
Setelah memarkirkan mobilnya, Lala dan Yoga masuk ke dalam club. Disana sudah ada teman teman mereka yang lain. Baru pertama kali Lala ketempat seperti ini, membuatnya risih tapi Lala bisa menguasai suasana. Yoga yang melihat Lala yang mulai merasa gelisah mendekatinya dan bertanya.
" Lu baik baik aja kan La??? " Tanya Yoga khawatir.
" Aku gak papa Ga. Aku bisa ngatasin ini kok. Jadi kamu gak usah khawatir dan nikmatin aja pestanya. " Ucap Lala meyakinkan Yoga.
" Baiklah. Tapi kalau ada apa apa, pastikan lu bilang ke gue. " Ucap Yoga memberi ultimatum pada Lala.
" Iya, aku bakal kasih tahu kamu. " Ucap Lala.
Lala dan Yoga melihat Thio yang berjalan menuju ke arah mereka berdua.
" Bro akhirnya muncul juga dirimu. " Sapa Thio yang menyambut kedatangan sahabatnya Yoga dan juga Lala.
" Sorry telat bro, menunggu tuan putri yang dandan kelamaan. " Kata Yoga sambil menunjuk ke arah Lala.
" Ih apaan sich, bohong tau. " Ucap Lala membela diri.
" Wajar dandan lama, namanya juga perempuan. Pasti mereka ingin selalu terlihat cantik setiap saat. Lagian gak papa lagi kalau telat. yang pentingkan kalian udah mau datang ke party gue. " Ucap Thio.
" Happy bhirtday bro...." Ucap Yoga.
" Thanks bro...." Balas Thio.
" Happy bhirtday ya Thio..." Ucap Lala.
" Thanks cantik...." Ucap Thio.
Asik bercerita tiba tiba suara teriakan menyambut kedatangan si ratu pesta, siapa lagi kalau bukan Sherly.Sang model cantik dan seksi yanh sukses mencuri perhatian para tamu. Dia langsung menuju ke arah Thio dan teman temannya.
" Happy bhirtday Thio..... " Ucap Sherly sambil mencium pipi Thio.
" Thanks banget ya Ly udah mau datang. " Ucap Thio menyambut kedatangan Sherly dengan hati yang berbunga bunga.
" Ya pasti lah aku datang, aku kan mau tagih janjimu sama aku. Kali ini aku gak mau di kecewain " Bisiknya ditelinga Thio.
Thio hanya senyum senyum saja mendapat perlakuan itu dari Sherly.
" Oke semua, kalian nikmatin party nya ya. Gue tinggal dulu sebentar. " Ucap Thio lalu dia melangkah pergi meninggalkan teman temannya diikuti oleh Sherly.
Sherly dan Thio menjauh dari Yoga dan Lala. Setelah menjauh mereka pun mengobrol serius.
" Thio, gimana rencana malam ini. Lu pasti bakal bantu gue kan??? " Tanya Sherly serius.
__ADS_1
" Iya, gue bantu asal lu gak ngerusak party gue. " Jawab Thio ragu, dia takut kalau sampai Yoga mengetahui rencana Sherly dan dia juga terlibat di dalamnya.
" Iya, gue janji gak bakal ngerusak party lu. Setelah Yoga bersama gue, itu jadi urusan gue. " Ucap Sherly sambil tersenyum menyambut kemenangannya
Lalu Thio memanggil salah satu pelayan pria untuk membantu Sherly menjalankan aksinya.
" Ly, lu bawa obatnya??? " Tanya thio.
" Ini. " Jawab Sherly sambil menyerahkan bungkusan plastik pada Thio.
" Ingat ly, ini yang pertama dan terakhir lu lakuin ini sama Yoga. Dan juga aku gak mau kalau sampai Yoga tahu aku terlibat dengan ini. Aku gak mau persahabatanku dengan Yoga jadi hancur karena ulahmu. " Ucap Thio memperingatkan Sherly.
" Iya, gue akan tutup mulut untuk yang ini. Dan terima kasih telah bantu gue. " Ucap Sherly.
Thio lalu memberi pada pelayan itu obat tersebut, lalu menyuruhnya untuk menuangkan ke minuman untuk diserahkan pada Yoga yang asik bercerita dengan Lala. Melihat itu semua Sherly menjadi senang karena sebentar lagi impiannya akan tercapai.
" *M*alam ini kau jadi milikku Ga. " Ucap Sherly dalam hatinya sambil tersenyum penuh kemenangan.
