Terus Mencintai

Terus Mencintai
Wanita Hebat


__ADS_3

Seperti yang direncanakan, Riana dan Lala akan bertemu di kafe ketika jam makan siang kantor. Lala sudah sampai di kafe hampir setengah jam. Tapi Riana belum juga menampakkan batang hidungnya. Gak lama kemudian riana pun muncul dengan senyum penuh permohonan maaf.


" Sorry La, gue telat banget. Baru selesai meeting. " Ucap Riana sambil memeluk Lala. Dia sangat merindukan sahabatnya ini karena cukup lama mereka tidak bertemu.


" Gak papa Na, aku ngerti kok kalau kamu sudah jadi wanita karier sekarang. Mungkin akunya aja yang kecepatan datangnya. " Ucap Lala sambil menyambut pelukan Riana.


" Aku kangen sama lu, tambah cantik aja sich. Mungkin karena masih ada aroma pengantin baru. " Ucap Riana menggoda Lala.


" Kamu apaan sich Na. " Ucap Lala.


" Benar, aura jadi beda gitu. Gimana disana acara bulan madunya??? " Tanya Riana.


" Berjalan lancar. Ini aku bawain oleh oleh dari sana. " Ucap Lala sambil menyerahkan tiga buah paper bag.


" Banyak banget La. " Ucap Riana.


" Jangan ge er dulu, itu bukan buat kamu semua. Buat Tante dan Om juga. " Ucap Lala.


" Hufft gue kira buat gue semua. Ounya gue yang mana??? " Tanya Riana.


" Yang isi nya ada dua kotak. Satu buat kamu dan satunya lagi buat Arga. " Ucap Lala menjelaskan.


" Gue buka punya gue ya??? " Tanya Riana.


" Terserah nyonya besar. " Ucap Lala.


Riana pun membuka kotal kecil pemberian Lala.


" Cantik banget La, lu tahu aja yang gue suka. " Ucap Riana.


" Itu bukan pilihanku. " Ucap Lala santai sambil menikmati jus alpukat pesanannya.


" Lalu pilihan Bang Erick??? " Tanya Riana dan di jawab Lala hanya dengan menggelengkan kepalanya.


" Maksud lu apa La??? " Tanya Riana penasaran.


" Emang bukan Mas Erick, tapi pilihannya temannya Mas Erick. " Ucap Lala.


" Lu jalan sama orang lain disana La??? " Tanya Riana.


" Gak Na, aku ketemu Sean di toko perhiasan waktu cariin kamu oleh oleh. " Ucap Lala.


" Oh jadi namanya Sean. Ganteng gak??? " Tanya Riana menggoda Lala.


" Kamu apaan sich Na, pertanyaan seperti mengarah ke lain. " Ucap Lala.


" Gue kan penasaran La. " Ucap Riana.


" Buang rasa penasaranmu itu. " Ucap Lala.


" La, gue sekarang mau nanya serius sama kamu. "


" Mau tanya apa??? "


" Disana lu menikmati bulan madumu??? Bang Erick memperlakukanmu dengan baik kan??? " tanya riana penasaran.


" Kok kamu tanya begitu sich Na, tentu saja dia memperlakukanku dengan baik. Aku kan istrinya. " Ucap Lala gugup.

__ADS_1


" Lu gak usah bohongin aku terus La, mimik wajahmu tidak menggambarkan kebahagiaan. " Ucap Riana.


" Anggaplah sekarang aku bahagia dengan pilihanku Na. Hanya itu yang bisa kulakukan sekarang. " Ucap Lala akhirnya.


" Berpura - pura bahagia. Itu maksud lu??? " Tanya Riana marah.


" Sekarang biarlah berjalan seperti itu Na. " Ucap Lala.


" Gue kira Bang Erick akan melupakan semua itu. " Ucap Riana sedih.


" Kita gak usah bahas itu sekarang Na. " Ucap Lala.


" La, kalau kamu gak sanggup bertahan segera akhiri semua ini La. Jangan lu siksa diri lu dengan pernikahan ini. " Ucap Riana.


" Pernikahanku baru seumur jagung Na, gak mungkin aku mengakhiri begitu saja. Lagian aku sangat mencintai Mas Erick. " Ucap Lala.


" Persetan dengan cinta. Lu lihat yang terjadi sama lu sekarang. Bang Erick memperlakukanmu tidak adil. Kembali lah bersama Yoga, dia masih mencintaimu " Ucap Riana.


" Aku gak mencintai pernah Yoga Na. Lagian semua butuh proses Na. Aku akan bertahan semampuku. Ketika aku lelah untuk bertahan maka aku akan mundur. Aku hanya berharap keajaiban dari tuhan agar Mas Erick bisa kembali seperti dulu lagi. Menjadi Erick yang kukenal di awal kami pacaran. Erick yang lembut dan mencintai aku dengan tulus. " Ucap Lala sambil menghapus air matanya.


" Maafin aku La, aku gak bisa berbuat apa apa soal Mas Erick. " Ucap Riana.


" Untuk apa kamu minta maaf Na, kamu gak salah apa apa. Aku yang salah karena gak bisa menjaga diri aku. " Ucap Lala.


" Tapi La, seandainya malam itu aku gak ninggalin kamu bersama Yoga, hal ini gak akan pernah terjadi. " Ucap Riana.


" Mari kita lupakan masa lalu. Gak perlu lagi membahasnya. Biar aku yang selesaikan masalahku. " Ucap Lala.


