
Hari pernikahan Arga dan Riana tinggal dua hari lagi. Sekarang waktu dihabiskan Riana hanya di dalam rumahnya. Terkadang Lala juga ke rumah Riana untuk menemaninya agar tak bosan. tetapi tidak untuk hari ini, karena Lala punya jadwal sendiri. ya, dia akan menjemput mamah mertuanya tercinta. Dari semalam Erika sudah mengingatkan untuk menjemput dan jangan sampai telat.
Setelah selesai mempersiapkan sarapan pagi, dia pun ke kamar untuk memanggil suaminya. Masuk ke kamar dia melihat suaminya sedang memakai dasi dan tanpa perintah Lala pun mendekatinya untuk membantu memasang dasinya.
" Hari ini kau akan ke rumah Riana lagi sayang??? " Tanya erick.
" Sepertinya hari ini aku tidak kesana sayang. Aku ingin istirahat. Aku merasa lelah. "
" Kamu sakit??? " Tanya Erick Khawatir.
" Gak mas. Aku hanya sedikit lelah. Lagian sebentar siang aku akan keluar sebentar membeli perlengkapan dapur. "
" Mas pikir kau lelah karena semalam. " Ucap Erick dan sukses membuat Lala tersipu malu.
" Mas bisa kau tidak membahasnya??? "
" Kenapa??? Kau malu??? Bukannya kau menikmati setiap sentuhanku sayang??? "
" Mas hentikan. Kau membuatku malu. " Ucap Lala yang sudah merona.
" Kau begitu menggemaskan sayang. Bisakah kita melakukannya pagi ini. "
" Kamu gila ya. Ini sudah pagi. Lagian kau akan telat masuk kantor nanti. "
" Tidak papa sayang, aku bos nya. Kumohon sekali lagi, aku berjanji kali ini tak akan lama. "
" Tapi mas, sarapanmu sudah siap. Nanti keburu dingin. "
" Kumohon sayang. Aku sangat menginginkannya. Please, aku tak akan lama " Ucap Erick sambil memasang wajah memelas
" Baiklah, tapi janji tak akan lama. "
Tanpa menunggu erick pun langsung membuka kembali dasi serta kemeja yang sudah dia pakai dan langsung mencium bibir istrinya dengan lembut.
" Ahhh mas..... " Suara desahan Lala membuat Erick semakin liar dan sekarang dua insan yang sudah dipenuhi birahi sudah tidak menggunakan pakaian satu helai pun.
Setelah bergulat satu jam lamanya akhirnya mereka berdua mencapai klimaks bersama.
" Ahhhhh terima kasih sayang. " Ucap erick sambil mencium kening istrinya.
" Mas aku lelah. " Ucap Lala sambil memeluk suaminya.
" Maafkan aku sayang. Aku tidak bisa menahannya ketika bersamamu. "
" Tidak papa mas. Aku juga sangat menikmati sentuhanmu tadi. " Ucap Lala sambil berbisik di telinga Erick.
" Hentikan La, kau bisa membangunkan junior ku lagi. "
" Benarkah itu??? " Ucap Lala sambil bangkit dan duduk di atas perut E.rick
Erick yang melihat kelakuan istrinya hanya tersenyum senang.
" Apa yang kau lakukan La, ingat jangan menyesalinya. " Ucap Erick lalu mencium bibir istrinya lagi.
Tapi tiba tiba ponsel Erick berdering.
" Shiit, siapa lagi yang mengganggu. " Umpatnya kesal.
Dia pun mengambil ponselnya dan melihat layar ponselnya.
" Ryan.. Apasih .maunya ni anak. Pagi begini vc orang. " Umpat Erick yang masih kesal karena di ganggu lalu mengangkat panggilannya.
" Apa maumu. Menggangguku pagi begini. " Ucap Erick ketika melihat wajah Ryan di layar ponselnya.
" Kau bilang pagi. Ini hampir jam sembilan dan kau belum hadir di kantor. "
__ADS_1
" Sebentar lagi aku kesana. " Ucap Erick sambil menahan desahannya karena lala memainkan juniornya dan tangannya pun tetap bermain di dada istrinya.
" Apa yang kau lakukan sekarang??? Mengapa kau belum bersiap siap??? Dan ada apa dengan wajahmu??? Jangan bilang kau masih enak enak pagi ini. " Tanya Ryan menggoda.
" Hentikan, aku akan menutupnya. Tunggu saja aku dikantor. Biarkan aku selesaikan pekerjaanku dulu. "
" Tunggu, sebentar lagi kita meeting dengan pak abraham. setengah jam lagi. " Ucap Ryan mengingatkan.
