Terpenjara Cinta Tuan Keenan

Terpenjara Cinta Tuan Keenan
BAB 74


__ADS_3

"Sudah sejauh mana hubunganmu dengan istrimu, Ken ? Apa kau tidak memahami jika istrimu sangat mencintaimu ? Bahkan ia menerima masa lalu mu dengan hati yang lapang, karena ia sangat mencintaimu. Ku harap kau tak salah dalam bersikap sebab ada hati yang harus kau jaga perasaannya, dan itu adalah istrimu !"


Keenan kembali pulang kerumahnya ia tahu pasti istrinya telah di rumah. Keenan bahkan membatalkan pertemuan dengan rekan kerjanya. Karena ingin pulang melihat istrinyaIa tahu pasti Berliana cemburu karena melihat dia dipeluk oleh Yohana.


"*I*strimu mungkin cemburu, karena melihatmu berpelukan dengan Yohana."


Perasaan Keenan menjadi tak tenang, ia harus menjelaskan hubungannya dengan Yohana seperti apa pada istrinya tersebut, agar tak terjadi salah paham dan api dalam rumah tangganya.


Klek


Keenan membuka pintu kamar ia mencari keberadaan istrinya namun tak ia temui bahkan di kamar mandi sekalipun. Kemudian ia menuju ruang ganti, ia mendapati istrinya itu tengah memilih pakaian di lemarinya.


"Sayang.." panggil Keenan pada Berliana yang membuat sang empunya, menoleh ke arahnya.

__ADS_1



Keenan menelan kasar ludahnya saat melihat cantiknya wajah istrinya apalagi saat itu Berliana hanya mengenakan tank top dan hot pants.


Berliana hanya tersenyum melihat suaminya, ia tak ingin menjelaskan dan menunjukkan jika dirinya kesal dan cemburu setelah melihat kejadian barusan.


Keenan kemudian memeluk tubuh istrinya yang begitu ia rindukan. "Aku merindukanmu." ucap Keenan pelan kemudian mengurai pelukannya dan menatap wajah dan manik mata istrinya, ia tahu istrinya itu menutupi perasaannya saat ini.


"Kau salah paham sayang, aku dan Yohana tak sengaja bertemu di Bandara. Dia akan menetap tinggal di Swiss, dia hanya mengucapkan selamat tinggal padaku, memelukku sebagai tanda perpisahan dan bodohnya aku yang ikut membalas pelukannya." ucap Keenan pelan.


"Maafkan aku." lirih Keenan


Berliana kemudian menatap wajah suaminya yang begitu menggemaskan. Jika sudah begini bagaimana mungkin ia tak memaafkan suaminya. Apalagi sudah jelas-jelas suaminya itu mengatakan ia tak ada hubungan apapun dengan Yohana, dan Berliana mempercayai itu.

__ADS_1


Berliana tersenyum kemudian dengan berani mengecup bibir suaminya. "Baiklah aku percaya." ucap Berliana setelahnya. Lalu ia berbalik memunggungi tubuh suaminya dan memilih pakaian untuk ia kenakan.


Keenan melihat tubuh istrinya yang mulus dan putih seperti susu, tiba-tiba ia teringat jika selama menikah sudah enam bulan ia tak pernah memberikan nafkah batin untuk istrinya. Karena ia selalu bayangi wajah putrinya, Keyla.


Namun saat di Jepang beberapa hari lalu, Keyla datang dalam mimpinya menggenggam tangannya dan memeluk dirinya. Mengatakan jika ia baik-baik saja dan bahagia berada di dunianya. Bahkan ia bahagia telah melihat Papanya. Keyla bahkan berpesan padanya untuk menjalani kehidupan dengan bahagia.


Keenan terus memandangi tubuh bagian belakang istrinya itu. Mungkin mulai saat ini ia harus memulai semuanya bersama Berliana.


Keenan kemudian memeluk lagi tubuh istrinya dan Berliana merasakan pelukan itu. Di biarkan nya saja suaminya memeluk dirinya, dan apa ini ? Suaminya bahkan mengecup batang lehernya hingga membuatnya merasakan geli dan seperti tersengat aliran listrik.


"Aku ingin meminta hak ku, apa boleh ?" tanya Keenan masih memeluk tubuh istrinya. Bahkan pemandangan itu Berliana dan Keenan saling menatap pada pantulan cermin.


"Kak Tara ingin menyentuhku ?" Berliana malah balik bertanya.

__ADS_1


Keenan menganggukkan kepalanya dan mengatakan hal yang membuat Berliana senang dan bahagia. "Keyla ingin Papanya hidup bahagia bersama Mommy nya, apalagi jika Mommy nya bisa memberikan adik untuknya."


__ADS_2