Terpikat Duda Artis

Terpikat Duda Artis
Undangan Makan Malam


__ADS_3

Akhirnya meeting guru berakhir, waktu sudah menunjukan pukul sebelas siang.


Karena pembahasan meeting di sekolah sudah selesai semua, kepala sekolah juga sudah membubarkan peserta meeting. Mereka sudah diperbolehkan pulang, tapi kebanyakan dari mereka masih bertahan menunggu sampai makan siang.


Setelah kepala sekolah David dan Riga kembali ke ruangan kepala sekolah, para staff guru mulai berkumpul.


^^^"Miss Hana, Miss Mia dan Miss Fira, aku iri sekali dengan kalian. Cherry akan masuk kelas kalian kan? Artinya kalian akan banyak kesempatan bertemu dengan tuan Tian." ucap salah satu guru wanita.^^^


Perkataan guru wanita itu ditimpali juga dengan kata-kata yang sama oleh satu guru wanita lainnya.


Dua guru wanita tadi mengajar di kelas pre-school yang usia muridnya dibawah usia Cherry. Biasanya mereka senang karena beban mengajar kelas pre-school tidak terlalu berat jika dibandingkan kindergarten. Tapi kali ini, mereka sangat merasa iri.


^^^"Haha. Biasanya kalian paling malas kalau disuruh back up kelas kami kan? Sekarang malah jadi ingin guru kindergarten." goda Miss Fira.^^^


Perkumpulan guru ini sudah langsung terlibat pembicaraan heboh. Mereka memang terbilang dekat satu sama lain. Total ada enam guru kelas, mereka semua saling support hingga kedekatan mereka sangat erat. Tapi kedekatan para guru kelas ini tidak bisa menjangkau kelompok staff lain di sekolah.


Kelompok itu memiliki sebutannya sendiri. Mereka memanggil diri mereka adalah kelompok pegawai dalam. Mengklaim bahwa statusnya lebih tinggi sedikit dari pada staff guru kelas, jadi mereka enggan berbaur dengan enam guru wanita itu. Kelompok ini terdiri dari empat orang dari staff Marketing & Finance, HR dan Receptions.


Untuk staff kebersihan, dia memilih netral. Dia bisa masuk ke lingkungan apa saja. Bahkan membatasi untuk terlalu dekat dengan keduanya. Staff kebersihan ini dekat dengan staff satpam. Tidak ada yang tahu kalau mereka berdua berpacaran.


Makanya saat peraturan tidak boleh ada yang pacaran di sekolah, jantung mereka berdua seperti berhenti seketika. Untunglah, tidak ada yang tahu rahasia mereka ini.


Saat kelompok guru kelas sudah berbaur dalam canda ria, kelompok pegawai dalam mencoba ikut dalam pembicaraan. Hanya untuk meledek, tentu saja sekalian mencari masalah. Dua kelompok ini memang tidak pernah akur.


^^^"Norak banget deh, baru ada satu murid anak artis aja udah senang sekali seperti itu." ucapan sinis dari Miss Laura.^^^


Perkataan Miss Laura, diikuti tawa meledek dari teman temannya.


Miss Laura ini seperti ketua di kelompok pegawai dalam. Dia satu-satunya staff HR. Jadi merasa dirinya lebih tinggi kuasa dan jabatannya dibandingkan staff lainnya di sekolah ini.


Hanya dua orang yang bisa mengontrol Miss Laura. Yaitu kepala sekolah David dan juga Riga. Sudah jadi rahasia umum, kalau Miss Laura menyukai Riga. Sehingga dirinya sering sekali mencari perhatian ke Riga. Sayangnya Riga hanya memberikan perhatian lebih kepada Hana saja, kepada staff lain hanya sesuai dengan situasi saja.


Hal itulah yang mendasari Miss Laura sepertinya sangat tidak menyukai Hana, selalu saja mencari masalah untuk mengganggu ketenangan Hana.


Miss Fira yang selalu berada di garis terdepan kalau Miss Laura sudah berulah, langsung menanggapi.


^^^"Kalau kami norak, kamu itu apa? Memangnya kami tidak lihat kamu berteriak histeris seperti fans labil saat melihat tuan Tian, hah?" balas Miss Fira.^^^


^^^"Haha. Iya tuh aku juga lihat. Bilang saja kamu iri kan?" balas Miss Mia tidak mau kalah.^^^

__ADS_1


Hana tidak ikut tersulut, bahkan dia mencoba menenangkan teman-temannya agar tidak ikut mencari masalah. Meladeni Miss Laura tidak pernah ada habisnya.


