
Masih di Seoul, Korea Selatan.
Sudah empat hari pasangan pengantin yang sedang dimabuk cinta itu berbulan madu di sana. Rasanya Berliana enggan untuk mengunjungi negara lain, saking sukanya ia dengan negara tersebut.
Apalagi malam ini Keenan memberikan kejutan untuk istri tercintanya bertemu langsung dengan idolanya, yaitu anggota girl band yang selalu digandrungi anak muda seusia dirinya, yaitu Black Pink.
"Kak Tara...mereka." Berliana menutup mulutnya saat melihat anggota girl band itu berada di depan matanya.
"Apapun untuk istri tercintaku." balas Keenan mengecup pipi istrinya tanpa malu.
"Terimakasih, Kak." ucap Berliana antusias ia kemudian memeluk suaminya.
Berliana sampai tak mampu berkata-kata apa lagi saking bahagianya mendapatkan hadiah dari suaminya. Ia kemudian meminta ber-selfie, dan berfoto bersama anggota girl band tersebut tak lupa juga Berliana meminta tanda tangan mereka.
Kemudian ia teringat akan Shinta, ia dan Shinta adalah penggemar Black Pink. Ia kemudian melakukan video call dengan sahabatnya itu, betapa terkejutnya Shinta saat bisa melihat idolanya secara langsung dari layar ponselnya.
"Oh..my god ! Berliana mereka..omo omo..daebak !" ucap Shinta begitu senang bukan main.
"Sebagai gantinya kau harus membantu tugas kuliahku yang tertinggal nanti, okey !" balas Berliana terkekeh melihat ekspresi sahabatnya itu.
"Tentu saja, Nyonya Keenan !" jawab Shinta cepat.
__ADS_1
Setelah pertemuan dengan idola Berliana, Keenan mengajak Berliana untuk makan malam
"Kau suka ?" Keenan memeluk tubuh istrinya dari belakang dan memberikan buket bunga mawar merah untuk istrinya tersebut.
"Gomawo Oppa." ucap Berliana tersenyum manis menerima buket bunga dari suaminya.
"I love you atau salanghaeyo atau apalah yang jelas aku mencintaimu." jawab Keenan gemas dan mencium singkat pipi istrinya.
Cup
"Kita akan kemana lagi setelah ini, sayang ?" tanya Keenan setelah mereka menghabiskan makan malam dan kini mereka telah kembali ke kamar hotel.
"Sepertinya menyenangkan jika naik balon udara." jawab Berliana memeluk tubuh suaminya.
"Baiklah, Nyonya Keenan. Besok kita akan kesana." Keenan mengecup kening istrinya kemudian merapikan rambut istrinya dan menatap lekat-lekat wajah istri tercintanya itu.
"Kau sudah memaafkan ku ?" tanya Keenan pelan menatap manik mata istrinya. Ia bertanya akan kesalahannya di masa lalu yang telah menyakiti wanita yang ia cintai begitu dalam. Apalagi ia bahkan sempat mengabaikan Berliana dengan tak memberikannya nafkah batinnya karena terlalu terpuruk dengan kepergian Keyla.
"Kak Tara masih bertanya, sedangkan kau sudah tahu jawabannya." jawab Berliana mengelus rahang tegas suaminya. "Aku sudah mengizinkanmu menyentuhku, bukankah itu sudah lebih dari sebuah jawaban jika aku sudah memaafkan mu, Kak Tara."
__ADS_1
"Aku memaafkan mu, dengan syarat jangan pernah mengulanginya lagi padaku." Berliana tersenyum manis pada suaminya.
Ia sudah membuang jauh rasa benci dan kecewa itu, tak ada lagi kebencian di hatinya saat ia telah benar-benar jatuh cinta dengan suaminya.
Keenan meneteskan air mata bahagianya ia begitu bahagia memiliki Berliana. Ia tak akan mengulangi perbuatannya di masa lalu.
"Terimakasih, aku sangat mencintaimu." Keenan mencium kening Berliana dengan lembut, dan Berliana hanya tersenyum mendengarnya.
"Mau tidur atau..." dengan berani Berliana meraba dada suaminya.
"Jangan menggodaku, sayang." ucap Keenan dengan suara beratnya.
"Bukankah menggoda suami duluan akan mendapat surga ?" kata Berliana dengan polosnya dan itu ia ketahui dari Mbah Google yang tadi pagi ia baca.
Keenan terkekeh mendengar ucapan istrinya ia kemudian membawa tubuh istrinya di atasnya. "Kau yang memintanya, Sayang. Jangan salahkan aku jika tak mau berhenti." ucap Keenan kemudian dengan lincah melepaskan lingerie satin yang istrinya kenakan dan membuangnya ke sembarang arah.
"Aaahhhh"
Hingga terjadilah percintaan panas diantara keduanya, mereka saling memberikan kepuasan dan menyalurkan rasa cinta mereka. Berharap jika nanti akan ada buah dari cinta mereka, yaitu Berliana mengandung anak Keenan.
... ..........
__ADS_1