Terus Mencintai

Terus Mencintai
Hadiah


__ADS_3

Sudah mau habis masa liburan Lala dan Erick di Pulau Jeju. Tapi tidak ada peningkatan sama sekali hubungan antara keduanya. Setiap malam Erick selalu pergi ke club malam bergabung dengan para sahabatnya dan pulang selalu dalam keadaan mabuk diantar oleh Sean. Oleh karena itu Lala dan Sean mulai akrab walau hanya sebatas teman mengobrol. Kegiatan Lala di siang hari hanya menghabiskan waktu seorang diri, kadang dia diam dikamar atau pergi jalan jalan menikmati pemandangan indah di Pulau Jeju.


Tinggal dua hari lagi mereka akan kembali ke tanah air. Lala menyempatkan diri pergi jalan untuk membeli oleh oleh. Setelah bersiap siap dia pun ijin ke suaminya karena akan pergi jalan jalan, biar pun kehadirannya tak pernah di perdulikan oleh suaminyaala tetap meminta ijin pada suaminya.


" Mas, aku akan pergi sebentar. " Pamit Lala.


" Terserah. " Ucap Erick..


Selalu itu balasan yang diterima ketika dia ijin keluar rumah.


lLala menaiki taxi yang akan membawanya ke pusat perbelanjaan oleh oleh. Tapi dia berpikir akan menyenangkan kalau dia kembali menikmati pemandangan di Pulau Jeju. Dia pun mengambil peta yang ada di tasnya.


" *B*agian mana yang ingin kudatangi. Ke tempat ini sepertinya menyenangkan. " Gumamnya sambil menunjuk peta yang ada di tangannya.


" Jeolmul Forest Park ahjussi. " Ucap Lala pada supir dan di balas dengan anggukan.


Sampai di tempat tujuannya, Lala mengamati keadaan sekitar.


" *C*ukup ramai mengingat ini akhir pekan. Pilahan tempat yang tepat Lala. " Ucapnya pada diri sendiri dan dia pun melanjutkan langkahnya.


Destinasi alami ini berada di sebelah timur dari Gunung Halla, jadi udara sangat asri. Sepanjang jalan banyak di tumbuhi pohon Aras Jepang. nanyak wisatawan menikmati pemandangan indah sambil rekreasi, hiking. Lelah berjalan akhirnya Lala beristirahat di bangku taman.


" untung aku pake sepatu kets, andaikan aku pake high heels entah apa yang akan terjadi pada tumitku. " Ucap Lala sambil memijat mijat betisnya yang lelah.


Karena keasyikan Lala tidak menyadari ada seseorang disampingnya yang berdiri sambil menatapnya.


" May i sit next to you??? " Tanyanya membuyarkan lamunan Lala.


" Oh, silahkan. Uppss sorry. I mean sit down. " Jawab Lala.


" Anda orang Indonesia??? " Tanyanya lagi.


" Iya. " Jawab Lala.


" Aku juga dari Indonesia. Aku Clara, kamu??? " Tanya nya sambil mengulurkan tangannya.


" Yolanda Sari. "


" Sendiri??? " Tanya Clara sambil melihat sekelilingnya.


" Seperti yang anda lihat. " Ucap Lala.


" Bisakah kita berbicara lebih santai. Cara bicaramu seakan akan aku terlihat terlalu tua. Walaupun memang kenyataannya seperti itu, tapi sepertinya umur kita tidak berbeda jauh. " Ucapnya sambil tertawa.


" Baiklah. Dan kamu juga sendiri??? " Tanya Lala.


" Ya begitulah. Aku ke korea seorang diri. Aku ingin sejenak melupakan masalah pekerjaan dan percintaanku. " Ucap Clara.


" *S*epertinya dia enak di ajak bergaul. Dia begitu mudah mengungkapkan sesuatu yang ada di benaknya dengan orang asing. " Gumam Lala dalam hati.


