Terpikat Duda Artis

Terpikat Duda Artis
Tiket Gratis Live Chat


__ADS_3

Panggilan Video Tian dan Hana pun berakhir.


Meskipun Tian enggan memutuskan panggilan video, karena masih kangen dengan Hana katanya. Tapi janji untuk live chat dengan fans Tianager juga penting.


Justru tadi Hana lah yang mengingatkan pertama kali agar Tian segera bersiap live chat yang akan di mulai jam 10 nanti. Mengingat Hana juga salah satu dari Tianager, Hana sangat mengerti bahwa teman teman Tianger lainnya pasti sudah menunggu live chat dari sang artis idola. Bahkan dari satu atau dua jam sebelum live chat ini dimulai.


Bagi Tian sendiri fansnya Tianager sudah seperti bagian dalam hidupnya yang tidak terpisahkan. Terlepas dari rasa profesional yang dia punya sebagai artis senior yang telah berkarir sejak usia 13 tahun.


Terlalu banyak mix feeling yang ada dalam hati Tian untuk fansnya Tianager.


Mereka yang selalu setia, tidak hanya saat bersinarnya sang artis tapi juga saat Tian dalam kondisi sulit sekalipun. Kondisi yang di maksud itu seperti saat Tian kehilangan mendiang istrinya dulu. Banyak fans yang terus mendukung tanpa henti, membuat Tian juga terus berusaha bahkan sampai sekarang.


Selepas panggilan video itu berakhir, Tian pergi ke ruang kerja yang berada persis di samping kamar tidurnya.


Di dalam ruang kerja itu Manager Raka sudah terlihat sibuk menyeting laptop sang artis agar siap untuk melakukan live chat connect2gather.


Live chat connect2gather yang akan dilakukan Tian nanti, sang artis harus log in di situs Wever khusus untuk para artis yang akan melakukan siaran melalui laptop bukan handphone seperti para fans dan pengguna lain.


Masih ada waktu 25 menit sebelum live chat dimulai nanti. Tapi sudah terlihat para fans yang sudah membeli tiket live chat hari ini berkumpul hampir 98 persen dari kuota room chat. Tiketnya sendiri sudah sold out satu jam pertama saat agency nya menjualnya seminggu lalu.


Manager Raka melirik sebentar Tian yang baru datang. Tangannya sih masih tetap sibuk melakukan pekerjaannya.


^^^"Kau sudah selesai telponannya? Live chat mu juga akan siap dalam 5 menit lagi. Setelah itu kita akan briefing singkat ya." ucap Manager Raka.^^^


Ku pikir tadinya aku mesti menyeretmu dengan drama karena mungkin kau tidak mau menyudahi panggilan video bersama kekasihmu, sarkas Manager Raka tapi hanya berani dalam hati.


Hari ini Manager Raka sudah cukup jadi manager yang patuh. Dirinya tidak berbicara banyak apalagi menginterupsi kegiatan kencan keluarga Tian. Kecuali adegan simulator kapal selam yang memang harus dihentikan itu ya.


Belum lagi saat pulang ke rumah sang artis masih harus bekerja menyiapkan live chat. Seolah Manager Raka sudah terbiasa bekerja 24 jam demi sang artis. Wajar saja Manager Raka menjadi karyawan yang paling besar gajinya dibandingkan karyawan atau manager lainnya di perusahan agency Stargazer.


^^^"Okay. Thank you kak. For today juga. The planned date was excellent." ucap Tian saat duduk di sofa, sambil menunggu laptopnya siap digunakan.^^^


Kegiatan tangan Manager Raka terhenti. Melirik ke arah sang artis.


^^^"Haha. Don't mind. Tapi beri aku bonus dong kalau kamu mau berterima kasih." ucap Manager Raka bercanda.^^^


^^^"Sure. Aku diskusikan ke Ayah nanti." jawab Tian santai.^^^

__ADS_1


^^^"Wah serius? Oke besok besok bilang saja lagi kepadaku kalau kamu dan Hana akan kencan lagi ya." Manager Raka jadi bersemangat.^^^


Bicara tentang Hana, Manager Raka jadi teringat sesuatu. Dia harus mengerjakan satu persiapan lagi.


^^^"Eh, apa nama akunnya Miss Hana? Apa masih yang lama sesuai dengan data yang kita dapatkan di biodata itu? Aku mau masukin ke sistem agar bisa masuk live chat. Sudah ditanya kan tadi?"^^^


Manager Raka memberondong pertanyaan kepada Tian.


