Terpikat Duda Artis

Terpikat Duda Artis
Peraturan Baru Sekolah


__ADS_3

Di hari Kamis yang cerah, di sebuah sekolah di kawasan kelapa gading, sekolah kindergarten Summer Breeze.


Hana yang datang dengan berlari kecil mulai bisa mengatur napasnya kembali saat sudah berada di depan ruang kelas. Melirik ke kaca jendela dari luar kelas untuk melihat tampilan rambut panjangnya berantakan atau tidak.


Rambut hitam panjang yang tidak sempat di keramas itu Hana cepol ke atas tidak terlalu rapih. Penampilannya seperti biasa kalau dia masuk kerja di sekolah. Seragam sekolah dengan celana jeans. Karena hari ini hari kamis jadi seragam yang dipakai adalah kaos polo kerah berwarna hijau neon bertuliskan Kindergarten SB, gading.


Saat memasuki ruangan kelas, Hana langsung menemukan Riga. Sepertinya Riga sudah menyiapkan kursi tempat Hana akan duduk di sebelahnya, jadi Hana langsung menuju ke arah kursi kosong yang ada di sebelah Riga.


Riga yang melihat Hana, langsung menggerakan tangannya seolah memanggil untuk mendekat. Padahal kemarin mereka sempat bertemu walau cuma sebentar, tapi Riga sangat rindu dengan wajah manis Hana. Meskipun kadang mereka berdua bertukar pesan saat liburan sekolah, tapi Riga hampir gila karena menahan dirinya tidak bertemu Hana dalam waktu lama saat libur sekolah kemarin.


^^^"Ohayou. Giri giri seefu de yokatta ne." -Riga^^^


^^^(🌻: Pagi. Untung kamu dateng pas banget.)^^^


Riga menarik kursi yang ada di sebelahnya, Hana mengucapkan terima kasih terlebih dahulu lalu membalas salam dan kata-kata Riga barusan.


^^^"Ohayou. Un, yokatta de. Mada hajimattenai ka?" -Hana^^^


^^^(🌻:Pagi. Untung deh. Belum mulai ya?")^^^


^^^"Tabun, sorosoro hajimaru yo." -Riga^^^


^^^(🌻:Mungkin sebentar lagi.)^^^


Saat Hana ingin menjawab lagi dengan bahasa Jepang, muncul suara dari sebelahnya membuat Hana menoleh ke sumber suara.


^^^"Hayoo, masih pagi udah bikin orang pusing aja ngomong berdua pakai bahasa Jepang. Aku engga ngerti tahu." Miss Mia^^^


Ucap Miss Mia dengan nada yang dibuat seperti merajuk di akhir kalimat, membuat Hana dan Riga tertawa mendengarnya. Miss Mia yang tadi muncul dari mana tiba tiba sudah berdiri menyembulkan wajahnya di tengah badan Hana dan Riga.


^^^"Pagi Miss Mia, kan udah pernah aku ajarin. Kamu sih lupa terus. Haha."^^^


^^^-Hana.^^^


^^^"Haduh, susah sih. Aku ingetnya cuma ohayou dan arigatou aja Miss. Hehe."^^^


Miss Mia menjawab sambil memperlihatkan cengiran tidak berdosanya.

__ADS_1


Mereka bertiga tertawa. Baru ingin berbicara lagi, kepala sekolah David sudah datang, menyapa semua orang yang ada. Kepala sekolah David membawa beberapa dokumen seperti dokumen proposal di tangannya. Riga langsung sigap menghampiri ayahnya dan membantu menyebarkan beberapa dokumen yang diterima dari ayahnya itu. Riga membagikannya kepada staff dan guru yang hadir di meeting di hari Kamis ini.


Sebelum memulai, Riga memastikan semua staff dan guru yang sudah hadir,


sudah mendapatkan dokumen yang baru saja dibagikannya.


Sekolah Kindergarten memiliki enam orang guru kelas, satu staff reception, satu staff kebersihan, dua staff yang merangkap marketing dan finance, satu staff HR dan juga satu satpam. Ditambah kepala sekolah David sebagai kepala sekolah, dan Riga sebagai wakil kepala sekolah. kepala sekolah David dan Riga merangkap sebagai guru physical athletic atau olahraga.


Di meeting hari ini, hampir semua staff datang kecuali satu guru kelas yang sudah ijin berhalangan hadir karena sakit. Mereka sudah memegang dokumen yang dibagikan dan mulai membaca isinya.


Semua staff sekolah masih belum ada yang berbicara, meeting masih dibuka oleh kepala sekolah dengan beberapa kalimat pembuka salam di awal tahun ajaran baru. Selama ayahnya berbicara di depan kelas, Riga dapat menangkap wajah-wajah keheranan seluruh staff terkait dokumen yang baru diterima mereka hari ini.