" Oh ya. " Ucap Lala dan di jawab anggukan oleh Clara


" @epertinya kita bisa berteman. Kau bersama siapa ke Korea??? Suami atau pacar??? " Tanya Clara.


" Aku bersama suamiku, tapi karena dia ada urusan jadi aku kesini sendiri. " Ucap Lala memberi alasan.


" Ternyata kau benar benar sudah menikah. Apakah menyenangkan menikah di usia sekarang??? " Tanya Clara lagi.


" Ya seperti inilah. Kenapa kau tidak mencobanya? " Tanya Lala.


" Kurasa lebih menyenangkan seperti ini. Aku bisa bebas melakukan apapun yang kuinginkan. Ketika aku bosan dengan pacarku, aku bisa membuangnya. " Ucap Clara sambil tertawa.


" Kau sungguh kejam. " Ucap Lala yang ikut tertawa.


" Itulah hidupku, setelah memutuskan lari dari pernikahan dengan orang yang kucintai. Walau sekarang ada penyesalan tapi harus ku jalani, karena itu pilihanku. " Ucap Clara.


" Kamu mencintainya tapi kenapa meninggalkannya??? " Tanya Lala.

__ADS_1


" Godaan datang disaat yang tidak tepat. Tapi gak lama lagi aku akan kembali ke Indonesia untuk mengambil kembali milikku. " Ucap Clara yakin.


" Kau tidak tinggal di Indonesia??? " Tanya Lala.


" Sekarang aku tinggal di Brazil. Aku bekerja disana. " Jawab Clara.


" Ternyata hidupmu cukup rumit. " Ucap Lala.


" Bagaimana dengan hidupmu??? " Tanya Clara.


" Sorry, aku tak bisa menceritakan kehidupan pribadiku pada orang yang baru ku kenal. " Ucap Lala dengan sopan supaya clara tidak tersinggung.


" It's okey. Kuharap di pertemuan kita yang berikutnya kau bisa berbagi denganku. " Ucap Clara.


" Mungkin. Sebaiknya aku pergi sekarang. " Ucap Lala.


" Kemana?? " Tanya Clara.


" Bon jeju shopping. Aku akan membeli beberapa oleh - oleh disana. " Ucap Lala.


" Kau akan kembali ke Indonesia??? Kapan??? " Tanya Clara.


" Mungkin lusa. " Jawab Lala.


" Ku kira kita akan bertemu lagi setelah ini. " Ucap Clara sedikit kecewa.


" Mungkin kita akan bertemu ketika berada di Jakarta. " Ucap Lala.


" Baiklah. Selamat jalan - jalan dan semoga kita bertemu lagi di Jakarta. Aku menantikan cerita darimu. " Ucap Clara sambil menyodorkan tangan tanda perpisahan.


" Kalau kita bertemu untuk yang kedua kalinya mungkin kita bisa berteman. " Ucap Lala sambil membalas uluran tangan Clara.


Lala pun meninggalkan Jeolmul Forest langsung menuju Bon Jeju Shopping Mall. Sampai disana Lala berkeliling melihat keadaan sekitar. Dia bingung oleh oleh apa yang akan dia berikan pada Erika dan keluarganya. Asik berkeliling akhirnya dia menemukan sesuatu yang pas buat Erika. Dia pun masuk ke dalam toko perhiasan. Asik memilih kalung yang akan di berikan pada sahabatnya seseorang mengagetkannya dari belakang.


" Seems like it suits you." Ucap Sean mengagetkan Lala.


" You surprised me Sean. " Ucap Lala.


( Kau mengagetkanku Sean )


" What are you looking for??? " Tanya Sean.


( Apa yang sedang kamu cari?? )


" I want to buy my best friend a necklace. Which one is good???


( Aku ingin membelikan kalung buat sahabat baikku. yang mana yang bagus??? )


" Male or female ??? " Tanya Sean.


( Pria atau wanita??? )


" Of course woman. She is a bit tomboyish and fierce. " Ucap Lala sambil tertawa.