Walaupun ada rasa kecewa di hati Thio, tapi dia tetap tersenyum untuk Sherly. Thio tidak mau kalau sampai Sherly mengetahui perasaan Thio yang sebenarnya. Dan dia juga gak mau mengungkapkan perasaannya karena takut kecewa jika Sherly sampai menolaknya.
Para tamu masih menikmati pestanya, begitu juga Riana dan Arga yang asik mengobrol berdua di tempat terpisah.
" Lu haus La??? " Tanya Yoga.
" Gue ambilin ya. Lu mau minum apa La?? " Tanya Yoga lagi yang sudah minum segelas alkohol.
" Aku mau jus aja ya Ga...." Pintanya pada Yoga
" Oke manis. Tunggu sebentar ya. " Ucap Yoga lalu memanggil pelayan untuk meminta segelas jus.
Pelayan itu memberikan jus pada Yoga, dia mengira Yoga yang akan meminumnya. Tak lupa dia memasukkan obat yang diberikan oleh Sherly.
" Makasih ya. " Ucap Yoga pada pelayan tersebut.
" Sama - sama. silahkan dinikmati pestanya. " Ucap pelayan tersebut.
Setelah pelayan itu memberikan minuman pada Yoga, Thio memberikan seikat uang dan menyuruhnya untuk meninggalkan club malam ini. Thio tidak ingin Yoga sampai tahu kejadian sebenarnya.
" La ini jus nya. diminum dulu. " Ucapnya pada Lala sambil memberikan minuman itu pada Lala.
" Makasih Ga. " Ucap Lala sambil menerima jus yang di berikan oleh Yoga dan mulai meminumnya.
Yoga pun asik meminum alkohol lagi, ini gelas ketiga yang diminumnya. Tapi dia belum merasakan mabuk. dari jauh Sherly mengawasi Yoga, dia memperhatikan gerak gerik Uoga. sherly tidak menyadari kalau sebenarnya yang meminum obat bukan lah Uoga, tapi Lala. Setelah melihat yoga meminumnya lalu dia menuju toilet.
__ADS_1
" Thio, gue tinggal ke toilet sebentar ya. Lu awasin Yoga dulu. " Bisik Sherly di telinga Thio.
" Iya Ly pergi aja. Gue akan ngawasin Yoga dari sini. Lu gak usah khawatir. " Balas Yhio
Setelah meminum jus yang diberikan oleh Yoga perasaan lala mulai tidak enak, dadanya terasa sesak karna hawa panas yang mulai dirasakan ditubuhnya.
" Kamu kenapa La??? " Tanya Yoga yang khawatir karena melihat perubahan pada Lala hang tiba - tiba.
" Gak tau nich, tiba tiba kok rasa panas ya. " Ucap Lala.
" Kamu sakit??? " Tanya Yoga lagi
" gak ga. Perasaanku sungguh gak enak " Ucap Lala yang wajahnya mulai memerah.
Lalu Yoga memanggil Thio yang berada tak jauh dari mereka.
" Ada apa Ga??? " Tanya Thio.
" Gak tau nich, kayaknya ada seseorang yang mencampur sesuatu diminuman Lala. " Ucap Yoga.
" Maksud lu??? " Tanya Thio yang melihat perubahan di wajah Lala.
" *M*ampus gue, kayaknya yang minum tu obat perangsang Lala. bBakal ngamuk si Sherly sama gue. Tapi bodoh amat. " Ucap Thio dalam hatinya.
" Udah kalau gitu lu bawa ja dulu Lala ke kamar diatas, nanti gue kasih tau yang lain kalau Lala pulang duluan sama lu. " Ucapnya pada Yoga.
" Oke, kalau gitu gue bawa Lala dulu ya.... " Ucapnya sambil menggandeng Lala.
Setelah Yoga membawa Lala ke kamar, gak lama kemudian Sherly keluar dari toilet. Mencari yoga tapi gak melihatnya. Dia pun bertanya pada Thio.
" Yoga mana??? " Tanya Sherly penasaran.
" Dia langsung pulang, perasaannya gak enak " Ucap Thio berbohong.
" Lu gimana sich, kok bisa dia pergi??? " Tanya Sherly yang emosi.
" Dia langsung pergi Ly, gue ga bisa nahan dia. " Jelasnya agar Sherly percaya.
" Ah gue malas dengar alasan lu, gue mau pulang. " Ucap Sherly lalu melangkah pergi.
" Tapi ly....." Belum Sempat Thio berkata dia sudah menghilang di balik pintu.
Thio hanya terdiam di tempat menatap kepergian Sherly.
__ADS_1