Miss Laura kesal, menahan rasa malunya. Memangnya siapa yang tidak akan histeris melihat artis paling terkenal di negeri ini? Tapi, sialnya Miss Laura tidak bisa menekan ekspresinya tadi sehingga dia jadi harus menanggung malu atas tindakan refleks nya.


Tidak ada kata pembalasan dari kelompok pegawai dalam, mereka berempat pun pergi meninggalkan kelas. Empat orang staff ini pergi ke ruang kepala sekolah untuk pamit ijin pulang, lalu katanya akan hang out bareng sambil menunggu makan siang.


Tak lama satu persatu staff guru kelas pamit pulang. Hana juga ikut pamit bersamaan dengan Miss Fira dan Miss Mia menuju ke ruang kepala sekolah.


Setelah berpamitan dengan kepala sekolah David dan juga Riga, mereka berpisah di tempat parkir sekolah.


Saat Hana ingin menaiki motor maticnya, handphone nya berdering tanda ada pesan masuk. Hana mencoba mengecek pengirim pesan, namun ternyata pengirimnya adalah nomor asing yang tidak dikenalnya.


Dahi Hana mengernyit, karena penasaran Hana pun membuka pesan untuk mengecek isi pesan tersebut.


sender: 0811xxxxxx08


Miss Hana, ini saya Manager Raka, managernya Tian ayahnya Cherry.


Tian ingin meminta waktu anda untuk makan malam bersama hari ini, apakah anda bisa Miss?


Lokasinya akan saya kirim nanti.


Deg.


Hah! Tuan Tian ingin makan malam denganku?! Hana menjerit tidak percaya.


Melihat Hana yang masih belum bergerak di atas motornya sambil memegang handphone, Miss Mia pun menegur pelan.


^^^"Miss Hana, ada apa? Apa ada masalah? Mukamu jadi pucat." ucap khawatir Miss Mia.^^^


^^^"Ah, tidak apa-apa, Miss. Hehe. Oh iya kamu duluan saja. Aku mau balas pesan dari Hale dulu." balas Hana.^^^


Hana jadi berbohong ke Miss Mia. Tidak mungkin juga kan, kalau Hana jujur dia dapat pesan dari Manager Raka, manager dari sang wali murid artis tadi. Tadi saja sudah sekolah sudah sangat heboh dengan kemunculan Tian melalui panggilan video di meeting online.


Miss Mia lega, dia sempat khawatir kalo terjadi masalah pada temannya di sekolah ini. Karena sudah dijawab juga kekhawatiran nya tidak benar, jadi Miss Mia pamit pulang duluan.


Setelah kepergian Miss Mia, Hana t


mengurungkan niatnya pulang ke rumah. Hana kembali merapihkan motornya di parkiran, mencari tempat duduk menuju bangku di dekat area taman bermain anak anak. Hana ingin segera membalas, dan memastikan kalau ini bukan pesan dari orang iseng.

__ADS_1


sender: Hana Jasmine


Maaf, apakah ini benar nomor tuan Manager Raka? Bagaimana anda bisa punya nomor saya ya?


Hana ingin memastikan dulu ini bukan pesan iseng, jadi Hana membalas untuk mengetahui apakah benar Manager Raka sendiri yang mengirimkannya pesan.


sender: Manager Raka


Bagaimana kalau saya jelaskan di telepon sekarang?


Deg.


Bukan lagi merasa terkejut, rasanya jantung Hana berhenti sesaat. Raut wajah gadis cantik itu berubah panik.


Haduh, kenapa malah minta telepon. Aku harus bilang apa kalau ini begini? Aaa.


Hana tidak tahu lagi apa yang harus dilakukannya.


Bertemu makan malam? Bahkan akan di telepon oleh Manager sang Artis?


Hana bertanya-tanya, kenapa sih orang orang itu suka sekali mendadak, seolah Hana tidak pernah diberikan kesempatan untuk pilihan lain.


Semua yang berhubungan dengan sang artis selalu membuat dirinya terkejut, hal ini sungguh tidak baik untuk kesehatan jantungnya. Padahal kehidupan Hana sebelum betemu sang artis secara langsung, cukup tenang dan baik-baik saja.


Sejak pertemuan pertamanya dengan sang duda artis dua Minggu yang lalu,


itulah awal mula hari-hari nya menjauh dari kata ketenangan.


.


.


.


itsumo arigatou gozaimashita!


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2