
Satu minggu setelah kepergian Keyla. Keenan memutuskan untuk mencabut gugatannya pada Jonathan, Kakak Berliana yang sekarang telah menjadi Kakak iparnya. Bahkan ia tak melaporkan Yohana sama sekali ke pihak berwajib atas perbuatannya. Sebab apa yang ia lakukan lebih kejam pada Yohana.
"Terimakasih Keenan." ucap Jonathan pada Keenan dengan tulus.
Bahkan Keenan memberikan Jonathan rumah untuk tempat tinggalnya. Sebab Jonathan menolak untuk tinggal bersama keluarganya, dan Keenan memahami itu.
Keenan menganggukkan kepalanya saat mendengar ucapan terimakasih dari Kakak iparnya tersebut. "Aku akan membawa Ana nanti, kemari." ucap Keenan kemudian.
Jonathan begitu senang karena Keenan akan mempertemukan dirinya dengan adik kesayangannya, Berliana. "Sekali lagi terimakasih, Keenan." balas Jonathan kemudian Keenan pergi meninggalkan Jonathan di rumah barunya.
.......
"Daddy, terimakasih sudah membebaskan Kakakku." ucap Berliana setelah ia meletakkan kopi dan cemilan untuk mertuanya itu.
Zio hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum pada Berliana. Zio dan Keenan sengaja mencabut gugatan mereka untuk Jonathan, karena mereka ingin hidup tenang dan bahagia bersama keluarganya.
Tak lama Kinanta datang mendekat ke arah Berliana dan Daddy nya dengan membawa map hitam ditangannya. Kemudian ia duduk di samping Kakak iparnya tersebut dan memberikan map itu pada Berliana.
__ADS_1
"Apa ini, Kinan ?" tanya Berliana saat map itu telah berada di pangkuannya.
"Bukalah, Berlian. Kau pasti akan menyukainya." balas Kinanta dengan antusias kemudian ia menatap Daddy nya dengan senyuman mengembang di bibirnya.
Berliana membuka map tersebut ternyata di dalamnya berisikan formulir studi strata S1 untuk jurusan hukum. Kuliah jurusan hukum dan menjadi seorang pengacara adalah impiannya dan cita-citanya dan kini itu semua ada di depan matanya.
"Daddy akan senang jika kau mau melanjutkan pendidikan mu, Berliana." ucap Zio. Iya tentu saja Zio yang meminta Berliana untuk melanjutkan pendidikannya. Sebab ia tak ingin menantunya itu tak meraih impian dan cita-citanya.
Hati Berliana senang bukan main ia tak menyangka jika dirinya akan melanjutkan pendidikannya dan semua itu berkat mertuanya.
"Daddy meminta istrimu untuk kuliah, apa kau tidak keberatan, Ken ?" Balas Zio pada Keenan.
Tentu saja Keenan mengizinkan istri tercintanya itu untuk kuliah. Karena ia tahu istrinya tersebut sangat menginginkan melanjutkan studinya.
"Dan ini hadiah dari Mommy !" ucap Jihan yang tiba-tiba sudah berdiri dibelakang Keenan menyodorkan amplop pada putranya tersebut.
"Apa ini, Mom ?" ucap Keenan membolak-balik amplop ditangannya kemudian membuka amplop tersebut berupa tiket liburan ke luar negeri.
__ADS_1
"Mom..kita punya pesawat jet pribadi, untuk apa membeli tiket pesawat." ucap Keenan kemudian.
"Kau sekali-sekali harus naik pesawat umum, agar tahu rasanya duduk bersama orang lain." jawab Jihan ketus
"Memangnya untuk apa tiket-tiket ini, Mom ?" tanya Keenan lagi ia tak mengerti maksud dari Mommy nya yang memberikannya tiket pesawat untuknya.
"Kau sudah menikah, tapi belum sempat untuk berbulan madu. Mom sengaja membelikannya untuk kalian berdua, jika saja kalian ingin pergi liburan bersama nantinya." balas Jihan tersenyum ke arah putra dan menantunya.
Bulan madu ? iya Keenan dan Berliana belum sempat melakukan itu karena masalah keluarganya baru saja usai. Apakah berlebihan pergi berbulan madu saat putri mereka baru saja meninggal satu minggu lalu.
Keenan dan Berliana tampak memikirkannya. Kemudian mereka mengambil jalan tengah, jika mereka akan pergi berbulan madu jika kondisinya sudah memungkinkan nantinya. Dan kedua orang tuanya memahami keputusan anak dan menantunya itu apapun itu mereka
akan mendukung Keenan dan Berliana.
... ....
Gaes cukup hari ini udah up 6 bab Loh...masa enggak ada yang mau traktirin author makan bakso gitu...komen dan like yang banyak 😜🤣🤣 Aku sayang kalian pokoknya dah ❤😘
__ADS_1