Terpenjara Cinta Tuan Keenan

Terpenjara Cinta Tuan Keenan
BAB 53


__ADS_3

"Maafkan aku Ken, aku tidak sengaja." ucap Bayu memelas dan memasang wajah memohon agar Keenan tidak memecat dirinya. Sebab jika ia sampai di pecat, lantas bagaimana istri dan anaknya yang butuh nafkah darinya.


"Pergilah dari hadapanku !" ucap Keenan dengan nada arogan.


"Ken, aku mohon maafkan aku ! Tolong maafkan aku." kali ini Bayu sampai menangis bahkan berguling-guling layaknya anak kecil di hadapan Keenan seperti seorang anak yang menginginkan sebuah mainan dari Ibunya.


"Dasar Dokter gila !" desis Keenan kemudian ia tertawa melihat tingkah dokter pribadi sekaligus sahabatnya tersebut.


"Jadi kapan milikku ini akan sembuh ?" tanya Keenan pada Bayu, kemudian bayu berdiri dari duduknya kemudian ia mengeluarkan beberapa obat pereda nyeri di dalam tasnya lalu Bayu menyerahkan obat pereda nyeri itu pada Keenan. "Diminum tiga kali sehari, besok atau lusa pasti ular anaconda mu sudah sembuh dan berfungsi di malam pertama." jawab Bayu tersenyum simpul pada Keenan.


"Kau boleh pergi sekarang !" titah Keenan pada Bayu mengusir sahabatnya itu pergi dari hadapannya.


"Baiklah." jawab Bayu kemudian ia pergi meninggalkan Keenan dan kediaman Argantara.


.......


Keesokan harinya Keenan mengajak Berliana untuk fitting gaun pengantin. Keenan memilih perancang gaun pengantin ternama untuk gaun pengantin yang dikenakan Berliana.


Berulang kali Berliana mengganti gaun pengantin yang ia coba semua itu karena perintah Keenan yang banyak sekali komentar ini dan itu.

__ADS_1


"Ganti ! Dadanya begitu terekspos !"


"Ganti, aku tidak mau bahu mulusnya dilihat orang banyak !"


"Kak Tara, aku lelah." rengek Berliana saat ia harus disuruh Keenan mencoba gaun yang lainnya.


"Ganti ! Cutting bagian pahanya terlalu tinggi !"


"Ganti ! aku tidak suka warnanya !


"Ganti ! ganti ! ganti !"


"Aku mau yang ini, titik !" ucap Berliana agar Keenan mau menuruti keinginannya. Pilihan Berliana tenyata sesuai selera Keenan, gaun pengantin putih sederhana itu begitu pas melekat di tubuh Berliana.


"Baiklah, tapi pilih satu lagi untuk acara resepsinya, Sayang." pinta Keenan pada Berliana memang benar pernikahan Keenan dan Berliana tentu saja akan diadakan semeriah mungkin karena ia adalah keturunan keluarga Argantara.


Berliana membulatkan matanya ternyata ia harus memilih lagi gaun untuk resepsi. Rasanya Berliana sudah tidak sanggup lagi jika harus bergonta ganti gaun yang lainnya.


Keenan kemudian memilih gaun bewarna baby pink yang di rasa sangat cocok jika Berliana memakainya. Dan benar pilihan Keenan tidak salah salah, gaun itu nampak indah dipakai oleh Berliana.

__ADS_1


Setelah balada fitting gaun pengantin tersebut usai. Keenan mengajak Berliana untuk mencari makan siang. Sebab waktu sudah menunjukkan pukul dua belas siang sudah waktunya untuk makan.


Saat di perjalanan Berliana meminta Keenan menghentikan mobilnya karena Berliana hanya ingin makan bakso yang di jual di taman kota. "Sayang, makanan di sana tidak sehat. Jika kau ingin makan Bakso, nanti aku akan menyuruh koki di rumah untuk membuatkannya !" bujuk Keenan. Jelas saja Keenan tak mengizinkan Berliana makan bakso di sana, sebab Keenan merupakan tipe pria yang menyukai pola makan yang sehat.


"Tapi aku hanya mau makan itu !" Berliana bersikeras dengan keinginannya.


Keenan kemudian terpikirkan sesuatu, ia kemudian mencoba mengambil kesempatan pada Berliana. "Baiklah, kita akan makan disana tapi dengan satu syarat." ucap Keenan penuh arti.


"Apa ?" jawab Berliana cepat


"Cium aku !" ucap Keenan dengan santainya.


Deg


Seketika....


... ....


Seketika kalian harus like dan komen serta kasih hadiah...enggak ada yang mau traktir Author makan bakso apa ya ? 🤣😂😌😘

__ADS_1


__ADS_2