
acara lamaran sekaligus tunangan yang diadakan di kota semarang berjalan lancar. dua hari disana keluarga erick dan riana sudah kembali lagi ke jakarta. lala menyusul sehari berikutnya.
dan pagi ini lala belum masuk kerja. dia sudah meminta tambahan ijin dari erick karena dia akan pindah ke apartemen barunya hari ini. apartemen ini lala membeli sendiri dengan uang hasil kerjanya selama bekerja sebagai manager produksi di perusahaanya erick selama dua tahun. sebenarnya erick sudah lama ingin membelikan lala sebuah apartemen, tapi lala selalu menolaknya. lala ingin mempunyai hunian dengan hasil keringat nya sendiri tanpa bantuan orang tuanya maupun erick. dan sekarang lala bisa mewujudkan impiannya itu. hal itu lah yang membuat erick bangga dengan lala.
lala sibuk mengatur barang barangnya seorang diri. lala sudah menghubungi erika dan riana, tapi mereka belum datang.
ting tong
bel apartemen lala berbunyi, dia yakin itu adalah riana dan erika. diapun langsung menuju pintu.
" lama banget sich, dari tadi di tunggu. " ucap lala ketika membuka pintu
" sorry la, tadi singgah beli cemilan di mini market. " ucap riana sambil memperlihat kan bag paper ditangannya
" iya dech. sekarang masuk dulu. " ucap lala akhirnya
mereka pun masuk ke dalam apartemen lala yang cukup luas untuk seorang lala yang tinggal sendirian. karena perabot di dalamnya belum lengkap jadi semakin terlihat lebih luas. lala hanya mengisi ruang tamunya dengan sofa dan televisi, cukup untuk dirinya bersantai ketika sedang berada di rumah.
" sudah berhasil sekarang ya la. impianmu akhirnya terwujud. tapi kamarnya gak kebanyakan la??? " ucap riana sambil memperhatikan apartemen lala
" aku sengaja ambil yang dua kamar na, mana tau kamu mau nginap. lagian kan kalau orang tua ku datang jadi enak, mereka tinggal tidur di kamar tamu. " ucap lala menjelaskan
" sebenarnya sich dari dulu bisa terwujud kalau dia mau di belikan sama bang erick. " ucap erika menyambung perkataan riana tadi
" iya la, uang untuk membeli apartemen ini hanya sebagian kecil dari simpanan erick. " tambah riana
" sorry ya, aku bukan cewek matre. lagian belum saatnya aku menikmati hasil keringatnya mas erick. belum ada hakku disana. lagian gak asik tau kalau orang yang beliin kita. jerih payah sendiri akan lebih berarti. " ucap lala
" iya dech dech nyonya erick aditya sanjaya. " ledek riana
" gak percaya banget sich. aku kan gak seberuntung kalian. kalian tahu keadaan keluargaku gimana. kalau aku gak mandiri dari dulu, aku gak mungkin bisa sampai di titik ini. " ucap lala dan membuat erika dan riana jadi terharu
" ternyata pilihan bang erick memang yang terbaik. gak sia sia aku coba ngedekatin kamu sama bang erick la. " ucap erika dalam hati
" kamu kenapa ka, tiba tiba kok diam??? " tanya lala
" makasih la " ucap erika sambil memeluk lala
" untuk apa ka??? " tanya lala sambil melepaskan pelukan erika
" makasih karena kamu udah mau menerima bang erick. " ucap erika
" aku yang seharusnya berterima kasih, keluarga mu sudah mau menerimaku dengan tangan terbuka. " ucap lala
" kamu memang calon ipar terbaik la. " ucap erika
" udah donk acara sedih sedihnya. ini kan hari bahagia lala. lagian kalau sedih terus kapan selesainya kerjaan kita nich. " ucap riana dambil menunjuk beberapa barang yang berserakan di lantai apartemen.
__ADS_1
dan mereka pun lalu tertawa bersama lalu melanjutka pekerjaan mereka yang sempat tertunda tadi. menjelang sore kerjaan mereka sudah selesai.