" Kamu yakin La dengan semua itu??? " Tanya Riana.


" Lu memang wanita hebat La, Bang Erick bakal nyesal kalau dia kehilangan lu. " Ucap Riana.


" Sudah gak perlu di bahas lagi, habiskan makananmu. Jam makan siang akan segera berakhir. " Ucap Lala.


Mereka pun menikmati makan siang sambil tetap mengobrol. Lala juga memperlihatkan Riana foto yang dia ambil selama perjalanannya ke pulau jeju.


Selesai makan siang Riana mengantar Lala kembali ke kantor. Lalu dia pun kembali ke kantornya.


□□●●□□□□□


Pulang kantor sore hari, Lala meminta suaminya untuk mengantar dia ke supermarket sebelum kembali ke rumah. Entah angin apa yang melanda tanpa protes Erick pun mengantarnya.


Setelah memarkir mobilnya, mereka pun memasuki supermarket untuk membeli beberapa perlengkapan. Tapi Erick tidak mengikuti Lala, karena dia langsung menuju toilet. Lala pun mengambil troli lalu berkeliling mencari barang yang diperlukan. Tak sengaja Lala menabrak seseorang di depannya.


" Sorry mba, gak sengaja. " Ucap Lala.


" Lu gak punya mata. " Balas wanita tersebut sambil memungut barangnya yang terjatuh.


" Sekali lagi maaf mba. " Ucap Lala sambil membantu memungut beberapa barang.


" Oh rupanya elu. " Ucap wanita tersebut.


" Sherly. " Ucap Lala.


" Iya, kenapa??? Baru ngeliat artis??? " Tanya Sherly sinis.


" Gak tuch. " Balas Lala.

__ADS_1


" Oh makin berani lu ya, mentang mentang sudah jadi nyonya besar. Rayuan apa lagi yang kau ucapkan pada suamimu hingga dia mau menikahimu?? " Tanya Sherly.


" Jaga ucapanmu Ly, kalau kau gak mau kehilangan semua fans mu. Kita lagi ada di tempat umum. " Ucap Lala.


" Gue gak takut sama semua ucapanmu. Seharusnya bukan gue yang harus malu. Tapi lu. Seorang wanita penggoda. " Ucap Sherly.


" Aku gak lagi mengancammu, aku hanya mengungatkan dirimu untuk menjaga imagemu sebagai model dan artis. Lagian aku juga gak tahu kenapa kau sangat membenciku. Seingatku aku gak pernah punya urusan sama kamu. Kecuali saat seseorang yang kamu gilai malah jatuh cinta sama aku. " Ucap Lala mengejek.


" Brengsek kamu La. " Ucap Sherly.


Tiba - tiba datang seorang laki - laki diantara mereka.


" Kenapa sayang??? " Tanya pria itu pada Sherly.


" Gak papa sayang. Lebih baik kita pergi dari sini sekarang. Aku gak mau berdekatan dengan seorang wanita penggoda. " Ucap Sherly.


" Apa maksudmu wanita penggoda ??? " Tanya Erick yang tiba tiba muncul di belakang Lala.


" Mas erick. Gak usah dengar perkataannya mas. Dia sedikit stres. " Ucap Lala.


" Apa lu bilang gue stres. Seharusnya lu yang ngaca. Berlagak alim di depan tapi dibelakang gak ada yang tahu kelakuannya. " Ucap Sherly.


" Hentikan Ly, semua orang melihat kita. " Ucap pria itu lagi.


" Sebaiknya kita pergi dari sini Mas. " Ucap Lala sambil mendorong troli belanjaanya.


Sherly pun menjadi makin jengkel karena sikap cuek Lala.


" *A*was lu la, gue akan balas nanti. " Gumam Sherly dalam hati.


Lala pun langsung menuju kasir membayar belanjaannya. Setelah itu mereka langsung menuju mobil untuk pulang kerumah. Disepanjang jalan menuju rumah Lala hanya diam seperti biasanya, tapi tiba Erick membuka pembicaraan.


" Ada yang ingin kamu jelaskan padaku??? " Tanya Erick.


" Maksud mas??? " Tanya Lala kembali.


" Kenapa kamu bisa mengenal model itu??? " Tanya Erick.


" Oh, dia teman kuliahku. Tapi kami beda jurusan. " Jawab Lala.


" Apa maksudnya dengan mengatakan kamu wanita penggoda??? " Tanya Erick.


" aku juga gak ngerti mas. yang aku tahu dia pernah menyukai seorang lelaki waktu kuliah, tapi dia gak pernah mendapat respon karena pria itu suka padaku. " Jawab Lala gugup.


" Benarkah??? Apa kau berpacaran dengan pria itu??? " Tanya Erick.


" Ya gak mungkin lah mas, selama aku sekolah aku gak pernah berpacaran. " Jawab Lala.


" Gak usah kau berbohong La. " Ucap Erick.


" Aku gak bohong Mas. " Ucap Lala.


" Baiklah anggap aku percaya karena aku malas berdebat denganmu. " Ucap Erick


" *A*pa lagi yang kau sembunyikan dariku La?? Apa mungkin wanita tadi mengetahui masa lalu lala dan soal video itu??? Nanti aku akan cari tahu semuanya lewat wanita itu. " Tanya Erick dalam hati.


Dan sekarang suasana di dalam kembali hening. Sampai di rumah mereka pun membersihkan diri dan langsung istirahat.

__ADS_1


__ADS_2