
ditaman belakang mereka berkumpul.
erika, erick dan riana bercerita masa kecil mereka. lala hanya menjadi pendengar yang baik. dan kalau ada cerita yang lucu dia pun ikut tertawa.
" na, gue haus nich. bikin minum yuk " ajak erika sambil memberi kode agar meninggalkan lala dan erick bersama.
" yuk. gue ama erika bikin air dulu ya. lu mau di buatkan apa tuan putri??? " tanyanya pada lala
" aku gak mau na, aku minum air putih aja " ucap lala sambil memperlihatkan gelas berisi air putih yang ada di tangannya.
" oke. kalau bang erick mau minum apa??? " tanya erika pada erick
" sembarang .... " jawabnya
lalu mereka pergi berdua meninggalkan lala.
" tunggu " teriak lala " aku ikut " ucapnya lagi
" kamu distu aja, temanin bos ganteng kamu. " ucap riana menggodanya.
lala bersiap berdiri, tapi erick menahan tangannya.
" disini aja, temanin aku ngobrol... " pintanya pada lala " aku gak bakalan berbuat macam macam kok. aku orang baik. " ucapnya lagi
" bukan begitu pak, maksud saya.... " belum sempat selesai ucap lala langsung erick memotong ucapanya
" saya belum punya pacar kok, gak bakalan ada yang marah. " jelasnya membuat lala merasa malu
" maksud bapaak apa??? " tanyanya ragu
" seharusnya saya yang bertanya, mengapa kamu mengatakan kalau saya sudah punya pacar??? " tanya erick
" hmmmm saya kira pak erick dan erika sepasang kekasih " ucap lala tertunduk malu
__ADS_1
dan erick pun tertawa terbahak bahak
" kok bisa kamu berfikiran seperti itu??? " tanyanya lagi tapi masih tertawa
" kan saya liat pak erick waktu diloby datang datang langsung cium erika, lagian juga bapak panggil erika pake sebutan sayang. " terangnya tapi masih tertunduk karena malu
" kamu menjatuhkan saya, untung tidak ada perempuan lain di sini. kalau tidak pasti saya akan menjadi jomblo seumur hidup. " ucapnya
" maksud bapak???" tanya lala
" iya, saya kan gak punya pasangan, trus kau menyebar gosip bahwa saya ada pasangan pasti para wanita akan menjauh dari saya. " jawabnya
" maaf pak. " ucap lala menyesal " tapi emang segitu susahnya ya bapak cari pasangan hingga sampe detik ini bapak masih single?? " tanya lala
" maksudmu??? "
" yach... bapak kan ganteng, sukses, tajir, dan point plusx bapak masih muda. dengan semua itu kan bapak tinggal tunjuk wanita mana yang bapak mau.... " ucap lala
" ganteng, sukses, kaya dan masih muda. itu menurut kamu.... ??? kalau gitu kenapa bukan kamu aja yang jadi pasangan saya " ucap erick
ucap lala membela diri.
" emangnya menurut kamu saya gimana?? " tanyanya lagi
" bapak bos yang baik, peduli sama karyawannya. buktinya saya bapak antar pulang karena saya wanita, jadi gak boleh pulang malam sendirian. " ucap lala polos
" bodoh amat sich, saya khawatirnya hanya sama kamu la.... " ucap erick dalam hati
" oh begitu..... " ucal erick lagi
asik mengobrol dengan erick, tiba tiba riana dan erika datang
" jadi sudah mulai mengakrabkan diri nich bang sama lala??? " goda erika
__ADS_1
" ada yang berbunga bunga nich... " goda riana
" kalian berdua nich memang sengaja kan??? " ucap erick
" tapi abang suka kan ditinggal berdua??? " goda erika lagi
" suka banget, adikku memang pengertian. " ucap erick dalam hati
gak lama widya dan indah menyusul mereka ke taman belakang
" erick, erika mari kita pulang. " ajak mamahnya
" ya mamah, kan masih mau ngobrol " ucap erika " lahian abang erick belum selesau pedekate nya. " ucap erika lagi
" apaan sich.... " ucap erick
" sudah gak usah bertengkar terus, kan besok besok bisa kesini lagi. " ucap indah
" iya dech.... " ucap erika
" om haris mana tante??? " tanya erick
" dia sudah tunggu di depan " ucap indah
mereka pun mengantar tamunya ke depan
" mah, aku juga mw keluar. anta lala pulang. kasian sudah malam, daripada naik taksi" ucap riana
" gak usah na, biar abang aja sekalian yang antar. " ucap erick
" ngebet banget.... " goda erika
" gak usah pak, biar saya pulang sama riana aja. " ucap lala
__ADS_1
" gak papa sayang, sekalian aja. " ucap widya yang membuat lala gak bisa menolak ajakan bosnya.
mereka pun pulang bersama.....