
lala tertegun melihat tamunya riana. dia tidak menyangka akan bertemu dengan bosnya di rumah riana. bos yang sudah dia ceritakan pada riana.
" ini lala, sahabatnya riana " ucap tante indah sambil memperkenalkan lala
" pak erick.... " ucap lala yang terkejut
" eh kamu..... " ucap erick
" oh jadi ini bos besar tempat kamu magang la. yang lu bilang ganteng banget tapi sudah punya pacar. " ledek riana
lala yang malu dengan kata kata riana langsung menginjak kaki riana agar diam
" aduh.... sakit la " ucap riana tanpa rasa berdosa
" maksud kamu ini cowok yang dicerita lala na?? " tanya mamah riana
" bukan tante, riana hanya bercanda tuch.... " ucap lala yang terlanjur malu
percakapan berhenti ketika pembantu datang memberitahukan bahwa makan malam sudah siap.
dan mereka pun langsung menuju ruang makan
selama makan malam lala hanya diam. dia malu. dia gak menyangka bahwa tamu yang diundang keluarga riana adalah bos tempat dia magang. dan yang lebih tak disangka erika yang disangka pacar bosnya ternyata adalah adiknya. lala gak tau harus berbuat apa.
__ADS_1
sementara erick menikmati makan malam tapi tatapannya gak pernah lepas dari lala. dan lala merasakan itu hanya tertunduk malu.
" memang cantik kamu la.... " erick di dalam hati sambil senyum senyum sendiri
" matanya biasa aja kali bang kalau natap lala, bisa luntur nanti cantiknya. " goda erika pada abangnya
daritadi erika memang memperhatikan abangnya yang tidak henti memandang lala. erika yakin kalau erick jatuh cinta sama lala.
" uhuk uhuk.... " lala yang disebut namanya langsung batuk dibuatnya
erick langsung memberikan air putih kepada lala, dan pada saat yang sama mata mereka bertemu pandang
" kamu gak papa ??? " tanya erick pada lala
" ehemm.... " goda erika
" modus tuch.... " ucap riana sambil senyum senyum
" sudah sudah kalian berdua apa apaan sich, liat wajah lala jadi merah begini. " ucap indah menenangkan mereka
" iya, biarkan lala menikmati makanannya dan erick menikmati wajah cantiknya lala. " ucap widya
" mamah apaan sich... " ucap erick
__ADS_1
" betul mah.... " ucap erika
lala yang di perbincangkan hanya menunduk dengan wajah yang bertambah merah. dan dia semakin terpojok karena tante indah dan tante widya ikut menggodanya.
selesai makan malam mereka kembali duduk diruang tamu. mengobrol bersama mengingat kenangan lama.
erick yang asik bercerita dengan om haris, tapi diganggu oleh kedatangan adiknya, erika. dia mengajak erick ke taman belakang untuk bercerita bersama riana dan lala.
" om haris, erika pinjam bang erick ya " ucap erika
" apaan sich ka, gak sopan. " ucap erick pada adiknya
" kita ke taman belakang aja kak, ngobrol disana. ada riana dan lala disana. " ucap erika
mendengar nama lala erick langsung bersemangat, tapi dia gak enak hati meninggalkan para orang tua.
" kalian pergilah ke taman belakang, mengobrol disana. om juga masih ada kerjaan yang harus di selesaikan. " ucapnya haris pada erick dan erika
" tuch kan, om haris aja ngijinin. biar mamah sama tante indah ngobrol disini. " ucap erika sambil menarik tangan abangnya.
" iya adikku sayang, tapi tangan abang jangan di tarik terus. nanti panjang sebelah. " ucapnya sambil bercanda pada adiknya.
mereka pun menuju taman belakang. dan benar disana lala dan riana sedang mengobrol.
__ADS_1