Terus Mencintai

Terus Mencintai
Lembaran Baru


__ADS_3

Suasana kampus terasa berbeda semenjak hari itu. Tapi Lala tetap semangat menjalani harinya,


" Harus bisa melupakan semua, semua adalah masa lalu. aku pasti bisa..... "


Kata - kata itu yang selalu di ucapkan dalam hatinya sebagai penyemangat menjalani harinya sambil terus berjalan menuju ruangan kelas.


" Uppzzzz...... " Ucap Lala ketika badannya menabrak seseorang.


" Aduh, sorry banget ya.... " Ucap seseorang sambil berjongkok memungut buku yang berserakan.


" Gak kok, aku yang salah jalan sambil melamun. " Ucap Lala sambil membantu memungut buku.


" Makasih ya " ucapnya pada Lala setelah semua buku sudah terkumpul.


" banyak banget buku yang dibawa, mau disimpan diperpus??? " tanya Lala


" Iya nich.... " Ucapnya sambil mengangkat bukunya.


Tanpa aba - aba Lala mengambil sebagian buku dan membantu membawanya.


" Aku bantu ya " Ucap L.ala sambil berjalan di depan


" Gak usah, aku bisa kok " Jawabnya.


" Gak papa, lagian kan ni buku banyak banget. Biar lebih ringan bawanya " Ucap Lala.


Dan mereka pun membawa buku buku itu ke perpustakaan.


" Sudah sampai " Ucap Lala sambil meletakkan buku buku di meja.


" Makasih banget ya...." Ucapnya.

__ADS_1


" Ok... " Ucap Lala.


" Nama lu siapa??? Gue Erika, Erika anindia Sanjaya. Tapi lu cukup panggil gue Rika. " Ucap Erika memperkenalkan diri sambil menyodorkan tangannya.


" Aku Yolanda Sari, tapi cukup Lala aja. " Ucap Lala sambil menyodorkan tangannya.


" Lu jurusan apa??? kayaknya pernah liat... " Ucap Erika


" Aku jurusan Desain Grafis. kalau kamu??? " Tanya Lala.


" Aku jurusan Kedokteran. " Jawab Erika.


" Aku duluan ya, ada kelas nich. " Ucap Lala


" Oke, sekali lagi terima kasih ya " Ucap Erika


" Iya.... " Ucap Lala sambil berjalan meninggalkan perpustakaan.


" hey..... " Teriak Lala mengagetkan Riana.


Lala hanya senyum senyum mendengar omelan Riana.


" Lu darimana??? Lambat banget masuk kelas. untuk dosen belum datang. " Tanya Riana.


" Sorry tadi ada keperluan mendadak " Jawab Lala singkat.


" Alasan lu.... " Ucap Riana sambil membuka bukunya.


" Eh Na..... " Panggil Lala


" Hmmmmm.... " Jawab Riana tanpa menoleh ke Lala.

__ADS_1


" Dari kampus aku ke rumah mu ya ????"


" Tumben, kesambet setan apa lu??? "


" Gak da, pengen aja. "


" Iya, tapi singgah di mall dulu ya. Ada yang mau cari.


" Oke.... " Ucap Lala.


□□□□□□□□


Sampai dirumah Riana, Lala disambut tante Indah, mamaya Riana. Sudah lama Lala gak ke rumah Riana. jadinya tante Indah kangen.


" Assalamualaikum tante..... " Sapa Lala sambil mencium punggung tangan Tante Indah.


" Waalaikum salam. eh Lala.... " Sapa tante Indah sambil memeluk Lala. " Kok baru kesini sayang??? tante kangen loh sama kamu. " Ucapnya lagi.


" Lala juga kangen sama tante, apalagi masakan tante... " Ucap Lala setelah memeluk tante Indah.


" Ehmmm modus, ujung ujungnya minta makan. " Sindir Riana yang terasingkan.


" Biarin, weeekkkk.... " Balas Lala sambil menjulurkan lidah pada Riana.


" Udah gak usah bertengkar, kalian pergi mandi gih. Bau asem semuanya. " ucap mamanya Riana sambil menutup hidungnya.


" Lagian kalian darimana sich, kok lambat pulang??? " Tanyanya lagi.


" Tadi singgah ke mall sebentar mah. Ada yang Riana cari. " Jelasnya pada Mamanya.


" Lala nanti malam nginap ya, jadi kita bisa makan malam bareng. Entar lagi om Haris datang. " Ucap tante Indah pada Lala.

__ADS_1


" Hmmmm, iya dech. Lala juga kangen sama om Haris. Mana tau kalau ketemu om Haris bisa dapat uang jajan tambahan. " Canda Lala dan mereka pun tertawa.


Lala memang cukup akrab dengan keluarga Riana. Dia sudah seperti saudara bagi Riana karena riana anak tunggal.


__ADS_2