( Tentu saja wanita. Dia agak tomboy dan galak. )


" Seem like it suits her. " Ucap Sean sambil menunjuk ke arah kalung bermotif Bintang.


( Sepertinya itu cocok untuknya. )


" This look good. I'll take this one. " Ucap Lala lalu dia pun menyuruh pegawainya untuk membungkus dengan rapi.


( Terlihat bagus. Aku akan ambil yang ini. )


" I also want to buy one for new friend. Can you choose for me??? " Tanya Sean.


( Aku ingin membelikan satu untuk teman baruku. Bisa kau memilihkan untukku??? )

__ADS_1


" Okey. " Ucap Lala dan Lala pun memilih sebuah kalung berbentuk bulan dengan permata berwarna pink ditengahnya.


" A good choice. " Ucap sean dan dia pun menyerahkan pada pegawai dan juga menyerahkan kartu debetnya.


( Pilihan yang bagus. )


Selesai di toko perhiasan Lala melangkahkan kakinya menuju toko pakaian, dia akan membelikan baju buat teman sekantornya


" We should split up here. I still have something to buy. " Ucap Lala.


( Kita harus berpisah disini. Aku masih punya sesuatu untuk dibeli. )


" I will keep you company. I have nothing else to do anyway. " Balas Sean.


( Aku akan menemanimu. Aku tidak punya hal lain untuk dilakukan. )


" But.... " Ucapan Lala langsung di potong oleh Sean


" Come on, no need to waste time. After shopping we will have lunch together. I'm hungry. " Ucap Sean sambil menarik tangan Lala dan Lala hanya mengikutinya.


( Ayolah, tak usah membuang waktu. setelah belanja kita bisa makan siang bersama. Aku lapar.)


Lala sibuk memilih beberapa lembar pakaian untuk teman sekantornya. Setelah mendapatkan apa yang dicari mereka pun melangkah menuju restaurant untuk makan siang yang kesorean.


Lala sengaja memilih restaurant halal tempat mereka makan, maka sean menawarkan makan siang di Bagdad Cafe.


" All food here is halal, so you don't need to worry. " Ucap Sean pada Lala yang asik melihat menu.


( Semua makanan disini halal, jadi kamu gak usah khawatir. )


" I'll order briani rice and juice orange. you??? " Tanya Lala pada Sean.


( Aku peaan Nasi Briani dan jus Orange. Kamu?? )


" I want what you ordered. " Jawab Sean.


( Aku juga sama sepertimu. )


" Okey. " Ucap Lala.


Lala pun memberitahukan pesanan mereka pelayan.


Sambil menunggu pesanan datang mereka pun berbincang bincang, lalu Sean menyodorkan sesuatu pada Lala.


" For you, because you want to my friend. " Ucap swan sambil menyerahkan bingkisan kecil pada Lala.


( Untukmu, karena sudah mau menjadi temanku. )


" Isn't that the necklace you bought earlier??? Is that serious for me??? " Tanya Lala.


( Bukankah itu kalung yang kau beli tadi?? Itu serius buatku?? )


" Yes " Jawab Sean.


" Sorry Sean, I can't accept such a luxurious gift from you. Save it for someone you like. " Ucap Lala.


( Maaf Sean, aku tak bisa menerima hadiah mewah darimu. Simoanlah buat orang yang kau suka. )


" Please accept as a sign of our friendship. If you don't want to us it, you safe enought. That's enought for me. " Ucap Sean.


( Tolong terima lah sebagai tanda persahabatan kita. kalau kau tak ingin memakainya, kau bisa menyimpannya.)


" Okey, i'll accept it. " Ucap Lala akhirnya dia pun menyimpan pemberian Sean ke dalam tasnya.


( Oke, aku akan terima )


Pesanan mereka datang, mereka pun makan dengan santai. Setelah makan sean mengantar Lala kembali ke resort tempat dia menginap karena waktu sudah menunjukkan jam lima kurang. Setelah mengantar Lala, Sean langsung kembali ke hotel untuk beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2