" jam berapa sudah nich ??? " tanya erika
" mau jam 3." jawab riana
" pantes aja cacing di perut gue pada demo. dari tadi diisi cemilan doank. " ucap erika yang memegang perutnya
" kita pesan makanan online aja ya... " tawar lala
" ya la, cepetan gih. gue laper banget nich " ucap riana
" tapi ponsel ku mana ya?? " tanya lala
" mana gue tau la, emangnya lu simpan dimana??? "
tanya riana
" kalau aku tau gak bakalan aku tanya na. " jawab lala
lagi mencari ponsel, bel apartemen berbunyi.
lala pun menuju pintu untuk membukanya.
" hai sayang, kamu merindukanku??? " tanya erick yang masih di depan pintu
mereka pun masuk ke dalam apartemen.
" rupanya kekasih hati yang datang. " ledek riana
" abang bawa apa??? " tanya erika yang melihat paper bag yang di bawa erick
" makan siang buat kalian, abang tau kalian pada belum makan kan?? " tanya erick
dan erika pun langsung mengambil paper bag dari tangan erick dan langsung menuju dapur.
" tau aja bang erick kalau kita sudah pada lapar. tapi kok tau kami ada disini??? " ucap riana
" tadi pagi dia nelpon, katanya gak bisa bantu. jadi aku di suruh telpon kalian untuk membantuku " ucap lala menjelaskan
" sudah gue siapin makanannya di meja. sekarang makan aja yuk. " panggil erika yang sudah menyiapkan makanannya di meja makan
mereka pun berkumpul di meja makan untuk makan siang yang kesorean sambil mengobrol.
" kerja jam berapa ka? " tanya erick
" erika hari libur bang, jadi bisa santai. " jawab erika
__ADS_1
" enak ya ka kerja di rumah sakit??? " tanya riana
" ada enaknya ada juga enaknya. " jawab erika santai
" terus kapan kamu akan mengambil
spesialismu??? " tanya erick lagi
" erika sekarang dalam masa pengurusan bang, insya allah habis bang erick nikah erika sudah berangkat ke korea sama mamah. " ucap erika
" lho tante widya pergi juga??? " tanya riana
" iyalah gue bawa, biar gue gak kesepian disana. biar bang erick sama lala bisa pacaran bebas nanti dirumah. " ucap erika
" emang lu mau lama disana ka??? " tanya riana
" gue disana sekitar tiga tahunan. nanti gue pulang kalau sudah menjadi dr. erika putri sanjaya Sp. B. " ucap erika bangga
" gila aja lu ka ambil spesialis bedah lagi. gak takut lu salah bedah nanti. " ledek riana
" enak aja lu kalau ngomong. " ucap erika
lala dan erick pun tertawa melihat kelakuan erika dan riana.
" la besok kamu sudah masuk kerja??? " tanya erick
" ya mas. mas dari sini mau langsung pulang atau mau ke kantor lagi??? " tanya lala balik
" mas mau kembali ke kantor, besok ada meeting sama klient. kamu ikut serta ya. " ucap erick
" iya mas. "
mereka pun melanjutkan makan siangnya. setelah itu erick langsung pamit karena akan kembali ke kantor.
" masa langsung ke kantor ya la. kamu jangan terlalu lelah. biarkan dua kurcaci iti yang mengerjakan. " ucap erick sambil menunjuk ke arah riana dan erika
" enak aja kita yang cantik begini di sebut kurcaci. " ucap riana sewot
" iya dech, abang minta maaf. " ucap erick akhirnya
" sudah lah mas, pergilah ke kantor. nanti kau telat. " ucap lala
" mas balik dulu ya. " ucap erick lagi sambil mencium kening lala
riana dan erika yang melihatnya hanya menghoda kedua orang yang sedang di mabuk cinta.
" ingat kalian berdua, jangan pergi sebelum membereskan ini semua. " ucap erick memperingatkan.
__ADS_1
setelah erick pergi mereka pun menyelesaikan semuanya. setelah selesai dengan semuanya erika dan riana pun pamit pulang pada lala.