Terus Mencintai

Terus Mencintai
wo


__ADS_3

acara pernikahan lala dan erick tinggal 3 bulan lagi. lala sedang sibuk sibuknya mempersiapkan semuanya dibantu dengan erika dan riana. seperti yang direncanakan hari ini dia akan mengurus kartu undangan pernikahannya.


mereka sudah janjian di cafe di mall tempat mereka akan shopping hari ini. sambil menunggu datangnya orang dari wo mereka pun menikmati minuman yang sudah mereka pesan.


" la lama baget sich orang yang di tunggu. " ucap riana yang mulai bosan


" iya nich. lu sudah telpon dia la??? " tanya erika


" udah, katanya lagi di jalan. mungkin lagi macet itulah dia telat. " ucap lala untuk menenangkan kedua sahabatnya ini yang mulai jengah karena tidak sabar untuk segera shopping.


" tunggu bentar dulu ya. " ucap lala lagi


" iya bu. " ucap erika dan riana bersamaan dan mereka pun tertawa bersama


tak lama orang yang di tunggu datang juga. sambil memasang senyum dia pun menuju ke arah lala dan teman temannya.


" siang mba yolanda, saya jesnita dari luxury wedding organizer " ucap jesnita memperkenalkan diri


" siang, saya yolanda dan ini teman saya erika dan riana " ucap lala sambil memeperkenalkan kedua temannya


" maaf mba yolanda, saya agak terlambat. tadi saya terjebak macet " ucap jesnita menjelaskan


" cukup panggil saya lala, biar lebih santai. dan sepertinya kita seumuran. " ucap lala santai


" baik mba lala. " ucap jesnita


" anda mau minum apa??? biar saya pesankan ." tanya lala


" orange juice saja mba " ucap jesnita


lala pun kembali memanggil pelayan untuk memesan minuman dan menyuruhnya membawa beberapa cemilan.


" maaf ya, saya sudah membuat temu janji mendadak hari ini. sebenarnya saya ingin menunggu calon suami saya, tapi dia sudah menyerahkan semua urusan ini kepada saya. " ucap lala


" tidak apa apa mba lala, anda kan klient kami. jadi kami harus siap sedia kapan pun itu. " ucap jesnita


" tapi ini kan weekend, seharusnya anda bisa berkumpul bersama keluarga menghabiskan akhir pekan bersama. " ucap lala yang masih tak enak hati


" tak masalah, masih ada waktu sore nanti. " ucapnya sambil tersenyum


" oh ya, saya ingin melihat xample undangan " ucap lala


" oh ini semua xample nya. " ucap jesnita sambil mengeluarkannya dari paper bag yang dia bawa


hampir satu jam mereka berbincang dan memilih kartu undangan. erika dan riana juga membantu lala dengan memberi saran kepada temannya itu. setelah deal dengan masalah undangan pernikahan jesnita pun pamit. dan kini tinggal mereka bertiga melanjutkan ceritanya.


" la, gak lama lagi lu nikah. gue gak nyangka diantara kita bertiga lu yang bakal nikah duluan. gue kira riana yang bakal duluan " ucap erika

__ADS_1


" aku pun gak nyangka kalau takdir mempertemukan aku sama mas erick dan bakal berakhir juga di pelaminan. " ucap lala sambil tersenyum


" gue kira lu ama arga yang bakal nikah duluan na. secara lu kan udah lama pacaran sama arga " ucap erika lagi


" tenang, insya allah tahun depan gue bakal nyusul lala. " ucap riana


" kok lama amat na, sempat gue berangkat baru lu nikah. bisa bisa gue gak lihat lu nikah nanti. " ucap erika


" masalahnya tahun ini memang gak bisa ka. arga sibuk banget dan aku baru mulai belajar di perusahaan bokap gue. jadi waktunya gak tepat. tapi biar pun kau jauh kau kan tetap bisa hadir. sekarang gak susah ka, banyak pesawat yang bisa membawa mu kembali ke indonesia. " ucap riana


