
Hari yang di tunggu akhirnya datang juga. Hari pernikahan Lala dan Erick yang begitu dinantikan kedua keluarga, baik keluarga besar Erick maupun keluarga besar Lala. Hari bahagia yang akan datang sekali dalam seumur hidup seperti harapan semua orang, termasuk Lala.
Lala terlihat cantik menggunakan kebaya klasik modern berwarna putih untuk akad nikahnya. Dia terlihat cantik dan elegant. Dan yang pasti akan membuat kagum para tamu undangan nantinya.
Didalam kamar rias Lala masih di temani Riana dan mba Yuni. Lala masih tidak bisa menghilangkan kegugupan di wajahnya. Riana yang melihat tingkah sahabatnya ini hanya bisa tertawa.
" Tenang La, semua pasti akan berjalan lancar. " Ucap Yuni menenangkan Lala yang terlihat sangat gugup.
" Iya mba, Lala makin gugup aja nich. " Ucap Lala sambil meremas kedua tangannya.
" Gugup kenapa La???? Gak usah takut, nanti bakal gue kasih tahu abang Erick supaya malam pertamanya di tunda dulu. " Ejek Riana sambil tertawa.
" Apaan sich Na, sudah kita gugup begini masih sempat aja bercanda. " Ucap Lala yang sudah merona karena malu.
" Abisnya wajah lu lucu banget La, begini rupanya wajah Lala yang cantik ketika gugup melanda. " Ucap Riana yang masih tertawa melihat kelakuan Lala.
" Liat aja nanti kalau kamu nikah sama Arga, aku yang bakal ada di depan mu buat ngeganggu. " Ucap Lala sambil senyum sumringah.
" Duh segitunya, iya dech gue minta maaf. Sekarang lu hilangin kegugupan lu. Benar kata mba Yuni semua pasti berjalan lancar. Aku yakin bang Erick sudah berlatih agar tidak terjadi kesalahan " Ucap Riana menenangkan sahabatnya.
Pembicaraan mereka pun terhenti mendengar ketukan pintu, Riana pun membukanya.
" Gimana Lala, sudah siap??? " Tanya Ibu Lala.
" Sudah siap tante. " Jawab Riana sambil membuka lebar pintu kamar.
Ibu Lala pun masuk dan melihat Lala yang sudah siap. Melihat wajah putri bungsunya yang sudah berbalut pakaian pengantin seakan tak percaya bahwa dia akan melepas putrinya tersebut.
__ADS_1
" Ibu gak nyangka hari ini kamu bakal menikah La. " Ucap Ibunya.
" Iya Bu. " Ucap Lala.
" Sepertinya baru kemarin ibu melahirkan dan merawatmu. Dan sekarang ibu harus melepasmu pergi bersama suamimu nanti. " Ucap Ibunya menahan tangis.
" Ibu, ini kan hari bahagia Lala. Jadi gak perlu ada tangisan. " Ucap Yuni sambil mengelap air mata mertuanya.
" Iya tante, jangan bikin Lala sedih dong. Nanti make up nya luntur lagi. " Ucap Riana untuk mencairkan suasana.
" Iya, ibu minta maaf. Ingat lesan ibu La, ketika seorang wanita sudah berstatua seorang istri, maka dia harus membuang semua egonya. Kamu jarus menghormati suamimu karena dia adalah imammu. Apa pun yang akan kau lakukan kamu harus meminta izin darinya, baik hal kecil maupun hal besar. kamu mengerti kan sayang. " Ucap Ibunya memberikan wejangan pada putri bungsunya.
" Iya bu. Lala akan selalu ingat semua nasehat ibu. " Ucap Lala sambil memeluk ibunya.
" Dan sekarang kamu sudah siap La??? " Tanya Ibunya lagi.
" Kalau begitu, kita segera turun. Keluarga besar Erick sudah menunggu di bawah. " Ucap Ibunya.
Mereka pun meninggalkan kamar rias menuju aula hotel untuk prosesi ijab kabul. Di dampingi keluarga besar kedua belah pihak upacara pengucapan ijab kabul akan segera di laksanakan.
