
Beberapa saat kemudian Berliana kembali ke kamarnya. Ia melihat suaminya telah tertidur pulas dengan posisi tengkurap. Bahkan suaminya itu sudah mandi dan berganti piyama tidurnya. Berliana kemudian ikut merebahkan diri di samping suaminya.
Tiba-tiba ponsel Berliana muncul notifikasi pesan dari Kakaknya, Jonathan.
"Kakak menunggumu besok di acara peresmian kafe." tulis Jonathan pada pesan tersebut.
Berliana tersenyum senang akhirnya besok adalah hari peresmian Kafe milik Kakaknya.
Selama ini Jonathan selalu dibantu oleh Keenan, dan membuat ia jadi tidak enak hati apabila terus menerima bantuan dari saudari iparnya itu. Ia kemudian mencoba membuka usaha kafe kecil-kecilan dirumahnya, lagi pula rumah yang diberikan oleh Keenan sangat strategis untuk membuka usaha.
"Baiklah, Adikmu yang cantik ini pasti akan datang." balas Berliana kemudian ia menaruh lagi ponselnya di atas nakas dan ikut tidur bersama suaminya.
...........
Pagi harinya Berliana mengerjapkan kedua matanya saat mentari masuk disela-sela gorden jendela. Ia kemudian mendengar suara gemercik air dari kamar mandi, ia tahu pasti suaminya tersebut tengah mandi.
Berliana kemudian bangun dari atas ranjang. Ia mengganti sprei tempat tidurnya. Selama menikah, kamarnya hanya boleh dibersihkan oleh dirinya sendiri. Ia tak ingin pelayan yang membersihkannya.
__ADS_1
Setelah Berliana menyelesaikan tugasnya, ia membalikkan tubuhnya dilihatnya suaminya itu baru saja keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya.
Sebenarnya sudah setiap hari ia melihat pemandangan indah tubuh suaminya yang begitu kekar dan berotot itu. Ia biasa saja melihatnya, namu entah kenapa semenjak suaminya semalam hendak menyentuh dirinya bayangan semalam muncul kembali di pikirannya.
"Kenapa hem...? baru tahu kalau suamimu ini sangat tampan." ucap Keenan mengedipkan sebelah matanya hingga membuat wajah Berliana mendadak menjadi merah karena malu telah ketahuan memandangi wajah suaminya itu.
"Besok kita akan pergi bulan madu, aku masih menyimpan tiket-tiket yang diberikan oleh Mommy waktu itu." ucap Keenan membawa istrinya duduk di pangkuannya.
"Bulan madu ?" balas Berliana menatap manik mata suaminya.
"Wah...semua tempat itu sangat indah, aku jadi bingung harus pergi ke mana dulu." balas Berliana tersenyum senang.
"Heem...baiklah kalau begitu bagaimana jika kita ke Korea dulu, bukankah di sana banyak noona noona." ucap Keenan tampak berpikir karena ia tahu istrinya sangat menyukai negera itu, sebab istrinya adalah penggemar drama korea.
"Noona ya..." kata Berliana menatap tajam suaminya. Entahlah Berliana tidak menyukai jika suaminya memuji wanita korea yang rata-rata wajahnya semua palsu karena operasi plastik.
"Kenapa ? Apa ada yang salah ? tanya Keenan bingung.
__ADS_1
"Pikir sendiri !" jawab Berliana ketus kemudian ia meninggalkan suaminya dan berlalu masuk ke dalam kamar mandi.
Keenan mengusap kasar wajahnya mengapa kaum wanita sangat suka sekali membuat kaum lelaki sepertinya bingung dengan sikap mereka.
... .......
"Apa Mommy dan Daddy sibuk pagi ini ?" tanya Berliana pada kedua mertuanya saat mereka tengah sarapan pagi bersama.
"Tidak, ada apa sayang ?" jawab Jihan menatap menantunya.
"Aku ingin mengajak Mommy dan Daddy ke rumah Kakakku, hari ini dia meresmikan kafe dirumahnya." ucap Berliana yang membuat semua memandang Berliana, sebab tidak ada yang tahu prihal Jonathan yang tengah membuka usaha dirumahnya.
"Benarkah ? Wah...kalau begitu kita semua harus kesana." ucap Jihan antusias begitupun dengan suaminya dan Kinanta.
"Kau tidak memberitahuku, sayang." bisik Keenan pada Berliana disampingnya.
"Kejutan." balas Berliana dengan berbisik pula hingga membuat Keenan merasa gemas dan ingin sekali mencium istrinya itu.
__ADS_1