
Setengah hari sudah berlalu di hari Sabtu ini.
Tian, Hana, dan Cherry yang sedang melakukan wisata keluarga kecil sudah menyelesaikan makan siang nya.
Di tempat yang agak jauh dari meja yang di duduki oleh keluarga kecil itu, dua meja yang di isi oleh para bodyguard dan sus Rita juga sudah selesai makan siang.
Begitupun meja Manager Raka yang duduk terpisah sendirian, makanan yang di sajikan sudah tidak bersisa menandakan waktu makan siang mereka semua sudah selesai, siap untuk lanjut beraktivitas lagi.
Manager Raka melirik ke arah Tian. Di lihatnya Tian sedang asyik bercanda tertawa bersama Hana dan Cherry, entah apa yang mereka bicarakan. Menunggu beberapa menit, namun tiga orang itu seperti enggan beranjak dari tempat duduk mereka.
Manager Raka melirik arlojinya, menghela napas.
Sebagai orang yang selalu mengutamakan rencana sesuai schedule yang di buat, rasanya dia ingin mengingatkan ketiga orang disana untuk melanjutkan kembali kegiatan mereka. Tapi setelah di pikirkan lagi, Manager Raka memilih tidak terlalu ambil pusing tentang keteraturan schedule kegiatan kencan hari ini. Tak masalah agak memanjang dari yang di perkirakan, asal tujuannya adalah membuat tiga orang tersebut senang.
Manager Raka tersenyum melihat betapa cerahnya senyum tiga orang itu, dan juga suasana hangat yang tercipta dari meja seberang.
Manager Raka menghampiri meja para bodyguard dan sus Rita.
^^^"Kalian juga boleh menikmati wisata ini. Jangan hanya menjadi penonton melodrama saja." kata Manager Raka bercanda menepuk bahu keras Tagor.^^^
Manager Raka agak menyesal karena ulahnya tadi sekarang tangannya malah menjadi sakit. Badan bodyguard itu sangat keras, hingga bukan tubuhnya yang merasa sakit malah tangan orang yang menepuknya yang terlihat kesakitan.
^^^"Tidak usah Manager Raka, saya ikut di belakang nona kecil saja." ucap sopan Sus Rita.^^^
Sus Rita memilih tidak banyak bicara, dia senang sesekali keluar seperti ini meski tidak bisa menjaga nona kecilnya langsung tapi Sus Rita senang karena Cherry terlihat sangat bahagia.
^^^"Nona kecil hari ini pasti bahagia sekali, dari tadi tidak berhenti tertawa dan meloncat riang." ucap Sus Rita terharu.^^^
Semua orang pun menggangguk setuju pada ucapan sus Rita tadi. Nona kecil mereka yang biasa hanya bermain di rumah, sedang menikmati hari harinya yang menyenangkan sebagai anak kecil. Meski mereka dapat memahami kesibukan dan jiwa protektif bos artisnya, tapi mereka berpendapat alangkah baiknya hari hari bermain seperti haru ini lebih sering dilakukan demi sang nona kecil Cherry.
Tak lama Tian memanggil Manager Raka dengan tangannya.
^^^"Sialan. Memangnya aku waiters apa memanggilku dengan tangan begitu." ucap Manager Raka sedikit kesal namun tetap menghampiri Tian.^^^
Benar saja, yang memanggil sudah memasang wajah cengiran yang menyebalkan di mata Manager Raka.
"Hahaha." tawa Tian tanpa penjelasan. Namun Manager Raka seperti tahu isi pikirannya.
Dia sengaja. Dasar artis puber kedua banyak gaya!
__ADS_1
^^^"Kalian sudah selesai makannya kan? Mau lanjut lagi sekarang?" tanya Manager Raka memilih mengabaikan kekonyolan Tian.^^^
^^^"Mau! Eri mau liat pinguin!" celoteh Cherry riang.^^^
"Lihat pinguinnya bisa di jam 2 siang, Eri cantik. Lihat yang lain dulu ya." ucap Manager Raka dengan manis.
Bahkan orang yang galak seperti Manager Raka pun bisa bersikap manis dan lembut kepada anak kecil khususnya Cherry. Cherry sudah seperti bos kecil bagi Manager Raka. Membuat Cherry senang juga salah satu kewajiban tidak tertulis dalam hidup Manager Raka.
Setelah itu, Manager Raka memanggil kembali petugas Nana untuk melanjutkan tour dan petualangan di wisata Aquarium dan Safari Jakarta ini. Petugas Nana sudah sangat siap memandu keluarga kecil ini lagi.
^^^"Halo, sudah kenyang kan adik kecil manis? Habis makan, ayo kita juga kasih makan ikan pari. Kita pergi sekarang?" tanya petugas Nana.^^^
^^^"Ayah ikan pari apa?" tanya Cherry kepada Tian.^^^
^^^"Eh itu. Ikan pari ya ikan pari. Duh gimana jelasinnya ya." ucap Tian kebingungan.^^^
Dia melirik ke arah petugas Nana, berharap dari petugas itu yang bisa menjelaskan kepada Cherry.
Petugas Nana mengerti tapi juga bingung menjelaskan dengan baik, dia bisa menjelaskan sesuai dengan SOP yang diberikan tempatnya bekerja.