Acara prosesi pernikahan berlangsung dengan lancar. Acara di buka dengan ucapan basmalah langsung di pandu oleh mc yang telah di siapkan oleh pihak wo dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al quran. Selama pembacaan ayat suci al - quran para tamu mendengar dengan khusyuk suara merdu tersebut. Setelah selesai pembacaan ayat suci Al quran langsung dilanjutkan dengan khutbah nikah yang langsung disampaikan oleh penghulu. Dan menuju acara puncak pengucapan ijab kabul, wali nikah diambil alih langsung oleh Ayah Lala. Dengan bimbingan pak penghulu Erick dengan lancar nya mengucapkan ijab kabul dan langsung dipenuhi riuh teriakan para tamu undangan dalam ruangan. Ketika penghulu menanyakan keabsahan ijab kabul kepada wali dan saksi, semuanya mengatakan sah maka resmilah Lala menyandang status baru, nyonya Erick Aditya Sanjaya.
Senyum kebahagiaan mengambang di wajah semua keluarga besar mereka yang hadir. Termasuk Erick dan juga Lala. Mereka akan segera mengarungi biduk rumah tangga yang tak tahu akan seperti apa nantinya. Dan juga mereka gak akan pernah tahu cobaan apa yang akan menerpa kehidupan rumah tangga nya nanti.
" *A*ku sudah resmi menjadi nyonya Erick Aditya Sanjaya. Ya tuhan bantu aku dalam menjalani kehidupan rumah tangga ini. Aku akan selalu mengabdi pada suamiku, aku akan terima semua perlakuannya padaku untuk menebus kesalahan masa laluku. Aku mencintai dia. " Gumam Lala dalam hati.
" *Y*a tuhan, apa langkah yang kuambil ini sudah benar???? Bantu aku ya Allah. Bantu aku membuang semua rasa benci dan kecewa yang sudah bersarang di hati ini. Aku ingin mencintai dia selamanya. " Ucap Erick dalam hatinya sambil menatap Lala dengan tatapan penuh kemarahan dan cinta.
__ADS_1
Setelah semua tamu sepakat mengatakan sah, maka para penghulu membacakan doa doa pernikahan untuk kedua mempelai agar menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah. Setelah itu dilanjutkan dengan acara serah terima mahar dan tukar cincin.
Sebenarnya prosesi pernikahan sudah selesai dan dinyatakan sah menurut agama setelah ijab kabul di ucapkan. Tapi agar sah di mata hukum ada dokumen yang harus mereka tanda tangani yaitu buku nikah.
Setelah semua proses selesai mereka kembali ke kamar. Mereka akan beristirahat buat persiapan acara nanti malam. Resepsi pernikahan Erick dan Lala.
Masih ditemani Riana dan mba Yuni, kakak iparnya Lala kembali ke kamar tempat dia berhias tadi untuk beristirahat sebelum bersiap untuk acara puncaknya nanti malam.
" Na tolong bantu aku melepaskan semua aksesories ini. Dan juga seluruh make up ini. Wajah ku terasa tebal sekali karena riasan ini. " Ucap Lala karena tak terbiasa dengan riasan yang tebal.
" Baik tuan putri. " Ucap Riana sambil membantu Lala.
Dan kakak iparnya tidak tinggal diam, dia juga ikut membantu Lala memberekan semuanya. Setelah selesai mereka pun beristirahat sejenak untuk menghilangkan kepenatan.
" La gimana rasanya dengan status barumu??? " Tanya Riana.
" Gimana ya Na, ada perasaan aneh aja dan yang pasti perasaan senang itu ada. " Ucap Lala sambil tersenyum sumringah.
" Hmmmm dasar. Mba Yuni waktu pengantin baru juga merasakan itu gak??? " Tanya Riana asal.
" Ya iyalah Na. Semau juga pasti bakal merasakannya. " Ucap Yuni.
" Hmmm begitu. Eh ngomong ngomong suami lu mana La. Kok gak ada muncul disini??? " Tanya Riana.
" Aku gak tahu, tadi sich kulihat masih bercerita dengan orang tua di luar. " Jawab Lala.
Dan tak lama terdengar bunyi dari arah pintu dan Erick pun muncul dengan senyum khas nya.
__ADS_1