Terus Mencintai

Terus Mencintai
fitting baju


__ADS_3

sesuai rencana siang ini lala dan erick akan fitting baju pengantin di butik langganan keluarga erick. mereka sudah membuat janji temu untuk hari ini.


setelah selesai dengan pekerjaan kantor lala meninggalkan kantor dan akan langsung menuju butik tersebut. lala mengendarai mobilnya seorang diri karena erick sedang meeting diluar bersama dengan rizal asistennya. dari sana dia akan langsung menuju butik.


sebelum meninggalkan kantor tadi lala sudah menelpon riana untuk menemaninya ke butik. sampai di butik lala memarkirkan mobilnya dan langsung masuk ke dalam. calon mertua dan erika sudah menunggunya disana


" assalamualaikum tante, maaf lala terlambat. " ucap lala sambil mencium punggung tangan mamanya erick


" waalaikum salam sayang. gak papa kami juga baru sampai kok. " ucap widya" kamu sendiri la, erick mana??? " tanya nya lagi


" mas erick masih meeting tante, dari sana nanti dia langsung kesini. " ucap lala


" la, bisa kamu ubah panggilan itu??? " tanya widya


" maksudnya tante... " tanya lala bingung


" kamu bisa panggil mama sayang, gak lama lagi kamu juga bakal nikah dengan erick. " ucap widya sambil tersenyum senang


" iya nich lala, panggil mamah donk. kan entar lagi bakal jadi nyonya erick aditya sanjaya " goda erika


erika memang selalu menggoda lala. dia sangat senang mengganggu lala dan membuat lala tersipu malu.


" iya tan eh maksud lala mamah.. " ucap lala malu


mereka pun tertawa. gak lama kemudian riana pun datang.


" hai semua, sorry ya telat. " sapa riana " eh tante widya juga ada " ucapnya lagi malu


" kamu gak telat kok na, kami aja yang kecepatan datangnya. " ucap widya


" calon pengantin prianya mana??? " tanya riana sambil celingukan mencari erick


" abang disini " ucap erick yang memasuki ruangan


" sorry telat sayang " ucap erick lagi sambil mencium kening lala


" apaan sich mas, gak enak sama yang lain. " ucap lala yang tersipu malu karena kelakuan erick


" gak papa la, memang begitu kelakuan orang yang udah ngebet nikah. " ejek erika


" pasti kamu iri kan " balas erick sambil memencet hidung adiknya


" sorry ya, rika gak iri tuch. lagian ngapain juga iri sama abang, tak guna. nanti kan erika bakal nikah juga " ucap erika dan yang lain pun tertawa melihat kelakuan kakak beradik ini.


" emang sudah ada calonnya ka???? " tanya riana sambil mengejek erika


" belum sich, baru mau nyari " jawab erika sambil senyum senyum dan menggaruk kepalanya yang gak gatal sama sekali.

__ADS_1


" hmmmmm, dimana mana cari calon suami dulu baru bahas masalah nikah. " ejek erick


" tunggu aja, erika bakal dapetin cowok ganteng seperti jang geun suk. " ucap erika


" abang mau lihat, sepandai apa sich adik abang ini memilih calon suami. " ucap erick menantang adiknya


" lihat aja entar, kalian semua bakal kaget. " ucap erika yakin


lagi asik bercanda, lala pun dipanggil untuk mencoba gaun pengantinnya.


" yang mana nich calon pengantin perempuannya?? " tanya lelaki yang gemah gemulai yang bernama reni


" ini orangnya mas eh mba " jawab riana yang menunjuk ke arah lala


" cukup panggil eke reni " ucapnya jengkel " yuk kamu ikut saya " ucapnya lagi sambil menarik tangan lala


dengan langkah ragu lala mengikutinya


" tenang aja dech, eke gak makan orang keles... " ucap reni menenangkan lala


" iya mba " ucap lala akhirnya sambil mengikuti langkah reni menuju ruangan ganti


lala mencoba gaun pengantin uang sudah di pesan dibantu oleh 2 orang asisten wanita. setelah mencoba lala pun keluar untuk memperlihatkan kepada yang lain.


