
Warning 21+++ ! Yang tidak punya suami/istri mohon di skip !
Keenan benar-benar menggempur Berliana, Berliana hanya bisa pasrah karena disatu sisi ia menikmatinya juga. Suaminya itu benar-benar ahli dan mampu membuatnya terbang ke atas awan menembus langit ketujuh.
“Ahhh…Kak Tara..”
“Ooghh…Ana kau nikmat sekali..aaahh..”
Keenan memaju mundurkan miliknya mengentak-hentakannya hingga Berliana mend.esa.h dengan mulut yang menganga merasakan nikmatnya permainan yang diciptakan oleh suaminya tersebut.
“Aaaaaahhh”
Lengguhan panjang itu keluar dari mulut Keenan saat ia telah menumpahkan lahar panas miliknya ke dalam rahim istrinya. Keenan mengecup perut rata istrinya dan mengelusnya seolah benihnya telah hadir di dalam sana.
“Kapan terakhir kali kau datang bulan, sayang ?” Tanya Keenan penasaran.
Berliana tampak mengingat-ingat “Sepertinya ini masa suburku, sebab sebelum kita ke korea aku tengah datang bulan.” Jawab Berliana yang membuat Keenan semakin bersemangat untuk melakukan proses membuat bayi dengan istrinya.
__ADS_1
“Kalau begitu jangan salahkan aku, jika aku akan selalu membuatnya.” Ucap Keenan mengecup bibir Berliana sekilas.
“Tentu saja, aku halal untuk Kak Tara sentuh dan sudah kewajibanku mengandung anak kita.” Jawab Berliana seakan memberikan izin dan lampu hijau untuk suaminya,
Mendengar itu ia kemudian melakukan penyatuan kembali dengan istrinya. Kali ini Berliana yang mencoba memimpin, ia berusaha memuaskan suaminya, agar suaminya itu tunduk dan takhluk terhadapnya. Karena ia sering mendengar berita bahwa banyak sekali pelakor bertebaran di luar sana karena suami yang yang tak mendapatkan kepuasan dari istrinya.
Dan Berliana tak ingin itu terjadi di keluarga kecilnya. Ia bertekad kali ini akan melakukan apapun untuk suaminya agar suaminya itu tak akan berpaling darinya.
“Aahhh..sayang kau aahhh…” racau Keenan saat istrinya itu bergerak dan menggoyangkan ular anacondanya dengan pinggulnya.
“Ahhh…aahh…aahh..”
“Aaahh…Kak Tara…aaahh”
“Aaahh…teruskan sayang..ooghh kau sungguh nikmat.” Keenan merasakan nikmat kala pinggul istrinya itu terus bergerak.
Keenan kemudian membalikkan tubuh istrinya dan menghantamnya dari arah belakang. Hingga tubuh mereka maju mundur seirama dengan suara merdu de.sa.han mereka yang saling bersahutan.
__ADS_1
“Aahh…aaahhh..aahh..”
Pergulatan panas itu berlangsung lama entah kapan usainya hanya sepasang insan yang tengah dimabuk cinta itu saja yang tahu.
………
Sudah satu bulan berlalu perjalanan panjang bulan madu antara Keenan dan Berliana dilangsungkan. Pada akhirnya mereka berdua kembali ke tanah air.
Niat hati berbulan madu ke lima Negara ternyata tak sesuai dengan yang direncanakan. Sebab mereka melakukan perjalanan bulan madu bahkan ke sepuluh Negara dalam waktu satu bulan.
Keenan ingin menyenangkan hati istrinya dan Berliana seakan haus akan tempat-tempat indah di berbagai Negara itu. Karena siapapun ingin pergi ke sana.
Bicara soal pekerjaan selama satu bulan ini Daddy Fabrizio yang menggantikan Keenan untuk sementara waktu dibantu oleh asissten hadal dan pintar siapa lagi kalau bukan Miko.
Miko memfokuskan dirinya dengan pekerjaan kantor semenjak Keenan belum pulang dari acara berbulan madunya. Ia menjadi pria yang super sibuk, bagaimana tidak pekerjaan Keenan ia yang mengabil alih sebab Daddy Zio hanya memerintahkan saja Miko harus seperti ini dan seperti itu.
Selama Miko bekerja tentu saja ia bantu oleh Luna. Sikap Luna berbeda 180 derajat semenjak pertengkaran mereka dua minggu lalu. Luna hanya bicara pada Miko untuk urusan pekerjaan saja. Dan Luna sangat professional akan pekerjaannya, ia tak ingin mencampur adukkan urusan pribadi dan pekerjaan secara bersamaan.
__ADS_1
Setelah pekerjaan mereka usai Miko menarik tangan Luna menuju koridor kantor yang sangat sepi di lalui oleh para karyawan. Ia tak tahan dengan sikap Luna yang terus menghindarinya selama dua minggu ini, bahkan Luna hanya menjawab telpon dan pesannya jika itu menyangkut prihal pekerjaan.
“Luna..”