^^^"Oh iya. Bentar. Tadi dia kirimkan lewat pesan." Tian segera mengecek pesan masuknya. Setelah menemukan nama akun ID dalam pesan itu Tian menyerahkan handphonenya ke Manager Raka.^^^


^^^"Itu namanya. Kalau sudah kirim link tiket gratisnya. Jangan sampai Hana terlewat live chat ku. Kalau tidak bonusmu tidak jadi ku berikan."^^^


^^^"Iya. Iya. I know. Let me check....Oh. Ternyata masih sama Jasmine1919. Okay, done ya. Ku kirim dulu kode refferal nya untuk Hana lewat...?" tanya Manager Raka.^^^


Mengingat ini adalah hal sensitif, jadi jaga-jaga Manager Raka memastikan dulu harus kirim lewat mana.


^^^"Kirim saja langsung di pesan itu, lewat no-mor-ku!" Tian langsung menjawab Manager Raka dengan cepat.^^^


Tian tidak mau Manager Raka mengirim kode itu lewat nomor pribadi sang manager.


Mendengar hal itu, bola mata Manager Raka rasanya ingin berputar kebelakang.


Saat mengirimkan kode refferal untuk tiket masuk live chat ke Hana, Manager Raka sangat tergelitik untuk mengkomentari nama kontak Hana yang ada di handphone sang artis.


My Baby Hana? Pakai emoticon love juga? Sumpah, norak banget duda artis ini. Hahaha.


^^^"Apa?! Kenapa tertawa? Udah belum sih kirim pesan aja lama banget."^^^


Tian bicara sambil mengambil handphonenya kembali yang tadi masih berada di tangan Manager Raka. Melihat layar handphonenya yang terbuka. Membaca tulisan pesan yang dikirimkan Manager Raka ke Hana. Tian perlu mengeceknya khawatir sang manager mengatakan hal hal aneh.


Send to: My Baby Hana 🀍


Ini kode refferal untuk tiket log in live chat jam 10. Kode: xxxxxxxxxxxxxxxx.


Melihat pesan yang dikirim ternyata tidak ada kata kata aneh, Tian yakin kalau Manager Raka menertawakan nama kontak yang disimpannya untuk nomor Hana. Tian pun mendelik sebal.


^^^"Cih. Tertawa saja terus kak. Bukannya ku kasih bonus malah ku potong gajimu!" ancam serius Tian.^^^

__ADS_1


Tawa meledek Manager Raka otomatis terhenti mendengarnya. Menelan ludahnya. Dari nadanya saja Tian tidak seperti sedang bermain main dengan perkataannya.


"Aku bukan menertawakanmu kok. Aku cuma...Ah! aku teringat teater musikal putri duyung tadi lucu sekali. Ha-ha-ha....Maaf." kilah Manager Raka.


Kemudian Manager Raka mengecek live chat lagi, memastikan semua persiapan sudah sempurna.


Karena persiapan live chat juga sudah siap, Manager Raka memberikan brief paper kepada Tian sambil menjelaskan sedikit. Isi brief paper itu berisi poin interaksi yang bisa Tian sampaikan dengan fansnya. Hanya poin saja, karena sisanya Tian akan improvisasi selayaknya chatting natural dengan seorang teman.


Di sela penjelasan dari Manager Raka, dering handphone Tian tanda pesan masuk berbunyi lagi. Masih sambil mendengarkan penjelasan Manager Raka, Tian membaca pesan dari Hana.


Sender: My Baby Hana 🀍


Terima kasih, kak Tian kodenya. Aku sudah bisa log in. Semangat ya live chatnya. (emoticon senyum).


Hatinya berbunga membaca deretan kata demi kata yang dikirimkan oleh Hana.


Wah, ternyata begini rasanya disemangati pacar ya. Dulu aku tidak pernah merasa seperti ini.


Manager Raka benar, perasaannya kembali seperti remaja yang baru mengenal cinta. Menerima pesan seperti itu saja senangnya sudah tidak terkira.


^^^"Tian, semua Tianager sudah menunggumu. Are you ready?" tanya Manager Raka memberika aba aba untuk memulai live chat.^^^


Tian duduk di hadapan laptopnya dan mengangguk tanda setuju.


Tian pun mulai menyapa para fans yang sudah menunggunya dalam live chat. Jam 10 tepat live chat telah dimulai.


.


.


.


Itsumo arigatou gozaimashita.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2