang di atas rata-rata tentu saja banyak yang menyukai seorang Miko Romiansyah.


“Aku janji akan menggantinya, kau mau ku ganti nama dengan apa ? My Honey, My Love, atau Suami Manis ? karena kau sudah berubah manis seperti gula.” Shinta tak henti-hentinya berbicara ia tak peduli lagi dengan rasa malu untuk mengucapkan kata-kata demikian.

__ADS_1


Miko menarik sudut bibirnya, tentu saja dalam hatinya sudah berteriak ingin tertawa karena merasa gemas dengan sikap istrinya.


Miko kemudian menghentikan pergerakan tangannya memilih pakaiannya, dan berbalik menatap Shinta yang menatapnya dengan mata sendu seakan penuh rasa bersalah.


Tiba-tiba Miko memeluk tubuh Shinta dan pelukan itu membuat Shinta diam terpaku. Untuk pertama kalinya suaminya itu memeluk dirinya, bahkan Miko dengan berani mengecup kening Shinta dengan lembut.


Mereka saling menatap kala kening mereka saling beradu. Entahlah yang jelas Miko seakan menginginkan hal yang lebih, ia tanpa permisi mengecup bibir Shinta dan itu membuat Shinta membulatkan kedua matanya.


Untuk pertama kalinya Miko menyentuh bibirnya. Shinta kemudian memejamkan kedua matanya ia menikmati kecu.pan bahkan lu.ma.tan yang diberikan oleh Miko.


“Buka mulutmu, dan balas ciumanku.” Ucap Miko kemudian ia kembali mencium bibir tipis Shinta yang begitu manis baginya.

__ADS_1


Shinta membuka mulutnya dengan mudah Miko mengeskplore bibir manisnya bahkan Shinta refleks mengalungkan kedua tangannya ke leher Miko dan membalas ciu.man suaminya tersebut dengan lembut. Ia bukanlah wanita yang tak mengerti bagaimana cara berciuman, meski ini adalah ciuman pertama bagi Shinta. Tapi ia pernah menonton drama korea yang menampilkan adegan berciuman dengan pasangan mereka.


“Shinta..


__ADS_2