
semenjak pertengkaran lala dan sherly yoga mulai menjauhi lala. yoga merasa kecewa berat dan yang pasti juga patah hati. dia gak menyangka bahwa lala akan menolaknya terang terangan dihadapan banyak orang. rasa sakit yang diberikan oleh lala kepadanya sangat dalam dia rasakan. walaupun dia masih berharap ada secercah harapan untuknya dan lala agar mereka bisa bersama.
sudah satu minggu lala tidak melihat yoga, yoga juga tak pernah menampakkan batang hidungnya di depan lala. dan itu semua membuat lala semakin merasa bersalah pada yoga.
ada yang hilang didalam diri lala, tapi dia tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi.
dia tahu pasti yoga kecewa berat dan sangat marah atas semua ucapannya. tapi semua sudah terlanjur keluar dari mulutnya. lala terlalu terbawa emosi karena ucapan sherly. dan sekarang resiko yang harus ditanggungnya adalah bakal kehilangan satu teman yang baik bahkan bisa di bilang sangat baik, dan lala gak mau itu terjadi.
" eh la...." riana mengagetkan lala
" kamu, bikin kaget aja..." ucap lala
" kamu kenapa??? masih mikirin masalah yang lalu???? " tanya riana
lala hanya mengangguk dengan memasang wajah sedihnya.
" yoga pasti kecewa banget ya sama aku, padahal aku gak bermaksud begitu. aku hanya emosi karena sherly mojokin aku terus. " ucap lala sedih
" iya, gue tahu. kalau gue di posisi yoga pasti akan marah juga. tapi untuk sekarang kita biarkan dulu menata perasaannya yang sudah hancur. " ucapnya menenangkan sahabatnya
__ADS_1
" memandang wajahnya aja aku gak berani na waktu dia datang. aku takut banget na. " ucap lala
" lu pikir gue gak takut apa??? tatapan matanya la, menyorotkan kemarahannya. " ucap riana
" gimana caranya ya aku minta maaf sama dia na??? " tanya lala
" gue juga bingung mau jawab apa la " ucap riana
" atau sekarang aku temuin aja dia sekarang ya buat ucapin maaf.... " belum selesai omongan lala langsung dipotong riana
" terus lu langsung menerima pernyataan cinta dari dia. pasti yoga langsung luluh hatinya. " goda riana
" kamu pikir aku gila na, nanti orang orang pikir aku wanita penggoda. " ucap lala
" tapi aku belum mau pacaran na, nanti ya tunggu aku lulus. " terang lala
" iya dech yang mau menggapai cita cita " ledek riana
" kamu na, bukan nya ngebantuin cari solusi ini malah tambah masalah baru. " ucap lala kesal
__ADS_1
" iya dech. lu tenang aja pokoknya nanti gue bakal bantuin lu kok. jadi ga usah terlalu dipikirin ya...." ucapnya pada lala dan lala hanya mengangguk " sekarang kita ke kantin ya, aku udah laper banget nich " ajak riana
" aku ga lapar na...."
" g usah ngeles terus, pasti kamu belum makan kan??? " tanya riana
" beneran dech..."
" kamu tambah lurus la, jangan jangan lu kepikiran yoga terus ya..??? " lu ga jatuh cinta kan sama yoga???? " tanya riana lagi
" apaan sich, sembarangan aja kalau ngomong. " ucap lala sambil menunduk malu
" ayo ngaku gak??? " tanya riana
" gak na, suer. aku gak punya perasaan apa apa sama yoga. " jawab lala sambil mengacungkan 2 jarinya
" ya dech aku percaya, tapi kita makan dulu ya..."
" iya dech aku nurut aja... "
__ADS_1
mereka berjalan menuju kantin. sepanjang jalan lala hanya diam sambil memikirkan kata kata riana tadi.
" apa benar aku sudah mulai sama yoga ??? apa benar pintu hatiku mulai terbuka untuk seorang yang bernama yoga. ??? " tanya lala pada dirinya sendiri