" iya dech. " ucap erika


" kamu kapan ka nyusul??? " tanya lala


" gimana mau nikah, pacar aja gak punya. " ucap erika dibarengi tawa oleh lala dan riana


" masa sich wanita cantik kayak lu gak ada yang mau. " ucap riana


" yang naksir banyak, tapi belum ada satu pun yang nyantol di hatiku. " ucap erika santai


" sabar ka, pasti kamu bakal dapat jodoh yang terbaik. " ucap lala


" aminnn " ucap erika dan riana berbarengan


" lagian lu kalau cari pasangan gak usah terlalu banyak kriteria. cukup seagama dan baik aja lah " ucap riana


" betul juga sich " ucap riana


" sudah ah, berenti mikirin hal itu. sekarang waktunya kita cuci mata plus shopping. " ucap lala


" bener tuch, yuk ah kita pergi. " ucap erika


" gue bayar tagihan makanan dulu baru kita pergi. " ucap lala yang beranjak pergi menuju kasir.


selesai membayar tagihan mereka pun meninggalkan cafe langsung menuju mall. sampai di mall riana pun memarkirkan mobilnya dan mereka pun langsung masuk ke dalam mall


mereka pun berkeliling memasuki toko toko yang ada di mall. mereka pun memasuki toko sepatu. ketika akan memasuki toko sepatu lala bertabrakan dengan seseorang.


" sorry mas... " ucap lala


" gak papa mba. eh kamu. " balasnya


" kamu thio. apa kabar???? " ucap lala


" gue baik la, lu apa kabar??? tanya thio


" seperti yang kamu lihat, aku baik baik aja. kamu ngapain disini??? " tanya lala

__ADS_1


" aku lagi nemenin seseorang disini. " ucap thio malu malu


" seseorang. pasti pacar. " tebak lala


" hmmmm. lu sendiri la??? " tanya thio


" gak gue sama riana. eh tu dia. " ucap lala sambil menunjuk kearah riana


" hey na.... " sapa thio


" thio. lama banget gak ketemu sama model terkenal kita nich. " ucap riana


" sembarang aja lu. " ucao thio


" eh ini kenalin. erika, teman gue plus calon adik ipar lala. " ucap riana sambil memperkenalkan erika


" erika "


" thio "


"lu mau nikah la??? " tanya thio


" iya, jangan lupa datang ya. entar undangannya nyusul kalau udah dekat harinya. " ucap lala


" gue usahain datang la. eh kalian tau gak kalau yoga udah kembali ??? " tanya thio


lala yang mendengar pertanyaan itu langsung diam.


" gue udah ketemu dua hari yang lalu, dia bilang sekarang perusahaannya lagi kerja sama di perusahaan tempat lala kerja. " ucap thio


" iya, aku udah ketemu sama dia. " ucap lala dengan wajah tegang dan membuat riana bingung


" lu utang penjelasan sama gue la " ucap riana dalam hati sambil memandang lala


" yank gue udah selesai. kita cabut yuk . " ucap wanita dari dalam toko sepatu dan membuat riana dan lala kaget


" sherly " ucap lala dan riana bersamaan


" kalian " ucap sherly yang gak kalag kaget " ngapain lu disini??? mau ngegodain pacar gue lagi ??? " ucap sherly geram


" jaga mulut lu ly. dari dulu sampe sekarang gak pernah berubah. selalu menuduh orang yang gak baik " ucap riana kesal


" sayang lebih baik kita pulang yuk. " ajak thio untuk menghindari keributan " gue pulang duluan ya. dan jangan lupa undangan buat gue " ucap thio sambil menarik tangan sherly


lala dan riana hanya terdiam melihat kepergian sherly.


" dari dulu kamu gak pernah berubah ly " ucap lala dalam hati

__ADS_1


__ADS_2