Sebelumnya, dokumen ini sudah Riga pelajari bersama ayahnya di rumah.


Ini adalah rancangan perubahan dan penyesuaian dari Tian, yang berfokus pada penambahan penjagaan keamanan dan privasi anak artis tersebut. Dokumen ini berisi 10 lembar halaman, dengan detail aturan keamanan ketat dan sanksi yang didapatkan jika ada orang yang melanggarnya.


Poin sanksi itu sepertinya sengaja di letakan di depan halaman, seperti ancaman halus bahwa sang pembuat peraturan tidak bermain main dengan aturan yang dia buat ini. .


Poin poin penambahan dan penyesuaian ini sangat condong untuk menjaga privasi satu murid saja, yang statusnya adalah anak dari artis terkenal.


Awalnya Riga keberatan, merasa ini terlalu berlebihan untuk peraturan sekolah kindergarten.


Tetapi setelah itu Riga mendapatkan penjelasan langsung dari ayahnya. Sang kepala sekolah yang juga berwewenang membuat peraturan baru bersama wali murid itu saja tidak keberatan, jadi peraturan ini seperti sudah ditetapkan tidak bisa berubah.


Meeting hari ini adalah sosialisasi untuk memastikan semua staff sekolah mengerti dan memastikan untuk mematuhi aturan serta tata tertib yang dibuat demi kepentingan sekolah satu tahun kedepan. Setelah itu baru seperti biasa akan membahas persiapan hari orientasi sekolah yang akan dilaksanakan Minggu depan.


Setelah selesai memberikan kata-kata pembuka dan salam diawal, kepala sekolah David akhirnya sampai pada inti penjelasan meeting hari ini.


^^^"Dokumen yang sudah kalian pegang ini adalah peraturan resmi sekolah kita untuk setahun kedepan. Saya tahu, mungkin beberapa dari kalian agak kaget dengan poin poin penyesuaian baru yang ada di dalamnya, tapi saya harap kita semua bisa mematuhinya."^^^


^^^-kepala sekolah David.^^^


Kepala sekolah David menjeda kalimatnya cukup lama, membiarkan para staffnya mencerna, menunggu jika ada yang ingin mereka tanyakan. Keheningan yang lama tercipta sampai akhirnya kepala sekolah melanjutkan berbicara lagi.


^^^"Seperti yang kalian bisa pahami, bahwa kali ini kita menerima murid baru dengan kondisi agak special karena statusnya yang merupakan anak dari artis terkenal."^^^


Mendengar kata anak artis, semua kecuali Riga dan Hana menjadi heboh. Mereka berbisik, bertanya-tanya siapakah artis terkenal itu. Kondisi menjadi tenang lagi setelah kepala sekolah berbicara.

__ADS_1


^^^"Jadi keamanan dan penjagaan privasi menjadi sangat utama. Terkait kepentingan ini, sang wali murid artis itu juga akan ikut bergabung dalam meeting hari ini."^^^


^^^-kepala sekolah David^^^


Semua staff yang mendengar kaget, terutama Hana. Hana melirik ke Miss Mia untuk memastikan dirinya tidak salah mendengar.


^^^"Miss Mia, tadi aku engga salah dengar kan? David Sensei bilang wali murid artis itu akan ikut bergabung meeting?"^^^


^^^-Hana^^^


Sudah beberapa kali Hana merasa hidupnya penuh kejutan sejak pertemuan pertamanya dengan Tian di ruang kepala sekolah. Sejak saat itu pula, tuan artis itu selalu bisa membuat perasaan Hana menjadi tidak tenang.


Baru kemarin Hana bertemu di rumah sang artis dan melakukan aktivitas fangirling semalaman. Kalau hari ini juga bertemu Hana belum siap menata hatinya.


Duh, kalau tau dia akan datang aku akan keramas hari ini. Aaa. penampilan ku sedang aneh banget hari ini. -Hana


"Iya Miss, engga salah dengar kok. Wah siapa ya kira-kira artisnya? aku penasaran."


-Miss Mia


Mendengar pertanyaan dari Miss Mia, ingin sekali Hana segera menjawab. Tapi lidah Hana kelu, dia masih terkejut Hana merasakan debaran jantungnya berdetak kencang seketika. Pada akhirnya, Hana tidak menjawab Miss Hana, hanya bisa bergumam dalam hati.


Dia tuan Tian, artis idolaku Miss Mia. Duh, aku belum siap bertemu lagi. Aaaa. aku ingin pulang saja.


.


.


.


itsumo arigatou gozaimashita


.


.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2