Terus Mencintai

Terus Mencintai
curhat


__ADS_3

" gimana bosmu??? emang ganteng banget ya..." tanya riana


" ganteng sich tapi sayang ada yang punya. " ucap lala kecewa


" emang lu suka??? "


" gak tau, tapi kalau di dekatnya bikin aku salfok. "


" maksud lu??? "


" iya na, semalam aku diantar dia pulang. dadaku bergerumuh kencang. " terang riana


" emang sejauh apa hubunganmu sama dia la, sampe diantar pulang segala??? " tanya riana


" semalam aku bantu mba hany lembur, bos ku juga lembur. mba hany pulang duluan. jadinya dia nawarin diri buat ngantar aku. " terang riana


" jangan jangan dia sudah fallin in love sama lu na. " tebak riana


" husss. sembarang aja kalau ngomong."


" tapi kan mana tau, lagian siapa yang kasih tau lu kalau dia sudah punya pacar??? "


" aku liat sendiri, pacarnya 1 kampus sama kita. anak kedokteran. " jawab riana


" peningkatan nich, udah kadi detektif lu???."

__ADS_1


" bukan begitu na, kemarin aku ketemu pacarnya di loby tempat aku magang. aku lagi ngobrol eh si bos keluar langsung nyosor aja mulutnya ke kening pacarnya. sambil ngomong sorry sayang telat. " ucap lala menerangkan " apa aku gak gondok dibuatnya, sudah kita jomblo eh di kasih pemandangan kayak gitu " ucapnya lagi


" jadi kisahnya cemburu??? "


" enak aja kalau ngomong. kayak aku pacaran aja sama dia. " elak lala


" tapi lu mau kan kalau jadi pacarnya ??? " tanya riana


" boleh juga tuch " jawab lala sambil tertawa lepas


baru kali ini riana melihat lala tertawa lepas setelah beberapa bulan terakhir. dia juga tidak pernah menanyakan lala tentang kejadian lalu. dia tidak ingin lala tersinggung apalagi kalau sampai menangis lagi.


dan riana pikir dia juga mulai membuka hatinya untuk pria yang baru ditemuinya itu. riana hanya bisa berharap semoga lelaki itu bisa membuat sahabatnya bahagia.


□□□□□□


" selamat malam jenk, lama sudah gak ketemu " ucap indah pada widya


" iya, padahal kalau di pikir kita masih 1 kota loh " jawab widya " apa kabar mas haris ??? " tanyanya lagi


" alhamdulillah, baik " jawab papah riana


" dan ini pasti riana??? udah besar dan tambah cantik aja. sama kayak mamanya. " ucap widya


" iya tante, saya riana. " jawab riana

__ADS_1


" kamu masih ingat erick dan erika kan??? teman kecil kamu??? " tanya widya pada riana


" iya lah tante, pasti inget. kan abang erick jahil, suka tarik tarik rambut riana dan ganggu riana sama erika kalau lagi main boneka. " ucap riana sambil menjulurkan lidahnya pada erick


" betul banget na " ucap erika " sampe sekarang pun masih jahil, sok manja. sampe ga da cowok yang mau dekat sama erika, disangkanya abang erick pacar erika. " jelas erika


semua diruangan hanya tertawa.


" na mana lala??? " tanya mamahnya


mendengar nama lala wajah erick langsung berubah.


" lala siapa tante??? tanya erick tiba tiba


" ehemmmm, dengar nama lala aja langsung tanya. " goda erika


" sahabatnya riana, tapi sudah kayak saudara buat riana. jadi tante panggil dia buat gabung makan malam disini. " ucap indah " gak papa kan jenk?? " tanyanya lagi


" gak papa lah, biar makin ramai. " jawab widya


" kok lala gak di panggil turun na, " tanya haris pada riana


" masih shalat pa, riana disuruh duluan. katanya entar dia nyusul. " jelas riana


mereka pun berkumpul diruang tamu mengobrol, sambil menunggu pembantu menyiapkan makan malam.

__ADS_1


lala yang sudah selesai salat, merapikan pakaian dan rambutnya. lalu diapun turun ke ruang tamu menemui keluarga riana


sampai disana lala pun di kejutkan oleh tamunya riana.....


__ADS_2