Terpenjara Cinta Tuan Keenan

Terpenjara Cinta Tuan Keenan
BAB 87


__ADS_3

Keesokan harinya,


Kinanta berjalan keluar dari ruangan kerjanya di rumah sakit. Tiba-tiba beberapa karyawan memberikan ia setangkai bunga mawar segar padanya. Bukan hanya karyawan tapi juga pasian yang secara tak sengaja berpapasan dengan dengannya juga memberikan setangkai bunga mawar.


Kinanta terus berjalan hendak keluar dari rumah sakit, tangannya bahkan sudah penuh dengan bunga mawar segar yang tak terhitung lagi jumlahnya.


Tiba-tiba ia mengentikan langkahnya kala melihat kelopak bunga bertaburan di lantai lobby rumah sakit dan melihat pemandangan dekorasi cinta di sana. Apalagi ia sampai terkejut saat melihat Rama dengan tampan dan gagahnya berdiri di sana.


Rama melemparkan senyuman pada wanita yang ia cintai itu. Ia akan melamar kekasihnya itu dengan cara romantis, sesuai permintaan wanita yang ia cintai itu.


Semua karyawan melihat pemandangan itu dimana Bos mereka akan dilamar oleh seorang lelaki yang begitu tampan dengan cara yang sangat manis dan romantis.


Mereka sampai iri melihatnya, andai saja mereka yang mendapatkan perlakukan itu pasti mereka akan sangat senang dan bahagia.


Kinanta berjalan mendekat kearah Rama dan Rama menyambut Kinanta dengan senyum suka cita.


“Kinanta Argantara Putri, aku mungkin bukan sosok pria romantis yang kau idam-idamkan karena aku selalu menjaga sikapku jika hal yang romantic itu tak perlu aku tunjukkan ke banyak orang. Dan cukuplah kau yang mengetahui jika aku bisa melakukannya di depanmu.”

__ADS_1


“Kinanta Argantara Putri, aku juga bukan sosok pria yang bermulut manis dan mampu merayu dengan gombal karena aku selalu membuktikan ucapanku dengan tindakanku. Tapi ketahuilah bahwa hatiku begitu benar-benar mencintaimu dan rasa cintaku seolah tak lekang oleh waktu.”


“Kinanta Argantara Putri, maukah kau menjadi istriku ? Menemani hidupku ? Dalam keadaan keluh dan kesah ku, sehat dan sakit ku, suka dan duka, serta tangis dan bahagia ?”


Untaian demi untaian kata yang diucapkan oleh Rama membuat Kinanta menjadi terharu. Karena untuk pertama kalinya Rama melakukan hal semacam itu untuknya, ia menjadi malu saat ini dan juga bahagia karena di lamar oleh lelaki yang ia cintai.


“Terima.”


“Terima.”


“Terima.”


Bahkan diantara mereka merekam kejadian itu dengan tayangan siaran langsung di sosial media, mendadak tayangan itu menjadi virall. Sebab siapa yang tidak mengenal Kinanta ? Pewaris kedua dari keluarga sultan, Argantara.


Kinanta tak mampu lagi mengucapkan kata-kata ia hanya bisa menganggukkan kepalanya sebagai bentuk jawabannya. Rama senang bukan main ia benar-benar merasa bahagia, ia memeluk tubuh Kinanta dan mengecup bibir Kinanta saking bahagianya.


“Kau masih menyimpan cincinnya ?” Tanya Rama, kemudian Kinanta mengeluarkan kotak cincin dari dalam tasnya dan memberikannya pada Rama.

__ADS_1


Rama membuka kotak cincin itu dan menyematkannya di jari tangan Kinanta. Semua orang tampak heboh melihat adegan itu dan bertepuk tangan.


Di belahan dunia yang lain, di Maldives. Berliana dan Keenan yang tengah menikmati bulan madu mereka. Berliana berteriak memanggil suaminya yang tengah menikmati pemandangan pantai.


“Kak Tara !” pekik Berliana menghampiri suaminya dengan membawa ponsel ditangannya.


“Ada apa sayang ?” Tanya Keenan cepat


“Lihat ini !” Berliana menampilkan tayangan video dimana adiknya tengah dilamar oleh seorang lelaku, dan itu adalah Rama sepupunya sendiri.


Tentu saja Keenan terkejut bukan main setelah menyaksikan tayangan tersebut, ia tak menyangka jika selama ini adiknya dan Rama saling berhubungan tanpa sepengetahuannya.


“Akhirnya Kinanta di lamar oleh kekasihnya, dan itu adalah sepupu Kak Tara, Rama !” ucap Berliana pelan namun mampu membuat Keenan menoleh heran, sebab sejak kapan Berliana mengetahui hubungan mereka. Sedangkan dirinya saja tidak !


"Apa yang tidak aku ketahui diantara kau dan Kinan, sayang ?" tanya Keenan mengintimidasi ia menatap Berliana dengan senyuman penuh arti.


Berliana menelan kasar silvanya seharusnya ia tak berbicara demikian karena ia telah berjanji pada Kinanta untuk tidak membicarakan hubungannya dengan Kakaknya, Keenan.

__ADS_1


“Sayang..kau harus di hukum !” ucap Keenan dengan seringai diwajahnya.


__ADS_2