^^^"Ah, ikan pari itu ikan yang memiliki tubuh ramping tipis melebar, adik kecil. Dia juga memiliki ekor yang sangat panjang. Lebih jelasnya kita masuk yuk lihat sendiri. Hehe." ucap petugas Nana.^^^
Namun tampaknya Cherry belum bisa menangkap dengan baik penjelasan dari petugas Nana. Wajah Cherry terlihat kebingungan, sampai akhirnya Hana yang berusaha menjelaskan.
Cherry menjawab dengan menggelengkan kepalanya. Selama ini dia hanya mendengar cerita dongeng tentang Princess saja. Jadi dirinya tidak mendengar cerita lain apalagi tentang hewan hewan.
Hana tersenyum lalu menjelaskan lagi.
^^^"Nah, ikan pari ini yang nanti akan kita lihat. Bentuknya tipis kaya selimut yang berenang di air. Lucu deh! Hehe. Ayo lihat yuk?"^^^
^^^"Ayoo!" ucap Cherry riang menggandeng tangan Hana lagi.^^^
Wah, kenapa aku tidak terpikirkan menjelaskan hal itu, puji Tian untuk Hana.
Di mata Tian sekarang semua hal kecil yang di lakukan Hana sangat membuatnya takjub dan kagum. Bahkan hanya penjelasan sederhana seperti itu, bukankah hal itu wajar untuk Hana yang memang seorang guru kindergarten.
Hana sendiri memang mengetahui tentang dongeng fabel tentang ikan pari. Jadi dirinya hanya menceritakan apa yang dia baca saja di buku dongeng itu. Bukan hal yang besar untuk dikagumi apalagi di puji. Tian saja yang berlebihan. Begitulah orang yang sedang jatuh cinta. Apapun yang dilakukan pasangan yang dia sukai akan terlihat selalu bagus dan berkesan.
Lama Tian memperhatikan wajah Hana dari samping, Tian menangkap raut wajah Hana berubah bingung.
__ADS_1
Eh. Tunggu. Ikan pari kan yang besar itu ya? Memang bagaimana cara makannya? Tiba tiba Hana teringat bentuk Ikan Pari yang biasa dia lihat di televisi ataupun buku.
^^^"Tuan Tian, bagaimana cara memberi makan ikan pari?" tanya Hana secara tiba-tiba.^^^
^^^"Hmm, aku juga tidak tahu. Kupikir Ibu Hana malah sudah tahu. Kita lihat disana saja ya." ucap Tian gemas.^^^
Padahal dia tadi dengan mudahnya menjelaskan ke Eri, tapi sekarang malah terlihat bingung sendiri. Hahaha. Lucunya.
Saking gemasnya Tian mengusap kepala Hana dengan cepat.
Hana merona malu, namun sepertinya dia mulai terbiasa dengan skinship dari Tian. Atau malah Hana sudah menikmati setiap momen dan sentuhan manis dari sang artis pujaan. Tidak ada lagi ketegangan atau keterkejutannya diperlihatkan Hana. Walau rona muka Hana tetap memerah setiap menerima perlakuan kecil Tian.
Mereka bergandengan tangan bertiga lagi, menikmati semua kegiatan demi kegiatan.
Kegiatan memberi makan ikan pari ada di dalam zona kolam sentuh. Satu lokasi dengan kolam yang para pengunjungnya bisa menyentuh bintang laut. Setelah itu pun, dilanjutkan dengan melihat atraksi pinguin. Atraksi yang di tunggu tunggu oleh Cherry. Sepanjang atraksi berlangsung tak henti Cherry menonton pinguin pinguin berjalan di depannya.
Tian sampai bingung menjelaskan ketika Cherry meminta pinguinnya agar ikut pulang bersama mereka ke rumah.
^^^"Ibu Hana tolong bantu jelaskan..." pinta Tian frustasi.^^^
Hana hanya tertawa, menggeleng menolak membantu Tian kali ini. Selain karena Hana juga belum mendapatkan alasan yang bagus untuk di jelaskan ke Cherry, Hana juga ingin satu kali membalas perlakuan iseng sang artis.
Hahaha. Kenapa aku tidak pernah lihat muka tuan Tian yang seperti ini ya di setiap drama atau film yang di bintanginya, batin Hana senang.
Satu hal lagi, yang tidak akan dia share kepada Tianager lainnya. Entah kenapa Hana ingin menjadi egois. Dia ingin sedikit berbeda dari fans Tian yang lain. Tapi Hana tidak mungkin mengatakannya juga ke Tian kan? Jadi hal hal yang tadi dipikirkan dan dilihatnya akan dia simpan. Bersama dengan dua rahasia besar lainnya.
Rahasia sebagai fans Tian, dan juga rahasia pertemuan pertama Tian dan Hana beberapa tahun lalu.
Entah sampai kapan Hana bisa menyimpan semua rahasia itu. Sekarang malah bertambah lagi satu rahasianya, yaitu rahasia atas perasaan sukanya terhadap Tian sang artis.
.
.
.
itsumo arigatou gozaimashita.
.
__ADS_1
.
Bersambung