" Shit, bisanya aku lupakan meeting penting ini. Tidak bisakah kau saja yang mengurusnya??? "
" Tentu saja tidak bisa. Segeralah ke kantor, lanjukan nanti malam lagi. "
" Seenaknya kau bilang. Baiklah aku akan segera kesana. " Ucap Erick lalu mengakhiri panggilan telponnya.
" Maafkan aku sayang. Aku ada meeting pagi ini. " Ucap Erick sambil mencium kening istrinya.
" Jadi ini tidak akan dilanjutkan??? "
" Maafkan aku. Nanti malam kita lanjutkan. Aku akan memuaskanmu sampai pagi. "
" Hmmm baiklah. Pergilah mandi baru bersiap "
Erick pun langsung menuju kamar mandi dan langsung bersiap untuk ke kantor
" Mas tidak sarapan??? " Tanya lala yang masih baring di ranjang memakai selimut karena belum berpakaian.
" Sepertinya tidak sempat sayang. Nanti aku akan makan dikantor. "
" Baiklah. "
" Kau istirahtlah sebentar baru kau bersihkan dirimu. Aku ke kantor dulu. " Ucap Erick sambil mencium kening istrinya.
" Mas nanti aku keluar sebentar ya. " Tanya Lala dan di jawab Erick dengan anggukan sebelum meninggalkan kamarnya.
" Kenapa kau telat sekali rick??? " Tanya Ryan.
" Ada yang harus kulakukan. " Jawab Erick Singkat.
" Cihhh, seperti tidak ada malam saja biar pagi kau melakukannya juga. Lala pasti lelah menghadapi keganasanmu di atas ranjang. " Ejek Ryan.
" Tentu saja tidak, dia sangat menikmati dan menyukai semua sentuhanku. " Ucap erick sambil tersenyum.
" Sialan kau, kau menyiksaku yang jomblo ini. " Ucap Ryan.
" Aku tak peduli, gara - gara telponmu aku tak sempat menyelesaikan ronde kedua ku pagi ini. Dan sekarang juniorku merasa sangat marah. " Ucap Erick yang masih kesal.
" Hahahaha, itulah kau uring uringan ketika ku telpon tadi. Sabar lah dulu masih banyak waktu nanti malam. " Ucap Ryan yang masih tertawa.
Rizal yang mulai tadi mendengar perbincangan dua orang ini hanya senyum senyum.
" Zal, jam berapa pak abraham datang??? " Tanya erick.
" Tunggu sebentar pak, dia sedang dalam perjalanan. pasti tak lama lagi beliau tiba. " Ucap Rizal
" Baiklah, siapkan semua berkas yang di butuhkan. "
" Baik pak. "
□□□□□□●□□□
Di rumah Lala yang terlelap karena kelelahan terkaget dengan bunyi alarm ponselnya. dia pun mengambil ponselnya dan melihat jam disana
" Sudah zhuhur, baik aku mandi lalu salat dan siap siap untuk menjemput mama di bandara.. " Gumam lala dalam hati.
Dia beranjak dari tempat tidurnya dan masih menggunakan selimut memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Setelah siap siap Lala pun meninggalkan kamar menuju dapur. Di dapur bi tini sedang masak.
" Bi tini ada makanan gak??? Lala lapar nich. " Tanya Lala.
" Ada non, entar bibi siapin dulu ya. "
" emangnya bibi masak apa??? "
" Ayam goreng non sama tumis kangkung. "
" Lala makan ya, Lala lapar tadi pagi belum sarapan. "
" Silahkan non. "
Lala pun menikmati makanannya dengn lahap. Setelah makan dia kembali ke kamar untuk mengambil tas dan kunci mobil.
" Bi, Lala jalan dulu ya. " Pamit Lala.
" Iya non, hati hati. " Ucap Bi Tini.
Dia pun menuju mobil, setelah duduk manis di belakang kemudi dia mengirim pesan pada suaminya.
lala
sudah selesai meetingnya???
erick
sudah syang
lala
aku keluar dulu sebentar
erick
iya, hati hati
lala
cpat plng y nti mlam
erick
npa??? msih penasaran sma yg tadi pagi
lala
apaan sich, pokoknya cpat pulang. ada tamu penting
erick
iya sayang. mas cpat plang. jgan lpa siapkan drimu buat nanti malam. mas akan puaskan kamu sampai pagi
lala
mas mesum. gak usah dibahas sekrang. lala mau jalan dulu. assalamualaikum
erick
waalaikumsalam
Mereka pun mengakhiri kegiatan mengirim pesan.
Lala pun melajukan mobilnya menuju bandara untuk menjemput mertuanya.
__ADS_1