" astaga la lu cantik banget " ucap riana kagum


" iya la lu cantik banget dengan gaun itu " ucap erika menimpali


" kamu sangat cantik lala " ucap widya


" makasih mah... " ucap lala malu


dan erick hanya tertegun melihat penampilan lala. dia sangat cantik dengan balutan gaun yang di pakainya.


" itu mulut bisa di tutup gak, entar lalat masuk. " goda erika


erick yang mendengarnya hanya bisa tersenyum menahan malu karena kelakuannya sendiri.


" kayaknya bang erick terpesona banget nich. " ucap riana sambil menatap ke arah erick yang masih senyum senyum sendiri sambil menggaruk kepala nya yang gak gatal sama sekali


" sudah sudah kalian berdua ini hanya bisa menggoda abangmu saja " ucap mamanya erick agar riana dan erika menghentikan gurauannya tersebut


" kamu memang cantik la. cantik banget, buat aku pangling " ucap erick akhirnya


lala yang mendengar ucapan erick semakin tertunduk malu.


" makasih mas " ucap lala malu " tapi bagian leher buat lala gak nyaman, terlalu terbuka " ucapnya lagi

__ADS_1


sambil memegang bagian dadanya


" kalau itu gampang, nanti eke akan rombak sedikit di bagian itu " ucap reni meyakinkan lala


" makasih ya mba " ucap lala


setelah selesai lala pun mengganti pakaian pengantinnya dengan baju kantor yang di pakainya tadi dan sekarang giliran erick mencoba tuxedo nya.


setelah mencobanya erick pun memperlihatkan pada semuanya


" memang bang erick tak bisa tersaingi. bang erick makin tampan aja. " ucap erika ketika melihat kakak lelakinya menggunakan tuxedo


" kamu baru menyadarinya ka. kemana aja kamu dari dulu??? " ucap erick dengan pede nya sambil bercermin


" hmmmm begitu nich kalau sudah di puji. narsisnya yang kelewatan langsung kumat. " ucap erika jengkel


" tapi kan memang kenyataan kalau bang erick tampan ka. kalau gak ingat lala sahabat gue, udah gue rayu aja bang erick. " ucap riana sambil tertawa


" lu mau kemanain si arga??? lu mau buat dia gila karena ulah konyol lu??? " tanya erika


" gue becanda kali. sampai kapanpun arga tetap yang terbaik buat gue. " ucap riana dan disambut senyum oleh yang lain.


akhirnya setelah urusan di butik mereka pun langsung pulang.


" erika kalau bawa mobil jangan ngebut " pesan erick pada adiknya ketika akan meninggalkan butik


" siap bos, erika gak bakalan ngebut. erika cabut duluan ya, mau antar mamah terus langsung ke rumah sakit. " ucap erika


" kami pulang duluan ya, lala hati hati bawa mobilnya. " pesan widya kepada calon menantunya


" iya ma " jawab lala


mobil erika pun melaju meninggalkan mereka


" la kamu sama mas aja ya. " ajak erick


" gak usah mas, lala mau antar riana ke kantornya. tapi kami mau makan siang dulu. " ucap lala


" kamu belum makan siang??? " tanya erick


" belum " jawab lala


" lala ini sudah mau jam tiga, bukan makan siang lagi. kamu harus jaga kesehatan la. " ucap erick


" iya mas, tadi gak sempat. abis meeting lala langsung kesini, takut telat. kan gak enak sama mamah " ucap lala memberi penjelasan


" iya dech, kalau gitu kamu langsung aja pergi makan sama riana. mas gak bisa nemanin kamu karena masih ada urusan. " ucap erick

__ADS_1


" gak papa mas, aku sama riana aja. " ucap lala


" kalau gitu lala pamit dulu ya " ucapnya lagi dan erick pun mencium keningnya sebelum mereka berpisah


__ADS_2